Masyarakat Tapanuli Utara Rugi Apabila Drs. Nikson Nababan M. Si Tidak Berkarya, Siapkan Prinsip Fundamental Pembangunan Berkelanjutan

Masyarakat Tapanuli Utara Rugi Apabila Drs. Nikson Nababan M. Si Tidak Berkarya, Siapkan Prinsip Fundamental Pembangunan Berkelanjutan

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Bupati Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan, M. Si, bersama Ketua TP.PKK Taput, Satika Simamora S.E, M.M yang hampir satu dekade meminpin Kabupaten Tapanuli utara, dengan visi menjadikan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan dan lumbung sumber daya manusia yang berkualitas dan pegang filosofi orang batak ” Anakkon hi do hamoraon di au ” yang artinya anak yang berharga dan segalanya.

Nikson Nababan menyampaikan beberapa target prioritas pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara.
Target prioritas di Kabupaten  Tapanuli Utara adalah interkoreksi Desa. Kita harus bisa memerdekakan Desa, Desa kuat, Kota maju dan Indonesia berdikari. Yang kedua meningkatkan kualitas pertanian yang merupakan DNA Kabupaten Tapanuli Utara berkat usaha dan kerja keras kita,  tanah masyarakat yang berstatus hutan sudah banyak yang kembali ke masyarakat. Semoga kedepan semakin bertambah tanah yang kembali ke masyarakat untuk meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara, ” harap Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara bersatu untuk membangun daerahnya.
Tanpa persatuan, tanpa doa bersama, apapun yang kita kerjakan akan gagal. Kalau ada yang kurang dalam pembangunan daerah kita, mari kita diskusikan bersama- sama. Mari kita tinggalkan perbedaan dan egoisme , saling merangkul dan bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Tapanuli Utara ” Pesannya.

Salah satu kinerja bapak Drs. Nikson Nababan M.Si yang sangat berdampak bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara adalah mengubah dan mengembangkan Bandara Silangit Yang dulunya sebagai Bandara perintis menjadi Bandara Internasional Silangit yang melayani rute penerbangan domestik dan rute perjalanan silangit –Internasional.

Nikson Nababan berhasil menerima tantangan Maskapai Garuda yaitu Maskapai kebanggan Indonesia untuk meningkatkan stadardisasi sehingga pesawat boeing dari Garuda mampu mendarat dengan baik di silangit, dengan berkembang nya Bandara silangit ini secara drastis wajah Tapanuli Utara menjadi cerah dan mampu menyumbang peningkatan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapanuli utara, dimana hingga saat ini telah ada beberapa maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Silangit yaitu: Garuda,Sriwijaya, City link, Batik Air dan Air Asia.

Tapanuli Utara menjadi salah satu pintu gerbang utama wisata (kepariwisataan) kawasan Danau Toba. Keberadaan Bandara Silangit  menuntut kreatifitas mendukung objek wisata yang disediakan alam.

Bandara Silangit kini menjadi sangat penting untuk  kawasan Danau Toba, baik untuk kepentingan bisnis, keluarga, terutama pariwisata. Masyarakat dunia yang ingin berkunjung ke Danau Toba dapat tiba dalam waktu yang relative singkat.

Dengan status Bandara Internasional diharapkan Penikmat Wisata (Wisatawan) mancanegara akan lebih tertarik untuk berkunjung ke kawasan Danau Toba menikmati berbagai sajian wisata. Tapanuli Utara memiliki kawasan Danau Toba  relatif sedikit. Namun potensi wisata Danau ini tetap  ditangani semaksimal mungkin terutama wisata panorama.

Tiga Desa di Pulo Sibandang ditetapkan menjadi Desa Wisata. Pemkab Tapanuli Utara telah melakukan pembinaan SDM dan penataan Desa . Nilai-nilai naturalis pedesaan tetap dipertahankan, namun salah satu kelemahan dalam pengembangan pariwisata di Pulo Sibandang, ternyata status  jalan lingkar yang di pulau kecil itu adalah jalan Provinsi, maka pengembangan pulau wisata itu tidak sepenuhnya kewenangan Pemkab Tapanuli Utara.

Sehingga pembangunan kepariwisataan di ketiga Desa itu lebih cenderung lakukan pembinaan manusia. Membina mayarakat sebagai masyarakat wisata melalui pembentukan kelompok-kelompok sadar wisata.  Pembekalan masyarakat untuk siap menerima kunjungan wisatawan.

Kawasan Hutaginjang memiliki dua potensi wisata. Masing-masing wisata panorama dan wisata olahraga Gantole dan Terbang Layang.

Tidak hanya sebatas pengembangan Bandar Udara Silangit, Drs. Nikson Nababan M.Si, juga memiliki program program jitu lainnya dalam mengembangkan Kabupaten Tapanuli Utara, beliau juga sangat peduli dengan masyarakat Tapanuli Utara yang masih tinggal dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beliau memanfaatkan kedekatan dan persaudaraan beliau dengan Bapak Sukur Nababan salah satu anggota DPR RI. Dan beliau berhasil mendapatkan bantuan lewat aspirasi Sukur Nababan sebanyak 1560 unit Bantuan Stimulant Perumahan Swadaya (BSPS).

Sejak tahun 2015 total bantuan aspirasi Sukur Nababan telah menyentuh sebanyak 8995 penerima bantuan dan 93 desa mendapatkan bantuan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan program Kota tanpa kumuh (KOTAKU).

Dimasa jabatan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, normalisasi sungai dan saluran irigasi dan membantu masyarakat. Dimana Nikson Nababan berhasil membuka jalan / pelebaran jalan sepanjang 776,09 km, hotmix: 324,53km, lapen: 339,33 km, telford: 70,59 km, rabat beton: 18,972km, pada masa 2014- 2021 dan pada tahun ini beliau juga masih bekerja dan bekerja , dimana telah terbangunnya jalan hotmix sepanjang 40.36km, lapen sepanjang 25,54km, telford sepanjang 8,22km dan rabat beton sepanjang 3,47km.

Diketahui masih banyak Desa di Taput yang belum memiliki fasilitas air bersih. Nikson pun melakukan pendekatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengusulkan pembangunan sarana air bersih di pedesaan. Salah satu program yang sumber dananya dari APBN adalah Pamsimas.

Metode pelaksanaan Pamsimas dengan perberdayaan masyarakat untuk membngun pipanisasi. Memperoleh air dari sumber mata air (grafitasi) dan sumur bor. 70 Desa di Taput menerima pembangunan Pamsimas.

Perumahan sekitar 8.500 unit rumah sudah direhab dari rumah yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni. Untuk membangun pemukinan yang sehat, sejak tahun 2018 sampai tahun 2022 sanitasi septink telah  51 Desa yang menerima pembangunan septic tank umum.

Jeritan hati masyarakat Tapanuli Utara yang masih belum merasakan indahnya gemerlap lampu dan tehnologi sampai pada pendengaran Nikson Nababan M.Si, sehingga beliau pun membuat Program “ Merdeka Dari Kegelapan ”, mengadakan pelatihan TURBIN.

Dinas lingkungan hidup melalui kerjasama dengan UP III PLN Sibolga telah membangun jaringan listrik sampai ke pedesaan, jaringan listrik 67 titik Desa atau Dusun. Penerangan listrik ini akan sangat berpengaruh di berbagai sektor kehidupan masyarakat Desa. Pemanfaatan teknologi informasi yang sangat tergantung dengan listrik akan berdampak pada peningkatan pengetahuan masyarakat Desa.

Dengan sigap dan semangat melayani yang tulus, Bapak Drs. Nikson Nababan M.Si pun langsung turun lapangan dan ikut membantu masyarakat secara gotong – royong dalam pembukaan jalan supaya mobilisasi material atau bahan pembangkit listrik dapat dilalui oleh alat transportasi, dengan jerih payah dan usaha ini program bapak Drs. Nikson Nababan M.Si berhasil membangun 57 titik jaringan listrik , membuka jalan di 29 Dusun,16 Desa masuk listrik dan tidak hanya di Desa bahkan program penerangan atau lampu jalan di Kota dan Desa mencapai 4583 unit.

Salah satu warga yang tidak mau disebut namanya sangat mengapresiasi kinerja Bupati Taput,
Inilah waktu nya terang, sebelum nya belum ada sama sekali terang, terimakasih kepada Bupati Drs. Nikson Nababan yang selalu memperhatikan masyarakat kecil” ucapnya dengan senang.

Sebagaimana motto Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan M. Si, “Desa Maju, Kota Kuat, Indonesia berdikari”   hal itu telah mengarahkan tekanan program pembangunan pedesaan menuju Desa yang mandiri.

Dengan kucuran dana Desa yang begitu besar setiap tahun dari APBN,  Nikson  memperkuat organisasi Desa, di antaranya melalui pelatihan perangkat Desa dan pembinaan tata administrasi.

Tanpa mencampuri keputusan Musyarawah Desa (Musdes), Nikson tetap memberikan bimbingan dan arahan terkait skala prioritas pembangunan Desa. Selain pembangunan ifrastruktur Desa, berupa rabat beton ke sentra pertanian, dana Desa juga diarahkan untuk mendirikan dan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ada 116 BUMDes yang sudah berjalan dengan berbagai jenis usaha. Diantaranya 2 yang menonjol memasukkan dana untuk kas Desa dan berdampak pada  penyediaan lapangan kerja untuk warganya. Masing-masing  BUMDes Desa Aek Nauli 2, Kecamatan Sipahutar  membentuk usaha transportasi  angkutan nenas. Warga Desa yang rata-rata petani nenas memanfaatkan jasa angkutan BUMDes untuk mengirim produknya ke luar daerah.

Disisi lain Drs. Nikson Nababan M.Si juga sangat peka akan kebutuhan masyarakat Desa khususnya petani yang sangat membutuhkan bantuan prasarana jalan dan jembatan agar mereka mampu membawa hasil produksi pertanian mereka kepasar, beliau bekerja sama dengan dinas pertanian dan PUPR , membangun jalan usaha tani dan membangun jembatan – jembatan penghubung antara Dusun ke Dusun dan Desa yang lainnya, dimana hasil kinerja Bupati Tapanuli Utara ini tampak dalam terbangun nya sebanyak 111 unit jembatan.

Pembangunan dan program-program yang memajukan Kabupaten Tapanuli Utara pun terus bergulir dan berkesinambungan di tangan Bapak Drs. Nikson Nababan M.Si, dengan adanya prasarana jalan dan jembatan yang baik beliau juga membangun pasar-pasar tradisonal menjadi pasar tardisional modern.

Apabila pasar tempat penjualan hasil bumi para petani baik dan nyaman tentunya para pengepul dan pembeli hasil bumi dari luar kota akan sangat senang dan mudah menemukan barang yang mereka butuhkan” beber Nikson Nababan.

Beberapa pasar tradisonal sudah terealisasi di Kecamatan Tarutung, Sipahutar,Siborongborong dan Pagaran.
Tak hanya sebatas membangun pasar dan infrastruktur lainnya, tetapi Drs. Nikson Nababan M.Si juga mendengar keluh kesah para petani, dimana para petani dan masyarakat mengeluh dengan harga jual yang sangat tidak pantas, lantas Drs. Nikson Nababan M.Si selaku Bupati yang inovatif dan kreatif mengajak dinas pasar dan perusahaan daerah melakukan “ Pasar Lelang ” , hasil bumi sepert cabai, dimana program pasar lelang ini sangat membantu para petani agar harga jual tidak dibawah.

Kebijakan Nikson Nababan mengarahkan masyarakat untuk lebih banyak membuka areal pertanian lahan kering dengan tetap mempertahankan sawah yang sudah ada, setiap tahun masyarakat diharapkan membuka lahan pertanian atau holtikultura dan perkebunan baru.  Itulah sebabnya Nikson Nababan terus menganjurkan masyarkat  pedesaan untuk membentuk Kelompok Tani agar ada sarana untuk berinteraksi terkait upaya peningkatan  pengembangan komoditi dan produk unggulan berbasis pertanian di Desa masing-masing.

Sesuai dengan ketentuan pemerintah, Kelopok Tani juga  menjadi salah satu organisasi yang memiliki legalitas penerima bantuan pemerintah serta  distributor pupuk bersubsidi kepada anggotanya. Oleh sebab itu,   Kelompok Tani harus memiliki badan hukum  dari notaris.

Untuk mendapingi Kelompok Tani dalam melakanakan kegiatannya, Pemkab Tapanuli Utara memiliki Penyuluh Pertanian  Lapangan (PPL) yang ditempatkan disetiap Desa.

Dengan alat mesin pertanian (Alsintan), Kelompok Tani dan PPL berkaloborasi  untuk meningkatkan komoditi berdaya saing, dipasar regional dan nasional. Diantaranya komoditi tanaman holtikultura cabai, kol, jagung, wortel, tomat, serta berbagai jenis sayuran dan  tanaman keras berupa kopi, coklat dan karet.

Untuk mendukung peningkatan  komoditi dan produk pertanian, Pemkab Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian juga membangun sarana prasarana dan infrastruktur, diantaranya pembangunan irigasi dan jalan rabat beton dari Desa menuju sentra produksi.

Salah satu terobosan Nikson Nababan adalah keberhasilan membangun kerjasama Perdagangan Komoditi sayur mayur  dengan Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan  pada bulan Mei 2022 .oleh Bupati Tapanuli Utara bersama Walikota Batam .

Pada tanggal 23 September 2022 Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan melakukan launching perdana pengiriman sayur mayur ke Kota Batam. Launching itu disaksikan rombongan Pemkot Batam di Galery UMKM antara lain kol dan cabe.

Harga produksi hasil bumi suatu terobosan yang sangat inovatif dan berpihak kepada para petani sehingga program “ Pasar Lelang ” ini juga berhasil menyita perhatian pemerintah Pusat dan Daerah lainnya, hingga beliau pun mendapat piagam penghargan sebagai “Bupati atau Kepala Daerah inovatif dan kreatif”.

Pola pikir dan sepak terjang seorang Kepala Daerah atau Bupati sangat mendukung ide-ide cemerlang yang dimiliki, hal inilah yang sangat tampak dari seorang Drs. Nikson Nababan MSi. Beliau juga mewujudkan pembangunan yang merata di berbagai bidang, tidak hanya pertanian namun bidang pendidikan juga sangat diperhatikan, terbukti dari pembangunan SMA negeri 3 Tarutung yang berhasil menjadi sekolah unggulan di tingkat SMA, Drs. Nikson Nababan M.Si juga membuat program sekolah gratis dimana seluruh biaya pendidikan anak ditanggung oleh pemerintah daerah Tapanuli Utara.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan M.Si juga memperhatikan kesejahteraan para tenaga pengajar atau guru-guru di daerah yang masih sangat jauh dari kota yakni dengan pemberian insentif bagi para tenaga pengajar didaerah terpencil dan pemberian beasiswa bagi para peserta didik yang tidak mampu dan yang berprestasi, tidak hanya sebatas insentif namun beliau juga memberikan kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan kualiatas tingkat pendidikan para guru untuk kuliah.

Sektor pendidikan saat ini sudah diperhadapkan dengan masa depan era digital. Dimana kebutuhan manusia tergantung pada layanan teknologi elektronik. Bahkan sistem pembayaran pun sudah diwarnai E-money (pembayaran non tunai).

Begitu listrik mati, begitu banyak manusia yang merasa rugi. Kehilangan informasi, transaksi keuangan yang tertunda, jaringan internet yang berkaitan dengan kegitan perdagangan atau bisnis dan kepentingan manusia lainnya terhenti.

Itu lah gambaran singkat kehidupan manusia yang saat ini sangat terganntung pada teknologi digital (cara orang untuk menggunakan teknologi informasi atau partisipasi elektronik dalam masyarakat melalui akses internet).

Lalu bagaimana masyarakat Taput menyongsong era digital yang sangat luar biasa itu?
Bagaimana masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara untuk mempersiapkan SDM yang berdaya saing dalam era digital itu?

Pelaksanaan pembelajaran di sekolah-sekolah terpencil mendapat perhatian khusus dari  Nikson. Ada 169  guru SD dan 29 guru SMP  yang bertugas di sekolah terpencil penerima dana  insentif  khusus. Pemberian insentif khusus itu merupakan bentuk penghargaan Bupati atas pengabdian guru yang bersangkutan.

Sementara itu, pendidikan bagi anak usia dini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai upaya untuk mempersiapkan  generasi cerdas di masa mendatang.

Bupati mendorong kelompok masyarakat menyelenggarakan PAUD terutama di Desa-Desa. Sampai  September 2022, Nikson mengerahkan 483 orang guru PAUD dengan memberikan insentif serta bantuan yang bersifat motivasi untuk menggalang kebersamaan kelompok  merencakan proses pembelajaran.

Sesuai dengan ketentuan, Ketua Tim Penggerak PKK, Satika Simamora menjadi penanggung jawab keberhasilan PAUD dan menyandang predikat sebagai Bunda PAUD. Sampai tahun 2022, PAUD di Kabupaten Tapanuli Utara berjumlah 282 unit yang tersebar di 15 Kecamatan.

Dalam  penyelenggaraannya, Satika melakukan pembinaan di tingkat Kecamatan sampai ke Desa dan tercermin menjadi bagian utuh dari kegiatan itu.

Tidak ketinggalan, di bidang kesehatan pun tidak luput dari perhatian sosok Drs. Nikson Nababan MSi, beliau juga membangun sarana kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung dengan program :
Anggaran sektor kesehatan diatas 10% dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara,
Puskesmas 24 jam, membangun perumahan singgah atau rumah sehat jiwa, membangun perumahan dokter, penempatan para dokter spesialis dan pemberian tunjangan. Membangun laboratorium PCR, poli klinik paru,  instalasi gizi dan merenovasi kamar jenazah, pembangunan ruang isolasi covid-19.

Selain pembangunan sarana kesehatan Drs. Nikson Nababan M.Si juga membuat beberapa kebijakan seperti pemberian subsidi biaya rawatan di RSUD Tarutung bagi masyarakat miskin yang tidak memiliki JKN, program pembinaan pelayanan kesehatan bagi lanjut usia, pengalokasian dana untuk jaminan kesehatan daerah yang terintegrasi dengan JKN, KIS, penambahan fasilitas penunjang kesehatan seperti : Medical Check up, CT Scan, PONEK, Haemodialisa.

Pada masa hampir se dekade memimpin Tapanuli Utara, Nikson Nababan juga memiliki kebijakan pada sektor kesehatan, bahwa semua Puskesmas harus beroperasi dan melayani masyarakat 24 jam. Disamping peningkatan pelayanan kesehatan, pembenahan demi pembenahan terus Ia lakukan pada sektor kesehatan. Pembenahan fasilitas kesehatan mulai dari sumber daya manusia, alat kesehatan, infrastruktur hingga ambulance dan puskesmas keliling. Kerja kerasnya dalam pembenahan sektor kesehatan pun berbuah manis. Seluruh Puskesmas yang ada di Tapanuli Utara, saat ini telah terakreditasi, dengan penilaian 9 Puskesmas Madya dan 11 Puskesmas Dasar.

Tak cukup sampai disitu pada sektor kesehatan, Bupati Nikson Nababan, juga melakukan terobosan dan inovasi yang mungkin saja tidak terpikirkan oleh orang lain. Pendirian Rumah Sehat Jiwa di Kecamatan Pangaribuan menjadi langkah maju peningkatan pelayanan kesehatan. Berbarengan dengan itu, juga diluncurkan program “Taput Bebas Pasung”. Melalui program ini, tidak ada lagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terlantar dan dipasung. Jika ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menanggung seluruh biaya perobatan dan ditempatkan di Rumah Sehat Jiwa, hingga benar-benar pulih dan dikembalikan ke pihak keluarga.

Pembenahan sektor kesehatan, hampir se dekade memimpin Tapanuli Utara, Bupati Nikson Nababan, juga menaruh perhatian kepada masyarakat kurang mampu. Hingga saat ini tak kurang dari 34.671 jiwa, yang terkover premi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), belum termasuk yang dikover oleh APBN dan APBD Provinsi.

Melakukan imunisasi Rubella hingga mencapai 95%, pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil, bayi dan balita, anak sekolah hingga kepada lanjut usia (lansia). Semua itu dilakukan dengan harapan seluruh masyarakat Tapanuli Utara, tetap dalam keadaan sehat dan sejahtera.

Dalam hal pengelolaan keuangan, RSUD Tarutung mendapat nilai A dua kali berturut-turut pada tahun 2017 dan 2018, berdasarkan audit kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) oleh BPKP dan menjadi percontohan BLUD Rumah Sakit untuk Sumatera Utara. Berdasarkan penilaian sebagai BLUD, Tahun 2019 RSUD Tarutung menjadi Rumah Sakit terbaik di Sumatera Utara.

Penambahan tenaga kesehatan di Puskesmas dan bidan Desa, memastikan masyarakat miskin mendapat pelayanan fasilitas kesehatan.

Dinas Kesehatan bersama Rumah Sakit Daerah Tarutung melaksanakan pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan tidak diskriminatif. Dinas Kesehatan dengan semboyan ‘Siap Melayani 24 Jam’, melaksanakan pelayanannya melalui 21 puskesmas (pusat kesehatan masyarakat), 20 di antaranya sudah memperoleh akreditas dibantu 60 puskesmas pembantu (pustu), yang dipimpin seorang dokter dan sarjana kesehatan masyarakat.

Puskesmas yang jaraknya jauh dari RSUD Tarutung, dizinkan untuk menerima pasien rawat nginap dalam keadaan darurat, terutama pasien yang siap melahirkan. Ada 118 dokter, 480 perawat, dan 925 bidan siap melayani masyarakat di Tapanuli Utara.

Setiap puskesmas telah dilengkapi dengan ambulans. Ada 28 unit ambulans yang siaga di puskesmas telah menumbuhkan harapan masyarakat Desa untuk penanggulangan pasien dalam keadaan darurat yang perlu dirujuk ke Rumah Umum Sakit Daerah Tarutung atau ke rumah sakit lain, sesuai dengan kebutuhannya.

Tenaga kesehatan di pedesaan mendapat perhatian dari Bupati Tapanuli Utara. Bidan desa menjadi tenaga medis bertugas ganda di pedesaan. Selain tugas utamanya membantu persiapan persalinan, juga menjadi tempat masyarakat Desa untuk berobat. Sampai tahun 2021 ada 413 posyandu aktif yang rata-rata dibina bidan Desa.

Demikian halnya dengan Alat mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada masyarakat sebagai kebutuhan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Untuk tahun 2016 Pemkab telah memberikan bantuan Alsintan kepada masyarakat berupa traktor kecil 3 unit, handtraktor sebanyak 150 unit, Combain Harvester (alat panen padi) sebanyak 13 buah, Combain Harvester Jagung 1 unit, Rice Transplanteratau mesin tanam bibit padi sebanyak 25 buah, pompa air 40 buah, Power Treaser, mesin kompos dan juga mesin penggiling kopi.

Juga untuk menunjang produksi pertanian ini, Bupati Tapanuli Utara menyalurkan pupuk bersubsidi bayar pasca panen untuk memudahkan petani dan menghindarkan masyarakat dari jeratan tengkulak.

