Pemasangan U-ditch Di Panggondokan Kutabumi Tidak Sesuai Spesifikasi dan Asal Jadi

Pemasangan U-ditch Di Panggondokan Kutabumi Tidak Sesuai Spesifikasi dan Asal Jadi

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Proyek drainase pemasangan unit U-ditch di Kampung Panggondokan RT 06 RW 03 Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, sangat tidak sesuai spesifikasi tehknis dan asal jadi.

Pengawas dan Konsultan tidak pernah ada di lokasi kegiatan, sehingga pihak kontraktor selaku pemenang tender bekerja asal jadi tidak memikirkan mutu dan kwalitas pekerjaan.

Berdasarkan laporan dari masyarakat Wartawan Poskotanews.co.id mendatangi lokasi proyek, Jumat (17/12/2022), yang mana kurangnya pengawasan dari dinas terkait, pemasangan U-ditch yang di kerjakan oleh pemborong dari CV. Kencana Wulung dengan nilai kontrak Rp. 147.593.000,- (Seratus Empat Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Rupiah).

Pemasangan U-ditch banyak sekali di lokasi kegiatan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), contoh seperti lantai dasar pemasangan U-ditch dalam keadaan banjir, tanpa di keringkan terlebih dahulu, langsung di pendam dalam lumpur.

Pihak kontraktor dilokasi proyek tak satupun para pekerja menggunakan perlengkapan Keselamatan Kesehatan Kerja K3.

Pengawas atau Pelaksana kontraktor tidak ada dilokasi untuk diminta keterangan, tak hanya itu, beberapa wargapun mengeluhkan hal tersebut.

“Saya sangat kesal sama pemborong yang main tinggal saja, tidak dirapihin dibiarkan begitu saja tumpukan tanah depan rumah sehingga jadi kerjaan saya sama suami bersihinnya”, kata Ito kepada wartawan, warga yang mengeluh sekitaran lokasi.

Ada juga Warga yang berinisial HM saat di wawancara wartawan di lokasi, “pertanyaan kami ada apakah antara pihak kontraktor dengan pihak pengawas dan konsultan seakan – akan ada pat gulipat alias tutup mata yang seharusnya konsultan, pengawas, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) harus aktip dalam mengawasi setiap kegiatan secara langsung bukan membiarkan memberikan kebebasan kepada pemborong untuk bekerja sesuka hatinya serta meraup untung besar,” ucap HM.

Lanjut HM, Lemahnya pengawasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, perihal banyaknya kegiatan dalam segi pengelolahan Anggaran Belanja Daerah baik dari dinas Binamarga PUPR, Sumber Daya Air, mau pun Dinas Tata Ruang dan Bangunan juga Perkim, kegiatan tersebut adalah proyek pembangunan disegala bidang dengan menggunakan anggaran APBD 2022.

“seharusnya pada saat pemasangan U-ditch untuk saluran air harus di lakukan penggalian terlebih dahulu dan pengeringan saluran terlebih dahulu, jangan lantas pasang posisi genangan air, ini jelas akibat lemahnya pengawasan dari dinas dan konsultan pada saat pelaksanaan kerja di duga pihak kontraktor dan pengawas, konsultan, serta PPTK ada main sahut terkait kegiatan pemasangan U-ditch mohon kepada kepala dinas baik PUTR, TRDB, PSDA, Bina marga maupun Perkim agar memotong pembayaran kegiatan U-ditch tersebut saat pembayaran yang berlokasi di kampung Panggondokan RT 06 RW 03 Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tanggerang,” pungkas HM.

Agus.S

Share artikel ini

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares