Polrestabes Medan Mengamankan Konflik Antar Ormas IPK Dan PKN, Gurusinga Alias Godol Ditahan

MEDAN SUMUT, Poskotanews.co.id– Polrestabes Medan memberikan penjelasan terkait proses hukum yang dilakukan Sat Reskrim terhadap tersangka kepemilikan senjata api Ilegal Edy Suranta Gurusinga alias Godol.

Kapolrestabes Medan melalui Kasi Humas Iptu Nizar Nasution, mengatakan sebelumnya telah terjadi konflik antara ormas IPK dan PKN yang berawal pada Kamis 29 Februari 2024 lalu dimana terjadi cekcok antara Ketua PAC IPK Pancurbatu Diamanta Tarigan dengan anggota PKN.

Pada saat itu Ketua PAC IPK Pancurbatu melintas di depan Gereja GBKP Pancurbatu yang sedang menggelar pesta pernikahan anak Ketua Brigade khusus PKN Sumut Edy Suranta Gurusinga alias Godol,” katanya, minggu (14/04/2024).

Lebih lanjut, Nizar menerangkan pada pukul 22.00 wib, pihak IPK melakukan perlawanan terhadap pihak PKN karena tidak senang merasa ketuanya direndahkan, dengan cara pihak IPK melakukan pengerusakan truk-truk milik PT. Key Key yang melintas di Pancurbatu serta melakukan penganiayaan terhadap sopir, melempar batu dan menembakan senapan angin.

Dalam peristiwa ini dua orang sopir truk PT Key Key yang tidak tahu apa-apa menjadi korban, Kemudian pada Jumat 1 Maret 2024 sekira Pukul 04.30 WIB, tindakan itu dibalas pihak PKN dengan melakukan penyerangan terhadap Pos IPK Pancurbatu,” terangnya.

Dinihari menjelang subuh pihak PKN melakukan sweeping terhadap anggota IPK dan melakukan penganiayaan terhadap Horas Parapat di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu yang mengakibatkan luka berat.

Selanjutnya, pada senin 4 maret 2024 subuh pihak PKN kembali melakukan penganiayaan terhadap anggota IPK Pancurbatu. Lalu pihak IPK melakukan balasan lagi terhadap pihak PKN dengan cara melemparkan bom molotov ke truk milik PT. Key Key yang melintas di Pancurbatu.

Untuk menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Pancur Batu, polisi melakukan patroli secara intensif di daerah-daerah rawan gangguan kamtibmas,” ujar Kasi Humas Polrestabes Medan tersebut.

Nizar menyebutkan, pada 5 maret 2024 patroli gabungan Sat Brimob Polda Sumut dan Polrestabes Medan berhasil mengamankan 5 (lima) orang anggota Edy Suranta Gurusinga alias Godol di dalam mobil pada saat keluar dari Posko PKN di Jalan Gereja, Dusun I, Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu.

Adapun mobil Avanza yang diamankan adalah milik Ketua PKN Pancur Batu Berman Sinuhaji dan di dalamnya ditemukan barang bukti berupa, 1 pucuk senjata api jenis pistol merk Makarov made in Rusia, 1 buah megazine yang di dalamnya terdapat amunisi, 43 butir peluru aktif/amunisi kaliber 32 mm, 1 buah tas pinggang warna hijau merk Power Polo (Tempat menyimpan Senjata api, megazene dan amunisi), 4 pucuk senapan angin, 13 pucuk senjata tajam jenis samurai/klewang, 4 pucuk senjata tajam jenis pisau dan sangkur.

Adapun ke 5 orang termasuk diantara para pelaku pelemparan truk PT Key Key dan penembakan terhadap supir truk dan saat ini telah dilakukan penahanan.

Pada hari rabu 13 maret 2024 sekira Pukul 00.30 wib memperoleh informasi dari masyarakat, bahwa di Dusun III, Pulo Sari, Desa Durin Jangak Kecamatan Pancur Batu, sedang berlangsung perjudian dadu putar dan narkoba, kemudian patroli gabungan melakukan penggerebekan di lokasi tersebut dan mengamankan 21 orang.

Edy Suranta Gurusinga alias Godol melemparkan senjata api ke semak-semak,” kata Kasi Humas.

Terhadap tersangka Edy Suranta Gurusinga alias Godol ditemukan cukup bukti sehingga dilakukan penahanan terkait tindak pidana menyimpan, membawa, menguasai, memiliki senjata api.

Godol melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang senjata api,” pungkasnya.

Pembobol Toko Ponsel Maulana Tarutung Diringkus Dari Kota Siantar

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Sat reskrim Polres Taput berhasil meringkus seorang pelaku pencurian dari toko jual beli HP (Hand Phone) Maulana, Jln. Sisingamangaraja, Tarutung, Tapanuli Utara.

Pelaku yang bernama Januari Harahap (34) warga Desa Simasom Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara itu, berhasil di ringkus tim opsnal sat reskrim dari loket bus Intra Siantar, jumat, (12/04/2024).

Hal tersebut di benarkan oleh Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing.

Saat tersangka di tangkap, barang bukti yang di temukan tim dari tangan nya yaitu 9 unit HP yang baru dengan merek VIVO Y1008/128, VIVO Y27S 8/256, REALME NOTE 50 4/64, REALME NOTE 50 4/128, REDMI NOTE 12 8/256, REDMI A2 3/64 , 3 UNIT VIVO Y021t 4/64 dan Uang tunai sebesar Rp 197.000 (Seratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah)” papar Barimbing.

Penangkapan ini berawal, setelah salah seorang karyawan pemilik toko ponsel merek “Maulana” yang bernama Serena Aprita Kartini (24) melaporkan peristiwa pencurian tersebut di Polres Taput, jumat, 12April 2024.

Atas laporan tersebut, lalu tim opsnal sat reskrim melakukan penyelidikan. Atas dukungan CCTV dan keterangan saksi-saksi, lalu identitas tersangka terdeteksi. Setelah posisi tersangka di temukan di Kota Siantar, Polres Taput pun bekerjasama dengan Polres Siantar untuk segera mengamankan tersangka. Akhirnya tersangkapun di temukan di Loket Bus INTRA kota Siantar.

Setelah tersangka dan BB di temukan, lalu tim opsnal melakukan pemeriksaan sementara di Polres Siantar . Keterangan yang di peroleh petugas, tersangka mengakui perbuatan pencurian tersebut.

Menurut penjelasan tersangka, dirinya melakukan pencurian tersebut sendirian, pada jumat, 12/04/2024. Dijelaskan secara rinci, dirinya masuk memanjat dari depan dengan merusak asbes toko hingga kedalam.

Setelah berhasil masuk kedalam toko, dirinya pun mengambil 10 unit HP baru dari dalam toko tersebut lalu keluar kembali dari asbes jalan masuk.

Tersangka mengakui sudah sempat menjual 1 unit HP curianya di Tarutung, kepada seseorang yang tidak dikenal dengan harga Rp 600.000 untuk biaya ke Siantar.

Dirinya ke Siantar hanya untuk menjual HP curianya supaya tidak di kenal oleh orang lain dan tidak di curigai barang curian.

Setelah di lakukan penelitian, terungkap, bahwa tersangka merupakan residivis dan sudah berulang kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian. Terakhir tersangka keluar penjara pada tanggal 10 April 2024 atas kasus pencurian dengan menjalani hukuman 3 tahun penjara.

Atas perbuatanya, tersangka dalam kasus ini kenakan melanggar pasal 363 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

6 Tersangka Penganiayaan Ustad Muhyi Ditangkap

SERANG, Poskotanews.co.id- Tim gabungan direktorat reskrimum Polda Banten dan Satreskrim jajaran Polres, berhasil menangkap 1 tersangka lagi, berkaitan kasus penganiayaan terhadap Ustad Muhyi.

Tim gabungan berhasil menangkap tersangka SG, di halaman parkir salah satu mini market jalan BSO Jombang Kecamatan Serpong Kota Tangerang selatan, sekitar pukul 15:05 wib,” ujar Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana kepada awak media melalui chat aplikasi, kamis (04/04/2024) sore.

Sementara itu, Yudhis Wibisana memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, untuk bersabar dan menahan diri, serta jangan mudah terprovokasi pihak manapun, serahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk bekerja, komitmen kami untuk secepatnya mengungkapkan kasus ini.

Demikian, 6 nama inisial tersangka yang sudah ditangkap, yaitu IS, FM, PS, RP, RS, SG.

Ali

Kenalan Melalui Medsos Messenger, Tukar Nomor WA, Chatingan Lalu Disetubuhi

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Seorang Ayah ber anak 2 di Kabupaten Taput di tangkap Sat reskrim karena perbuatanya nekat melakukan persetubuhan secara berulang-ulang terhadap seorang anak.

Pelaku yang ber inisial ES (21) warga Taput itu, nekat menyetubuhi korban nya ber inisial MMG (16) warga yang sama di Kabupaten Taput.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.I.K, M.H,  melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersangka.

Tersangka di tangkap atas laporan keluarga korban (Paman nya) TG di Polres Taput, pada hari selasa (02/04/2024).

Di dalam laporan tersebut, TG mengetahui perbuatan persetubuhan itu terhadap korban MMG, dari rekaman video di HP yang di tunjukkan oleh tetangganya.

Video tersebut di dapat oleh tetangganya dari istri pelaku sendiri ber inisial KP karena keberatan atas perbuatan dan tindakan suaminya.

Setelah mengetahui hal tersebut, lalu TG menanyakan kepada korban kejadian itu. Lalu korban mengakui bahwa dirinya lah yang melakukan persetubuhan tersebut di dalam video itu bersama tersangka.

Korban selama ini tinggal di rumah neneknya bersama pamanya karena Ayah korban sudah meninggal dunia sedangkan ibunya menikah lagi dengan orang lain.

Dalam pengakuan korban, dirinya berkenalan dengan tersangka awalnya melalui medsos missanger lalu saling tukar nomor WA dan lanjut chatingan.

Perkenalan pertama diantara mereka yaitu sekitar bulan september 2023. 1 minggu berkenalan lalu terjadi pertemuan berikut dan rayuan pun berjalan hingga persetubuhan di rumah nenek korban.

Dan yang terakhir kali mereka melakukan persetubuhan yaitu pada hari sabtu tanggal (03/02/2024) dan disitulah di rekam oleh tersangka video itu.

Setelah menerima laporan itu lalu penyelidikan pun dilakukan dan terpenuhi unsur pidana. Pada hari rabu, (03/04 /2024 ) tersangka pun ditangkap dan langsung di tahan.

Tersangkapun mengakui semua perbuatan nya dan telah 5 kali menyetubuhi korban dengan kata-kata rayuan dan mengaku masih lajang.

Atas perbuatanya tersangka di kenakan “Pencabulan Terhadap Anak dan atau Persetubuhan Terhadap Anak” , sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (1) Undang – Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang – Undang dan atau Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan (2) Undang – Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang – Undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun denda Rp 5 milliyar.

Hendak Tawuran, Empat Bocil Diamankan Unit Reskrim Polsek Cilegon

CILEGON, Poskotanews.co.id – Unit Reskrim Polsek Cilegon Polres Cilegon Polda Banten mengamankan empat anak dibawah umur yang hendak tawuran Pada hari Minggu tanggal 31 Maret 2024,jam 02.30 WIB.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui kapolsek Cilegon Polres Cilegon AKP Choirul anam membenarkan bahwa unit Reskrim Polsek Cilegon Polres Cilegon bersama warga telah mengamankan empat anak dibawah umur berikut alat yang akan dipergunakan tawuran di Jl.Nakula Kavling Kelurahan Ciwaduk Kecamatan Cilegon Kota Cilegon.

AKP Choirul menjelaskan bahwa
Pada hari Minggu tanggal 31 Maret 2024 ,jam 02.20 WIB, pada saat saksi Saudara Dehran Saubian sedang berjaga di Pos Ronda tiba-tiba mendengar suara benturan keras , kemudian saudara Dehran Saubian keluar Pos Ronda melihat 2 (dua) Unit kendaraan Roda 2 yang di gunakan para pelaku Rusak setelah menabrak portal jalan Jalan Nakula Kavling Blok E.

