Desa Sipahutar II Diduga Ada Pekerjaan Fiktif, Warga Minta APH Auditor Anggaran Jalan Usaha Tani

Desa Sipahutar II Diduga Ada Pekerjaan Fiktif, Warga Minta APH Auditor Anggaran Jalan Usaha Tani

SIPAHUTAR SUMUT, Poskotanews.co.idAdanya dugaan pekerjaan fiktif dalam alokasi Dana Desa (DD) tahun 2023 di Desa Sipahutar II, Dusun Pansurnapitu, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara.

Hal ini setelah adanya laporan warga Desa Sipahutar II, bahwa proyek pembangunan/ telpot Jalan Usaha Tani (JUT) anggaran tahun 2023 di Desa Sipahutar II yang terindikasi fiktif.

Saat wartawan Poskotanews.co.id menerima aduan dari masyarakat, penulis langsung ke lokasi yang diduga pekerjaan fiktif, terindikasi anggaran fiktif yang diduga sengaja dilakukan oleh oknum Kades Sipahutar II. Pasalnya dilokasi hanya tumpukan material batu dan pembersihan jalan, terbukti tidak di kerjakan.

Salah satu warga yang tidak mau namanya di publish menerangkan, bahwa jalan usaha tani ini dibiarkan begitu saja, hanya tumpukan batu dan pembersihan jalan, padahal anggaran nya sudah dibayarkan dari Dana Desa (DD).

Kami bingung, seharusnya selesai di tahun 2023 sekarang 2024 dan tidak di kerjakan. Kemarin saya melihat ada mobil masuk ke lokasi mengangkat sebagian material batu tersebut, mungkin material batunya pun tidak dibayar” papar warga.

Dilokasi yang sama, warga inisial N, mengatakan bahwa Kades Sipahutar II juga punya masalah dengan bundes desa (tidak menjelaskan secara detail).
Yang jelas kami berharap pada Aparat Penegak Hukum (APH) supaya Kades Sipahutar II di auditor tentang anggaran jalan usaha tani dan bumdes di desa kami” pinta warga, kamis (18/01/2024).

Saat di komfirmasi, salah satu perangkat di kantor Desa Sipahutar II terkait pekerjaan jalan usaha tani di Dusun Pansurnapitu, perangkat desa tersebut mengatakan belum selesai masih dikerjakan.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sipahutar II, Mangala Silitonga saat dikonfirmasi melalui whatsapp nya tentang proyek jalan usaha tani tersebut enggan menjawab.

Dan ditanya tentang adanya material batu yang diangkat dari lokasi, kades tersebut menjawab “naso dibayar suplayer do Lae batu i benna diangkat Lae hape tu suplayer nga lunas lae, (tidak dibayar suplayer batunya makanya di angkat, padahal sama suplayer sudah lunas Lae) ” kata Mangala Silitonga.

Penulis kembali melakukan konfirmasi kepada Kades Sipahutar II, terkait adanya dugaan pekerjaan fiktif, namun sayang sampai berita tayang belum ada konfirmasi resmi yang didapat.

Share artikel ini

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares