Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Anak-anak merupakan investasi paling berharga bagi masa depan bangsa dan daerah. Mereka bukan hanya penerus, tetapi juga penentu arah kemajuan di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA),di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (02/04/2026).

“Pembangunan kota tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maryono menegaskan, KLA merupakan komitmen moral bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya secara utuh, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, perlindungan, hingga partisipasi.

Baca Juga :  Berikan Tips, Diskominfo Kota Tangerang lindungi data pribadi

Ia juga menekankan, pemenuhan hak anak bukan tanggung jawab satu perangkat daerah saja, melainkan kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

“Isu seperti stunting, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penyediaan ruang bermain ramah anak harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak, khususnya perangkat daerah terkait, menjadi kunci agar pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, Maryono juga mengajak semua pihak untuk terus adaptif dan inovatif dalam menghadirkan solusi terbaik bagi anak-anak di Kota Tangerang.

Baca Juga :  Helmy Halim Berinisiatif Mendirikan Gedung Pendidikan dan Pelatihan untuk Organisasi Masyarakat dan Aktivis

Selain itu, ia menekankan pentingnya evaluasi yang jujur dan menyeluruh terhadap 24 indikator KLA yang terbagi dalam lima klaster. Ia mengingatkan agar tidak hanya fokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata di lapangan.

“Sistem perlindungan anak harus berjalan hingga tingkat RT dan RW. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan, perundungan, maupun eksploitasi anak di Kota Tangerang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maryono, juga mengapresiasi capaian Kota Tangerang yang telah meraih enam penghargaan KLA sejak 2017 hingga 2023, serta kembali meraih kategori Nindya pada tahun 2025.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan pengingat bahwa masih ada pekerjaan besar, terutama dalam memastikan pemerataan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh wilayah.

Baca Juga :  Gelar CFD dan Peringati HPSN, Wali Kota: Soal Sampah Butuh Aksi Bersama!

“Kita ingin Kota Tangerang bukan hanya disebut sebagai KLA, tetapi benar-benar dirasakan layak oleh setiap anak hingga ke lingkup terkecil,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Maryono berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret, inovatif, dan berdampak nyata. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus melangkah dengan kepedulian, komitmen, dan semangat inovasi demi masa depan anak-anak yang lebih baik.

“Karena masa depan anak-anak kita bukan hanya untuk dipikirkan, tetapi untuk kita perjuangkan bersama,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Edukasi Kebencanaan di 10 SMPN, Dinsos Kota Tangerang dan TAGANA Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar
Kota Tangerang Siapkan Pusat Daur Ulang Modern untuk Perkuat Pengelolaan Sampah
Kolaborasi Tangani Banjir, Sachrudin-Andra Soni Tinjau Normalisasi Situ Bulakan
Retribusi TKA Alami Kenaikan, Maryono Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lokal
Sachrudin Ajak DKM-DMI Perkuat Syiar Islam bagi Generasi Muda
KORMI Kota Tangerang Resmi Dilantik, DPRD Berharap Jadi Pemersatu Masyarakat
Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN
Pedagang Gudeg Lapor Ke Polisi, Enas Minta Kronologi sebenarnya dibuka
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:07 WIB

Edukasi Kebencanaan di 10 SMPN, Dinsos Kota Tangerang dan TAGANA Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar

Senin, 25 Mei 2026 - 08:25 WIB

Kota Tangerang Siapkan Pusat Daur Ulang Modern untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kolaborasi Tangani Banjir, Sachrudin-Andra Soni Tinjau Normalisasi Situ Bulakan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:35 WIB

Retribusi TKA Alami Kenaikan, Maryono Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sachrudin Ajak DKM-DMI Perkuat Syiar Islam bagi Generasi Muda

Senin, 18 Mei 2026 - 20:23 WIB

KORMI Kota Tangerang Resmi Dilantik, DPRD Berharap Jadi Pemersatu Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:35 WIB

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:12 WIB

Pedagang Gudeg Lapor Ke Polisi, Enas Minta Kronologi sebenarnya dibuka

Berita Terbaru