Selanjutnya saksi menghubungi pihak Polsek Cilegon Polres Cilegon serta warga sekitar dan mengamankan di duga para pelaku yang hendak tawuran,dimana setelah dilakukan pemeriksaan dari para pelaku didapatkan Barang Bukti berupa Sarung yang di buat sebagai senjata serta Senjata Tajam Clurit Panjang.

Barang Bukti (Poskotanews.co.id Dok/Ist)

Adapun para pelaku yang diamankan 4 orang anak di bawah umur diantaranya AR (16) Perum BCA Kelurahan Bagendung Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, MMP (14) Lingkungan Ketileng Barat Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, MRS (14), Perum BCA Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon dan FA (14) BBS II jalan Mawar 1 Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon Kota Cilegon.

Barang Bukti yang diamankan berupa
2 (dua) buah sarung warna coklat yang di bentuk senjata /gadam
1 (satu) buah Clurit Panjang Warna Ungu,1 (satu) buah petasan jenis mercon ukuran 1,5 x 10 inch
1 (satu) Unit R2 Yamaha Lexi Warna Merah,1 (satu) Unit R2 Yamaha Mio J Warna Hitam dan 1 (satu) Unit R2 Honda Vario Warna Putih.

Untuk saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Cilegon Polres Cilegon dan masih dalam proses pemeriksaan unit Reskrim Polsek Cilegon Polres Cilegon.

Menghimbau kepada masyarakat kota Cilegon untuk membantu tugas kepolisian dalam hal keamanan disekitarnya dan untuk orang tua yang memiliki putra dan putri agar menjaga dan mengawasinya agar tidak menjadi pelaku atau korban kejahatan dan batasi sampai jam 20.00 wib sudah berada di rumah,apabila menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran kepolisian segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau Call Center 110 Polres Cilegon Polda Banten untuk segera di tindak lanjuti pelaporannya agar situasi di daerah hukum Polres Cilegon Polda Banten Kondusif.” AKP Choirul anam selaku Kasat Samapta Polres Cilegon Polda Banten.

Bidhumas

Pengedar Pil Koplo Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

SERANG, Poskotanews.co.id – Sedang nunggu konsumen di pinggir jalan desa Kampung Sinar Kepuh, Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, AR (21) pengedar pil koplo disergap personil Satresnarkoba Polres Serang.

Dari dalam box motor Honda Beat, petugas mengamankan barang bukti 1.327 butir obat keras jenis tramadol dan hexymer. Selain mengamankan obat, petugas juga menyita uang hasil penjualan obat serta handphone yang digunakan sebagai sarana transaksi.

Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko menjelaskan tersangka AR alias Ompong ditangkap pada Selasa (25/03/2024) sekitar pukul 01.00 WIB, Kapolres mengatakan AR ditangkap setelah Tim Satresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat yang curiga pekerja serabutan ini berjualan narkoba. “Awal Satresnarkoba memperoleh informasi masyarakat yang mencurigai tersangka AR berjualan narkoba,” terang Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan pada Rabu (27/03/2024).

Dari informasi tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana bergerak melakukan pendalaman informasi. Sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka yang sedang duduk di motor Honda Beat menunggu Konsumen diamankan tanpa melakukan perlawanan. “Dalam penggeledahan, petugas mengamankan 1.327 butir pil jenis tramadol dan hexymer dari dalam box motor. Petugas juga mengamankan uang hasil penjualan serta handphone yang digunakan sebagai sarana transaksi,” ucap Kapolres.

Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan menambahkan, hasil pemeriksaan tersangka AR mengaku belum 1 bulan melakukan bisnis narkoba. Tersangka mendapatkan obat keras dari BG (DPO) warga Balaraja, Kabupaten Tangerang. “Tersangka mendapatkan obat dari BG di wilayah Balaraja. Namun AR tidak mengetahui secara pasti lokasi tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan,” tambahnya.

M Ikhsan mengatakan tersangka mengaku terpaksa berjualan obat karena tidak memiliki pekerjaan. Oleh karenanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tersangka berjualan obat keras yang tidak sembarangan diperjual belikan. “Motifnya karena tersangka merupakan pengangguran, dan keuntungan dari berjualan obat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Akibat dari perbuatannya, tersangka AR dikenakan Pasal 435 Jo 436 Undang-Undang Nomor 317 tahun 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.

Bidhumas

Satreskrim Polres Cilegon Polda Banten Mengamankan EN Pelaku Calo Penumpang Yang Viral

CILEGON, Poskotanews.co.id- Seperti diketahui, video yang beredar selama 21 detik, 2 (dua) orang yang diduga calo penumpang bus memaksa calon penumpang yang akan menyeberang ke Lampung menggunakan bus, calon penumpang itu diduga diperlakukan kasar oleh calo bergaya preman, sehingga cukup meresahkan di pelabuhan Merak. Rabu, (27/03/2024).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Syamsul Bahri, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan buron EN 1 (satu) orang pelaku calo penumpang bus memaksa calon penumpang bus yang akan menyeberang ke Lampung menggunakan bus.

Calon penumpang itu diduga diperlakukan kasar oleh calo bergaya preman, calo tersebut melakukan tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan, EN setelah kejadian melarikan diri.

Kejadian tersebut sempat viral di medsos pada tanggal 18 Maret 2024 sekira jam 08.00 wib di samping Indomaret bawah play over sebelum pintu masuk pelabuhan penyeberangan Merak Kelurahan Taman Sari Kecamatan Pulo Merak Kota Cilegon.

Dimana pada postingan Instagram akun Banten News video 2 orang yang di duga pelaku melakukan pemerasan dengan ancaman kekerasan terhadap penumpang yang mencari bus tujuan Padang, terlihat 2 orang yang di duga pelaku menawarkan penumpang dengan cara memaksa.

Kemudian setelah adanya postingan yang beredar di sosmed tersebut, Satreskrim Polres Cilegon melakukan tindak lanjut pencarian terhadap 2 orang yang di duga pelaku tersebut.

Pada hari senin tanggal 25 maret 2024 sekitar pukul 16.00 wib anggota Resmob Satreskrim Polres Cilegon Polda Banten melakukan penyelidikan terhadap 2 orang yang di duga pelaku tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan terhadap penumpang bus ke TKP postingan yang viral beredar di sosmed tersebut dan sekitar pelabuhan Merak Kota Cilegon.

Satreskim Polres Cilegon dan unit Reskrim Polsek Pulo Merak Polres Cilegon berhasil mengamankan pelaku tersebut yang ditangkap pertama MN Linkungan Suka jadi Kelurahan Taman Sari Kecamatan Pulo Merak Kota Cilegon ditangkap unit reskrim Polsek Pulo Merak dan tim Resmob Polres Cilegon Polda Banten pada hari senin, 25 maret 2024 sekira jam 23.00 wib ditangkap di wilayah merak dan untuk EN (Buron melarikan diri) menyerahkan diri pada hari selasa tanggal 26 maret 2024 jam 21.30 wib di Kampung Langon Kelurahan Tamansari Kecamatan Pulo Merak Kota Cilegon.

Untuk penumpang bus yang merasa dirugikan segera melaporkan kejadian ke satuan reserse kriminal Polres Cilegon Polda Banten agar perkara ini bisa ditindak lanjuti ke ranah hukum dan untuk kedua pelaku MN dan EN sudah diamankan oleh satuan reserse kriminal Polres Cilegon Polda Banten” tegas Syamsul.

AKP Syamsul bahri selaku kasat Reskrim Polres Cilegon mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian menggunakan kendaraan umum agar berhati hati,apabila terjadi tindak pidana segera melaporkan kejadiannya ke pihak kepolisian terdekat.

Ali

Pencuri Kotak Infaq Dari Mesjid Di Taput Diringkus Polisi

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Tim gabungan Sat reskrim Polres Tapanuli Utara bersama Polsek Pahae Jae berhasil meringkus 3 orang pelaku pencuri kotak dari mesjid Al- Munawar Sarulla, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Taput, berhasil di ringkus.

Ke tiga pelaku yakni, AN (18), RP (17) dan RCP (17) ketiganya warga yang sama Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, Taput.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.I.K, M.H, melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing membenarkan hal tersebut.

Ketiga pelaku berhasil di tangkap, pada hari jumat, (22/03/2024) sekira pukul 18.30 dari kediaman masing-masing.

Penangkapan ini berawal atas laporan Ketua Badan Kenajiran Mesjid Al-Munawir, Ahmad Yani Sitompul (56), sabtu, (16/3/2024) di Polsek Pahae Jae.

Dalam laporan, dirinya mengetahui pencurian kotak Infaq tersebut saat mau sholat subuh. Setelah tiba di depan Mesjid, pelapor melihat kunci kotak infag sudah rusak. Selanjutnya mencek kotak tersebut dan ternyata uang yang tinggal di dalam kotak hanya tersisa Rp 750.000 (Tujuh ratus limah puluh ribu rupiah).

Setelah mengetahui hal tersebut, dirinya pun melaporkan langsung ke Polsek Pahae Jae.

Atas laporan tersebut, lalu pihak kepolisian dari Polres Taput dan Polsek Pahae Jae melakukan penyelidikan.

Penyelidikan pun berhasil mengindetifikasi identitas pelaku atas bantuan CCTV yang dipasang di Mesjid, sehingga ketiganya pun di tangkap.

Setelah di periksa di unit reskrim, ketiganya pun mengakùi melakukan pencurian uang dari kotak Infag tersebut.

Besaran uang dari kotak Infaq yang berhasil di curi sebesar Rp 4.500.000 (Empat juta lima ratus ribu rupiah).

Selain dari mesjid Al- Munawar, dua hari sebelumnya, mereka juga mengakui telah melakukan pencurian kotak Infaq dari Mesjid Al Rahman, Kecamatan Simangumban, Taput, dan berhasil mengambil uang dari kotak Infaq sebesar Rp 1.050.000 (Satu juta lima puluh ribu rupiah ), dari Mesjid Jami, Kecamatan Simagumban berhasil mengambil uang Infaq sebesar Rp 7.000 (Tujuh ribu rupiah) serta dari sekolah SMP Negeri 1 Simangumban dan berhasil mengambil 1unit Komputer, 1unit Printer dan 1 buah tabung gas.

Menurut keterangan mereka bertiga, uang Infaq tersebut habis di pakai untuk membeli baju, membeli rokok dan biaya memperbaiki sepeda motor.

Sedangkan komputer, printer dan kompor gas tersebut di jual ke penampung barang bekas di jalanan saat mau menjual ke daerah Sipirok, Kabupaten Tapsel seharga Rp 12.000 (Dua belas ribu rupiah).

Barang bukti yang berhasil di sita dari ketiganya yaitu 1 unit Sepeda motor Supra 125 warna merah, obeng dan baju yang dibeli dari uang hasil pencurian.

Ketiganya saat ini sudah di tetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan dengan di kenakan melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4e dan ke 5e dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Polres Taput Bersama Resmob Polda Riau Berhasil Tangkap Pelaku Pencabulan

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Sat reskrim Polres Tapanuli Utara bekerjasama dengan Resmob Polda Riau behasil meringkus pelaku percabulan yang dilakukan oleh pamanya terhadap keponakan kandung.

Pelaku yang ber inisial BS (58) warga Taput tersebut, melakukan percabulan terhadap keponakan nya yang ber inisial ALS (11) berhasil di ringkus Sat Reskrim bersama Resmob Polda Riau, kamis, (21/03/2024) dari Kabupaten Kandis, Propinsi Riau.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.I.K, M.H, melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing menjelaskan, peristiwa persetubuhan tersebut dilaporkan ke Polres Taput pada hari selasa, (19/03/2024) oleh ibu kandung korban ber inial RS.

Dalam laporanya, Ibu korban menceritakan, awal kejadian tersebut di ketahui nya dari saksi NSS (14) yang melihat langsung percabulan tersebut pada rabu, (13/03/2024) sekira pukul 16.00 wib di belakang rumah pelaku dengan meremas buah dada korban.

Lalu saksi melaporkan hal tersebut kepada ibunya. Setelah mendapat laporan saksi, lalu ibu korban menanyakan hal tersebut kepada korban.

Dengan rasa takut karena ada ancaman pelaku, lalu korbanpun menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Korban menceritakan, bahwa seminggu sebelum ketahuan meremas buah dada nya, pelaku sudah menyetubuhi korban sekali di belakang rumah pelaku sewaktu sepi dengan kalimat ancaman.

Lalu ibunya korban pun langsung membuat pengaduan di Polres. Setelah di periksa saksi-saksi dan dilakukan Visum, polisi pun mengejar pelaku ke kediamanya dan pelaku pun melarikan diri.

Hasil penyelidikan, polisi pun mengetahui pelarian pelaku ke Kandis Riau dan tim pun bergerak dan menghubungi Resmob Polda Riau.

Pada hari kamis, (21/03/2024) pelaku pun berhasil di tangkap dari rumah keluarganya. Dan pelaku pun tadi malam sudah tiba di Polres Taput.

Setelah diperiksa lalu pelaku di tetapkan sebagai tersangka dengan menerapkan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) Undang Undang no 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang undang nomor 1 Tahun 2016 Tentang perubahan Kedua atas undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang undang dan atau Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Undang undang nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti Undang Undang nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 milliyard.

Diduga Wartawan Dianiaya, DC FIF Kabupaten Tangerang Terancam Pidana 5 Tahun


TANGERANG, Poskotanews.co.id – Lagi dan lagi kekerasan terhadap wartawan terjadi di Indonesia. Kali ini menimpa Abdul Kabir Wartawan sekaligus Pemimpin Redaksi media online BeritaKilat.com yang diduga mendapat kekerasan dari Debt Colektor (DC) suruhan perusahaan pembiayaan FIF Finance di Kampung Munjul, Desa Munjul, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 21 Maret 2024.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Cisoka dengan bukti laporan nomor LP/B/87/III/2024/Polsek Cisoka/Polresta Tangerang/Polda Banten. untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh awak media ini dari korban Abdul Kabir, padahal sebelumnya pihaknya sudah mendapat surat somasi bernomor 019/ARB-Somasi/III/2024 dari kantor hukum Ayi Ruba’i selalu kuasa hukum FIF cabang Rangkasbitung terkait kendaraan yang menjadi pemicu persoalan yang terjadi hari ini.

“Ini kan aneh persoalan antara debitur dan kreditur yang sudah ditangani secara hukum oleh kuasa hukum FIF Rangkasbitung malah dikuasakan kembali kepada jasa DC yang bertingkah seperti preman tanpa menunjukan legalitas, memaksakan kehendak untuk kepentingan pribadi dan golongannya, mengintimidasi seseorang bahkan melakukan tindakan diluar batas dengan menjatuhkan dengan sengaja kendaraan yang sedang saya kendarai hingga melukai fisik saya, karena hal ini saya anggap sudah mengarah ke perbuatan pidana maka saya laporkan kejadian yang menimpa saya ini ke aparat penegak hukum di wilayah tersebut atau Polsek Cisoka,” ungkap Abdul Kabir sambil memperlihatkan luka – luka yang ia alami kepada rekan media.

Sementara itu, menyikapi persoalan ini, Ketua Umum Asosiasi Ikatan LPK Indonesia (ILI) Ujang Kosasih.S.H ikut angkat bicara terkait penganiayaan terhadap Debitur yang dilakukan Debt Colektor dari perusahaan pembiayaan Finance FIF Kab-Tangerang.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Indonesia, kejadian percobaan perampasan kendaraan yang mengalami masalah pembayaran (kredit macet) terus terjadi dan disertai dengan kekerasan menganiaya debitur yang dilakukan Debt Colektor atas suruhan perusahaan pembiayaan.

Contohnya seperti yang menimpa Abdul Kabir, dimana korban mengalami luka-luka akibat motornya dipepet secara tiba – tiba oleh Debt Colektor (DC) saya berani menegaskan pelaku yang telah melakukan penganiyaan jelas dapat dijerat pasal 354 KUHP degan ancaman hukuman 8 tahun penjara,” pungkas Ujang Kosasih.

Redaksi