Tahun berikutnya pemda taput membeli satu unit buldozer, satu unit grader dan satu unit excavator mini.

Semua alat berat itu bekerja untuk merealisasikan permohonan warga membuka akses jalan ke sentra pertanian.

Alat berat milik Pemkab Taput sangat membantu kehidupan masyarakat Desa di Tapanuli Utara. Masyarakat Desa sudah merdeka karena lahan tidur yang dulunya terbiarkan, kini sudah dikelola menjadi lahan pertanian.

Jalan interkoneksi Desa dan jalan pertanian sudah terbuka. Yang dulunya masyarakat Desa berjalan kaki dengan memikul beban berat,  kini sudah merdeka karena akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda maupun mobil.
Untuk mendukung pengolahan lahan tidur ini dan meningkatkan produksi pertanian, Bupati Tapanuli Utara menganggarkan pengadaan alat berat di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang).

Saat ini Dinas PUPR memiliki beberapa alat berat, seperti Exavatar 5 unit, Buldozer 1 unit, Exacavator Mini 1 Unit, Loader 1 Unit dan Greder 1 Unit yang selalu standby apabila dibutuhkan masyarakat untuk pembukaan jalan usaha tani, pembukaan jalan interkoneksi antar Desa, antar Dusun dan antar Kecamatan. Untuk interkoneksi antar Dusun, antar Desa dan antar Kecamatan.

Sejak tahun 2014, Bupati Tapanuli Utara melalui Dinas PUPR telah membuka jalan interkoneksi dan jalan usaha tani sepanjang 108 km dan pembangunan jalan hotmix sepanjang 125 km. Untuk percepatan kolam ikan, selama tiga tahun Nikson Nababan juga sudah mencetak puluhan kolam ikan dan juga dengan memberikan bibit ikan secara gratis kepada peternak ikan.

Dengan program yang memiliki motto tidak kenal lelah, tanpa memikirkan untung rugi dan para operator harus siap selama 24 jam kapanpun dibutuhkan dan apabila ada tanah longsor dan jalan putus, Bupati langsung hadir dan alat berat langsung turun.

Melihat terobosan demi terobosan dan perhatian Bupati Nikson Nababan ke sektor pertanian sungguh luar biasa, tidak ada lagi alasan masyarakat untuk malas bertani, asal ada kemauan semua tersedia. Apa lagi tahun 2017 Bupati Nikson Nababan sudah merencanakan jaminan harga untuk 3 jenis produk pertanian, cabe merah, padi dan bawang merah. Ini akan mempermudah untuk mewujudkan Tapanuli Utara menjadi Lumbung Pangan.

Demikian halnya untuk mengatasi perekonomian, berbagi program dianggarkan untuk program ketahanan pangan dengan lebih menggalakkan pencetakan kolam dan pengadaan benih ikan, pengadaan ternak, bibit jagung, pohon berbuah dan program pertanian lainnya. Mengingat Tapanuli Utara mayoritas hidup dari sektor pertanian lebih meminimalir penyebaran Covid-19 dibanding Kota besar dengan mata pencaharian mayoritas di bidang jasa lebih cepat penyebarannya.

Pemulihan ekonomi kita akan lebih cepat bila kita bersama sama bergerak di sektor pertanian ini. Dalam hal ini menurut Nikson sektor pertanian juga tidak akan berhasil tanpa infrastruktur yang memadai.
Sejak tahun 2014, saya sudah fokus untuk pembenahan infrastruktur, mulai dari pembukaan jalan interkoneksi antar Dusun, antar Desa, antar Kecamatan dan bahkan antar Kabupaten secara berkesinambunga tetapi di tahun 2020 akibat pandemi ini, anggaran infrastruktur banyak kita refocushing untuk sektor kesehatan dan bantuan kepada masyarakat. Pembangunan seakan terhenti,” ujarnya.

Hingga akhirnya Pemerintah Pusat dalam menyelamatkan perekonomian daerah yang terkena dampak Covid-19 memunculkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diluncurkan sebagai stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Ini sebuah asa yang harus segera di tangkap. Pembangunan infrastruktur bisa berlanjut tanpa membebani Pemkab Taput dan masyarakat. Usulan PEN Taput segera dibuat dan yang mendapatkan sangat terbatas. Kabupaten Tapanuli Utara salah satu Kabupaten dari 15 daerah untuk seluruh Indonesia.

Usulan pinjaman PEN Daerah Kabupaten Tapanuli Utara kepada PT SMI ditujukan untuk memenuhi kepentingan penanganan ekonomi daerah, dimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Utara mengalami realokasi sehingga pemerintah harus melakukan refocusing anggaran pada pembangunan infrastruktur prioritas, seperti infrastruktur jalan, pendidikan, sumber daya air, irigasi, lingkungan, pariwisata, serta alokasi dana untuk revitalisasi pasar dan Puskesmas.

Perjanjian antara PT SMI dengan Pemkab Tapanuli Utara merupakan bentuk upaya Pemerintah Pusat dalam menyelamatkan perekonomian daerah yang terkena dampak Covid-19. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diluncurkan sebagai stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Kita tetap berjalan, pembangunan infrastruktur tetap berkelanjutan termasuk pembenahan fasilitas kesehatan. Masyarakat sehat dengan penerapan protokol kesehatan. Perekonomian mulai berputar dan meningkat. Untaian asa untuk Taput maju tetap ada,” papar Nikson.

Dimasa pandemi covid-19, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tapanuli Utara naik dua kali lipat yang pada tahun 2021, yakni tumbuh 1,5 persen. Pada tahun 2022 meningkat dua kali lipat lebih atau 3,54 perse. Angka ini lebih tinggi dari wilayah kawasan Danau Toba lain nya ,  Humbang Hasundutan, Toba, Samosir , Dairi dan Karo. Hanya Kabupaten Simalungun diatas Tapanuli Utara yakni 3,97 persen.

Bupati Tapanuli Utara juga telah menyerahkan 633 SK PPPK tenaga kesehatan formasi tahun 2022. Di kesempatan tersebut , Drs. Nikson Nababan M.Si, berharap dalam arahan bimbingan nya menyampaikan, bahwa para peserta PPPK dapat menjadi aparatur yang cakap, lincah, gesit, menerima perubahan, mengedepankan tujuan bersama serta berorientasi pada pelayanan prima.

Walau Drs. Nikson Nababan M.Si sudah melakukan pembangunan di beberapa bidang beliau juga tidak lantas langsung  menuai pujian dari warga Tapanuli Utara, tidak sedikit warga yang mencibir bahkan tidak senang dengan kinerja beliau sebagai seorang Bupati di Tapanuli Utara banyak kritikan seolah bertujuan menjatuhkan, namun sosok Drs. Nikson Nababan MSi, memiliki mental seorang pemimpin sejati, beliau semakin bersemangat membangun dan membantu warga Tapanuli Utara yang pada umumnya petani.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan MSi, mengucurkan bantuan-bantuan seperti pemberian bibit padi IP2 agar petani bisa panen padi 2x dalam setahun, pembuatan kolam ikan gratis hingga terbentuk kolam ikan seluas 104 Ha di tahun 2014- 2021, pengelolaan lahan gratis seluas 669,01 Ha pada tahun 2022, pemberian bibit ikan sebanyak 2.654.139, benih ikan 3.087.540.
Drs. Nikson Nababan M.Si, juga melakukan pemetaan lahan pertanian di beberapa Kecamatan berdasarkan hasil produksinya seperti Kecamatan Pangaribuan dan Garoga (Jagung), Sipahutar (nenas), Kecamatan Simangumban dan Pahae ( pisang barangan merah), Kecamatan Siatas barita Sipoholon, dan Pangaribuan (jeruk) Kecamatan Siborongborong dan Pagaran (hortikultura dan sayuran), Kecamatan Muara (bawang merah), Kecamatan Pahae dan Garoga (durian).

Dengan adanya produksi air minum kemasan Pro Tio, yang diproduksi oleh Pemkab Tapanuli Utara, yang berdiri pada tahun 2017, yang mana perusahaan ini berdiri atas prakarsa Bupati Nikson Nababan, dengan latar belakang pemanfaatan potensi alam yang luar biasa di kawasan lereng gunung Dolok Martimbang. Air yang mengalir di sekitar Desa Parbubu Dolok mengandung PH 6.5 , perusahaan ini didirikan dengan modal patungan perorangan termasuk yang masih bekerja di Pemkab Tapanuli Utara.

Pro Tio diproduksi dengan modal awal Rp. 1.2 milar. Pada masa pandemi covid 19 perusahaan ini terpaksa melakukan PHK karena pemasarannya terpuruk. Namun setelah memasuki tahun 2022, perusahaan ini kembali bangkit dan bekerja sama dengan Perusda Pertanian dalam pemasaran. Pro Tio salah satu produk kebanggaan Tapanuli Utara, karena minuman mineral ini memiliki kualitas yang cukub baik dengan kandungan PH 6.5.

Pada bulan Desember 2022, Bupati Tapanuli Utara memberikan hadiah Natal Akte notaris kepada 444 kelompok tani yang tersebar di 15 Kecamatan kelompok tani di Kabupaten Tapanuli Utara.

Salah satu upaya penguatan kelembagaan petani adalah dengan adanya badan hukum atau legalitas kelompok tani melalui pembuatan akte notaris. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah Pasal 298 Ayat (4) Bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah lain, BUMN atau BUMD memberikan belanja hibah kepada lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia. Kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat petani sebagai anggota kelompok tani yang belum berbadan hukum sehingga kelompok tani tersebut memiliki kekuatan hukum dalam melaksanakan segala urusan administrasi, bisnis dan dalam hal penerimaan bantuan dari berbagai pihak,” papar Bupati.

Dengan adanya akte notaris kelompok tani, maka kelompok tani telah memenuhi atau sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan persyaratan yang diatur dalam mendapatkan bantuan atau hibah dari berbagai pihak dan memiliki kekuatan hukum melaksanakan kegiatan kelompok dalam hal ini teknologi, perekonomian dan kerjasama dengan pihak ketiga sesuai dengan ad/art kelompok tani,” tambah Bupati.

Di kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan program pencapaian swasembada pangan dengan harapan sasaran produksi yang telah ditargetkan dapat tercapai. Kepada para anggota kelompok tani, jadilah pembawa terang diwilayah masing-masing, menjadi pelopor di Desa masing-masing, menjadi perpanjangan tangan saya untuk mengajak dan menyampaikan kepada masyarakat Taput apa yang telah, sedang dan akan kita kerjakan untuk pembangunan Tapanuli Utara yang lebih baik lagi,” ucap Bupati.

Pada masa pemerintahannya sampai saat ini,  Bupati Drs. Nikson Nababan M.Si, sudah sangat banyak pembangunan yang terlaksana di Kabupaten Tapanuli Utara. Atas kinerja Drs. Nikson Nababan M.Si berhasil meraih banyak penghargaan  yaitu:

Penerimaan penghargaan pemberian gelar negarawan Kanjeng Raden Arya Tumenggung Drs. Nikson Nababan Darmonagoro 2016 keraton Surakarta.

Penerimaan penghargaan pemberian gelar negarawan Kanjeng Raden Arya Tumenggung Drs. Nikson Nababan Darmonagoro 2017 keraton Surakarta.

Penerimaan penghargaan pemberian gelar negarawan Kanjeng Raden Arya Tumenggung Drs. Nikson Nababan MSi 2021 keraton Surakarta.

Penerimaan penghargaan pemberian gelar negarawan Kanjeng Pangeran Drs. Nikson Nababan MSi 2022 keraton Surakarta.

Penghargaan Taskin award oleh pemprov Sumatera utara 2016.

Kepala daerah inspiratif pada acara sindo weekly dari majalah sindo weekly, Drs. Nikson Nababan, M. Si melalui peningkatan pelayanan kesehatannya kembali dianugerahi penghargaan.

Kepala Daerah Inovatif (KDI) Tahun 2022 yang diserahkan oleh Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M. Pd Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Komisaris Utama MNC Portal Agung Firman Sampurna.

Asia Government Award 2021 oleh Seven Media Asia yang didukung oleh Asia Global  Council (29 Oktober 2021) bertempat di The Trans Resort Bali.

Penghargaan Juara II Kategori Pemerintah Daerah Tingkat Keaktipan.

Akses Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Tahun 2018 yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi (Medan, 02/10/2018).

Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan RI Senin (08/11/2021).

Kabupaten Terbaik III Perencanaan Pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan Bupati entrepreneur Award AFCASI.

Penghargaan Gowes Touring Pesona Nusantara 272 km dari Kemenpora.

Penghargaan sebagai Kepala Daerah Inspiratif dalam acara sindo weekly dari majalah sindo weekly.

Piagam penghargaan dari MURI, atas rekor penari tortor terbanyak.

Piagam penghargaan Kepala Daerah Sinergi Terbaik HAM.

Penghargaan sebagai Kabupaten Perencanaan Pembangunan Terbaik.

Sertipikat Rumahsakit Predikat Paripurna Bintang 5 dari team akreditasi rumah sakit.

Sertipikat eliminasi malaria dari Kemenkes RI.

Inovasi pelayanan public dan government aku kuat dan sehat dari otonomi daerah dari Pemprov Sumatera Utara.

Kepala daerah inovatif  pelayanan masyarakat melalui “Program Tapanuli utara bebas Pasung dari MNC group & Koran Sindo.

Penghargaan atas pemerintah daerah terbaik kinerja pengelolaan keungan daerah lingkup pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan sebagai Kabupaten peduli HAM dari Kemenkumham RI.

Penghargaan sebagai pemerintah daerah atas sinergi terbaik dalam  pengembangan UMKM dari Bank Indonesia Cabang Sibolga.

Penghargaan atas kinerja inovasi daerah dalam lomba  tatanan baru produktif  aman covid-19 Sektor transportasi umum.

Penghargaan Pemda Terbaik, Satker, dan Unit Akuntansi Pembantu.

Pengguna Anggaran wilayah terbaik diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara yang didampingi Kepala BPK perwakilan Sumatera Utara.
 
Pelaksanaan Pemda berbasis kemasyarakatan dari Indonesian golden award.

Penghargaan sebagai Bupati terbaik di Indonesia The Patra Bali Resort & Villas, Bali dari Indonesia Award Magazine ini sebagai bukti pengakuan akan kinerja Nikson Nababan dalam membangun Taput menjadi lebih baik.

Penghargaan sebagai Kepala daerah inovativ dari MNC.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2014.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2015.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2016.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2017.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2018.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2019.

Pengharagaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2020.

Penghargaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2021.

Penghargaan Wajar tanpa pengecualian tahun 2022.

Penghargaan TOP BUMD Awards 2023.

Penghargaan Bangga Kencana Manggala Karya Kencana ( BKMKK), diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk.

Selain sertipikat dan piagam penghargaan yang diterima oleh Bupati tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan MSi, beliau juga dapat merasakan penghargaan langsung melalui  untaian kata kata terimakasih dan ucapan syukur serta tetesan air mata bahagia dari warga Tapanuli Utara yang sudah menerima dampak dan manfaat langsung bantuan dari program program pembangunan yang diwujudkan Bapak Drs. Nikson Nababan M.Si.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si, juga menata rapi sopo partungkoan menjadi Taman Kota Tarutung. Taman ini di permak agar Kota Tarutung semakin cantik dan indah, sehingga warga bisa menikmati wajah baru Kota Tarutung. Taman Kota di harap bisa pemantik wisata.
Saya harap kepada kita semua masyarakat Tapanuli Utara, bisa kita gunakan untuk bersantai, rekreasi berkumpul dengan keluarga dan teman-teman bahkan daya tarik untuk wisata ” harapnya.

Bupati Nikson Nababan mendukung Badan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta kerajiinan daerah melalui Ketua dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora, S.E M.M, turun langsung bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan.

Kelompok usaha dan pengrajin dibentuk untuk mempermudah pembinaan. Di antaranya kelompok pengrajin pertenunan ulos yang secara berkala menerima pembinaan dan bantuan dari Pemkab Tapanuli Utara.

Ketua Dekranasda yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Tapanuli Utara Satika Simamora menjadi Pembina UMKM. Dalam aktifitasnya, Satika terkesan tidak mengenal lelah. Mengabdikan dirinya secara total untuk membantu pengembangan UMKM.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk membangun sarana pemasaran adalah memanfaatkan lantai I Gedung Sopo Partungkoan di Jalan Sisingamangaraja Tarutung menjadi Galery UMKM, di mana para pengrajin dapat menggelar pameran kreasi mereka dan secara terbatas membuka lokasi usaha makanan dan minuman.

Sejumlah perancang model lokal telah memamerkan karya mereka di Galery UMKM itu dan sudah dikunjungi konsumen dari berbagai kalangan, kelompok perantau, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

Bupati Nikson juga memberikan bantuan dan motivasi kepada pengrajin rumah tangga, pengolahan kopi menjadi minuman bernuansa anggur di Kecamatan Pagaran. Wine Cofee dengan pengepakan yang baik telah mendapat pasar.

Bupati Nikson Nababan tetap membangun mulai dari Desa, karena Desa kuat,Kota maju dan Indonesia berdikari. Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 disebutkan, tujuan pembentukan BUMDes diantaranya meningkatkan usaha masyarakat Desa dalam pengelolaan potensi ekonomi Desa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan asli Desa.

Sedangkan modal pembentukan unit usaha BUMDes bersumber dari penyertaan modal dana Desa atau modal dari masyarakat Desa. Dalam membangun Desa, Kabupaten Tapanuli Utara juga memiliki konsep Data Desa Presisi, yakni informasi di desa akan menjadi informasi yang akurat sehingga dapat menentukan keberhasilan pembangunan di Desa, serta menentukan ketepatan perencanaan dan implementasi dalam pembangunan Desa.

Melalui instansi terkait Nikson lebih memetakan Desa di Tapanuli Utara yang akan dibuat percontohan Data Desa Presisi.  Selain itu, juga membuat pelatihan terhadap pemerintah Desa agar konsep Data Desa Presisi ini dapat diterapkan di Tapanuli Utara.

Menurut Nikson, program Data Presisi Desa sangat penting sebagai acuan pengembangan dan penyusunan program di Desa.  Ia minta masing- masing Desa akan mempunyai berbagai data strategis yang dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan termasuk data sustainable development goals (SDGs) Desa.

Data Desa Presisi merupakan inovasi metodologi yang tidak hanya bersifat numerik atau angka, namun juga data spasial. Karena itu data Desa presisi memiliki tingkat akurasi yang tinggi untuk memberikan gambaran yang aktual dan sesungguhnya.

Ketika awal saya memimpin, tahun pertama 2014 saya sudah menggulirkan dana Rp60 juta untuk (pembangunan) setiap Desa. Akhirnya tahun 2015 ditambah dengan dukungan dana Desa oleh Presiden Jokowi,” ungkap Nikson Nababan saat itu.

Selain itu program pembangunan dan terobosan yang telah menyentuh seluruh masyarakat Tapanuli Utara secara adil telah digerakkan dan akan terus berkelanjutan hingga mencapai sebuah Kabupaten yang mandiri belum usai, belum sempurna, belum tuntas, perlahan tapi pasti, melalui kerja keras dan kerja cerdas dan sebuah keyakinan serta mottonya,yakni “Bagi Tuhan tiada yang mustahil” Nikson Nababan berkeyakinan akan mewujudkan impian dan cita-citanya serta menorehkan sejarah di Kabupaten Tapanuli Utara dengan membawa masyarakat Tapanuli Utara pada hidup yang lebih baik dan sejahtera.

Dengan melihat jumlah penduduk dan cita-cita luhur orang Batak ‘Anakkonki do Hamoraon di au’. Dimana pendidikan menjadi segala-galanya, Nikson Nababan melihat universitas menjadi sebuah solusi percepatan pembangunan di Tapanuli Utara yang menempuh pendidikan di luar kota seharusnya menjadi kekayaan yang memberikan hasil bagi masyarakat Tapanuli Utara itu sendiri.

Akibatnya adalah mengalirnya uang dari wilayah Tapanuli dan terjadinya brain drain, yakni migrasi orang-orang pintar keluar Tapanuli dan remigrasi orang-orang Batak yang gagal merantau, lalu kemudian kembali ke kawasan Tapanuli.

Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yang digagasi oleh Nikson Nababan adalah mendirikan universitas negeri di wilayah/kawasan Tapanuli. Makin ketatnya persaingan di era globalisasi saat ini, secara tidak langsung berakibat pada organisasi untuk senangtiasa berusaha mempertahankan keberadannya di tengah-tengah masyarakat.

Dewasa ini kehadiran sebuah perguruan tinggi di sebuah kawasan selalu mempunyai pengaruh yang cukup berarti terhadap perkembangan sebuah kota, baik secara fisik.

Dalam kesibukannya saat ini, dirinya mengakui bahwa pencarian cara untuk mendapatkan peluang yang ada demi kesejahteraan masyarakat selalu dilakukannya. Soal perhitungan resiko, Nikson menilai jika seorang pemimpin harus berani mengambil resiko, sejauh hal tersebut demi kepentingan umum, maka, harus dikedepankan.

Saya berharap untuk 1 tahun, 5 tahun, bahkan 10 tahun, atau untuk 20 tahun lagi ke depan. Saya ingin mencatatkan sejarah, melakukan hal hal yang luar biasa yang bernilai positif bagi kehidupan orang banyak,” tukasnya.

Perlu di ketahui, Apabila Universitas  UNTARA sudah berdiri di Kabupaten Tapanuli Utara, maka pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sangat signifikan. Nikson mengatakan siap mendukung dan membantu apabila dibutuhkan, seperti penyediaan lahan dan hal lainnya, juga akan bekerjasama dengan Pemda tetangga terkait pembagian fakultas dan jurusan sesuai kondisi daerah masing-masing. “Dengan adanya universitas negeri yang benar-benar universal ini, kita berharap agar seluruh Indonesia akan melihat bagaimana Tapanuli Utara dikenal sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika dimana kita mampu menerima keberagaman. Saudara-saudara kita dari seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai perbedaan latar belakang suku, budaya, dan adat istiadat maupun agama akan datang ke daerah kita ini,” jelasnya.

Saya berharap khusus nya warga Tapanuli Utara ikut mendukung  berdiri nya UNTARA di Kabupaten  Tapanuli Utara, karena ini salah satu pertumbuhan ekonomi buat kita” terang Nikson berharap.

Terpisah, beberapa tokoh masyarakat yang tidak mau di publish namanya dan dari organisasi, toko agama, pemerhati pendidikan, pemerintahan dan elemen masyarakat mengatakan , ” apabila Nikson Nababan tidak berkarya, maka masyarakat khusus nya Tapanuli Utara akan rugi, karena kita lihat hampir se dekade kepemimpinan nya menjadi Bupati Tapanuli Utara, sangat berpihak kepada masyarakat dan bukti nyata membangun dari Desa, apalagi Nikson sudah menyandang gelar Dr ,” papar beberapa warga yang ingin Nikson berkelanjutan membangun khusus nya di Kabupaten Tapanuli Utara.

Tapanuli Utara berkarya dan berkelanjutan.

Merdeka  Merdeka  Merdeka.

Golmen lumbanraja

Share artikel ini

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares