Terindikasi Penipuan, LPK Gapindo Kota Medan Tawarkan Sertifikat Palsu Bagi Calon Pekerja Migran

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

MEDAN SUMUT, Poskotanews.co.id- Sebanyak 13 orang siswa LPK Gapindo, yang beralamat di jln bahagia by pass villa bahagia nomor. 1 Sidurejo II, Siti rejo I, Kecamatan Medan Kota, menjadi korban diduga penipuan terkait keberangkatan kerja ke Negara Jepang.

Mereka mengalami kerugian bervariatif dari Rp 42 juta per orang. Para korban menyetor uang puluhan juta itu untuk proses pemberangkatan kerja ke Jepang.

Sayangnya, hingga hampir 2 tahun setelah uang itu disetorkan ke direktur, para korban tak kunjung disalurkan menjadi pekerja migran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Winda Manullang (20), salah seorang korban warga Doloksanggul, Desa Silagalaga, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, mengaku, telah menyetor uang Rp 42 juta kepada direktur sebuah LPK Gapindo Kota Medan pada tahun 2023 lalu.

Baca Juga :  Panitia HPN SMSI 2026 Tinjau Lokasi Universitas Syech Nawawi Banten

Saat itu, Winda dijanjikan 4 kali akan berangkat oleh sang direktur LPK akan diberangkatkan pada bulan Januari, Juli, Oktober dan Desember pada tahun 2024. Namun, janji tersebut tak ditepati padahal sudah tanda tangan kontrak.

Sudah saya setor uang Rp 42 juta, saya cicil 3 kali, tapi pas lunas janji direktur LPK akan berangkatkan saya ke Jepang tidak ada kabar lagi,” kata Winda, Rabu (27/08/2025), saat berada di LPK Gapindo.

Ia mengungkapkan selain dirinya, ada banyak korban lain yang senasib. Bahkan ia menjelaskan, seluruh korban bergabung dalam grup korban, dan pernah melapor ke Polda Sumut.

Yang saya tahu korban ada 13 orang dari berbagai daerah termasuk saya ” paparnya.

Menurut Winda, uang Rp 42 juta wajib dilunasi para calon pekerja migran Indonesia untuk bisa berangkat ke Jepang.

Baca Juga :  Kejati Prov Jawa Barat Tetapkan 2 Orang Tersangka Terkait Tunjangan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi 2022 - 2024

Saya kan sudah bayar Rp 42 juta, dan termasuk biaya paspor, dan pemilik LPK pernah di tawarin sertifikat bahasa Jepang yang tidak sah dan bayar Rp 7 juta supaya cepat berangkat. Sementara sertifikat tersebut tidak diakui oleh Imigrasi Jepang dikarenakan sertifikat bahasa Jepang tersebut tidak terdaftar di Japan Foundation. Oleh sebab itu sertifikat nya di blacklist selama 2 tahun oleh pihak penyelenggara ujian dikarenakan palsu” tutur Winda.

Sementara, Direktur LPK Gapindo Ahmad Basir mengatakan bahwa tidak ada masalah kita ambil solusinya aja.

Yang nyuap dan di suap kalau kasus korupsi itu dua- duanya masuk biar kau tau, sekarang mau bagaimana…? cari solusi saja, kok repot kali mikirnya” ucap Basir pada Winda selaku Pimpinan LPK Gapindo.

Terpisah, Kepala Disnaker Provinsi Ir. Yuliani Siregar M.AP, menerangkan supaya dibuat aduan dan akan panggil LPK tersebut dan akan periksa ijinnya.

Baca Juga :  BRI BO Serang Gelar Diskusi Promo BRI Bersama PLN UP3 Banten Utara

Masyarakat jangan terlalu mudah percaya dengan gaji besar. Kami minta pada yang korban untuk buat aduan ke disnaker, kami akan panggil dan datangi LPK tersebut ” tutup Yuliani.

Setelah berita ini terbit, masyarakat berharap kepada Disnaker Provinsi supaya setiap LPK yang berada di Sumatera Utara di observasi terhadap kegiatan pelatihan yang nakal di wilayah Sumatera Utara.

Berita Terkait

PT Mayora Indah Region Batuceper Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Pendidikan dan Fogging DBD di Kebon Besar
BRI BO Rangkasbitung Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197 dengan Semangat Lebak Ruhay
BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Pengajian Rutin Setiap Jumat Pagi
BRI Kanca Tangerang Merdeka Laksanakan Program “Giat Clean Desk” di Seluruh Supervisi
BRI Kanca Tangerang Merdeka Lakukan Kunjungan Rutin ke Agen BRILink “Toko Ubed”
BRI Kanca Tangerang Merdeka Berkolaborasi dengan Agen BRILink “Toko Alif Berkah”
BRI Kanca Tangerang Merdeka Lakukan Monitoring Agen BRILink untuk Percepatan Target Transaksi
BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Pertandingan PlayStation dalam Ajang BRILIAN SPORTARTCULAR 2025
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 02:32 WIB

PT Mayora Indah Region Batuceper Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Pendidikan dan Fogging DBD di Kebon Besar

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:54 WIB

BRI BO Rangkasbitung Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197 dengan Semangat Lebak Ruhay

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:55 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Pengajian Rutin Setiap Jumat Pagi

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:53 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Laksanakan Program “Giat Clean Desk” di Seluruh Supervisi

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:49 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Lakukan Kunjungan Rutin ke Agen BRILink “Toko Ubed”

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:45 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Berkolaborasi dengan Agen BRILink “Toko Alif Berkah”

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:41 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Lakukan Monitoring Agen BRILink untuk Percepatan Target Transaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:38 WIB

BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Pertandingan PlayStation dalam Ajang BRILIAN SPORTARTCULAR 2025

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Warga Desak APH Usut Rehab Revitalisasi SD Sitanggor Muara

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:14 WIB