Datangi Kantor UPT Pasar Anyar, Puluhan Pedagang Pertanyakan Bayar Pintu Masuk Pasar

Datangi Kantor UPT Pasar Anyar, Puluhan Pedagang Pertanyakan Bayar Pintu Masuk Pasar

KAB. SERANG, Poskotanews.co.id- Puluhan para pedagang pasar anyar Kabupaten Serang mendatangi Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Anyar Rabu (10/1/2024) Pagi. Mereka guna menanyakan bayar pintu masuk pasar dengan ditarifkan sebesar Rp. 2000 rupiah.

Salah satu pedagang sayuran saat di temui awak media menjelaskan, awalnya didepan pintu keluar masuk tidak ada pemungutan retribusi parkir Keluar masuk pak” tapi sekarang ada pak semenjak ada program dari Dishub Kabupaten Serang.

Jadi masyarakat pembeli ini merasa keberatan adanya retribusi parkiran Keluar masuk dengan tarif dua ribu rupiah setiap kali masuk, tadi juga terbukti beli singkong dua kilo ditanya sama pedagang singkongnya, “teh motornya ditaro dimana didepan kang!!”sayang dua ribu juga kang” kata si pembeli. Lanjut dia

Kata pria (43) yang engan disebut namanya memang kalau pedang di pinta dua ribu satu kali masuk asalkan karcisnya jangan sampai hilang sedangkan pembeli kalau setiap masuk di kenakan tarif dua ribu rupiah itu satu kali masuk

Nah misalkan sedangkan pembeli mau beli tempe lima ribu parkiran dua ribu terus dia balik lagi mau beli minyak di pinta dua ribu lagi kan kasian setiap pembeli di pinta dua ribu parkiran, tutupnya

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Entis saat dikonfirmasi melalui whats up, membenarkan akan di berlakukan Retribusi Parkiran keluar masuk dua ribu rupiah.

Kalau untuk pedagang kita kenakan dua ribu pak satu kali masuk dan ketika keluar itu pedagang tidak perlu bayar lagi atau bolak balik karena ada tanda dari pengelola untuk mobil sama dua ribu rupiah perdanya juga sama paling diantara mobil bongkar muat itu tiga ribu rupiah pak, Kata Entis saat dikonfirmasi melalu Via telepon.

Saat ditanya awak media apakah surat retribusi parkiran keluar masuk ini sudah diketahui oleh pihak kecamatan anyar maupun desa, Ia mejawab, saat ini baru sosialisasi pak, belum kita terapkan pungutanya juga nanti setelah sosialisasi itu akan diterapkan juga,”pungkasnya

Share artikel ini

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares