Delapan Bulan Dilantik, PJ Bupati Sampang Terus Lakukan Inisiatif dan Terobosan Program

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Poskotanews.co.id – Delapan bulan pasca dilantik sebagai Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE terus melakukan berbagai inisiatif dan terobosan program.

Rudi dilantik dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.1.1.3-75 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Sampang.

Seusai pelantikan, di hadapan media massa, Mantan Sekretaris Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN akan membawa pengalamannya selama bertugas di Pemerintah Pusat akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Sampang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berusaha melakukan program yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan taraf kesejahteraan masyarakat Sampang.

Menurutnya, ada beberapa point focus Pembangunan yang dilakukannya di Kabupaten Sampang, salah satunya adalah perihal kemandirian ekonomi. Pada point ini, ada beberapa sektor yang menjadi produk unggulannya.

Diantaranya melakukan pengembangan tembakau semi organik dan semi modern dimana keunggulannya memiliki tinggi dua meter atau lebih.

Selain itu, tembakau tersebut produktivitasnya bisa dua kali lipat dibanding tembakau biasa sebab menggunakan pupuk semi organik dengan biaya yang lebih murah sekitar satu juta per hektare.

Baca Juga :  Menuju Predikat Kota Pangan Aman, Maryono Tuntaskan Penilaian Akhir BPOM

Metode semi modern untuk proses penyiraman menggunakan sistem irigasi tetes yang efisien lebih menghemat biaya.

Namun, dengan menggunakan sistem irigasi tetes dan mulsa (plastik yang digunakan untuk menutup tanah) akan menjaga gulma tidak tumbuh dan kelembaban tanah.

“Metode ini mempercepat pertumbuhan tembakau sehingga tinggi tanaman bisa mencapai dua meter atau lebih dan masa panen dapat dilakukan dalam waktu 70 hari, bukan tiga bulan, dengan manajemen yang baik, tembakau bisa dipanen dua kali dalam setahun,” ucapnya, Sabtu (21/09/2024).

Rudi berharap hilir dari budidaya tembakau semi organik tersebut berasal akan muncul produk pasca panen yaitu industri rokok yang akan bermunculan.

“Selain rokok, tembakau juga bisa dipakai untuk Vape, Minyak Aciri, dan bahan-bahan kosmetik, ini merupakan hasil penelitian ilmiah yang pernah dilakukan oleh kalangan ilmuwan dan saintis,” ujarnya.

Ia juga berharap dengan hasil tembakau yang berkualitas tersebut berdampak pada bergeraknya angka kemiskinan Kabupaten Sampang bangkit lebih cepat.

Baca Juga :  Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Banten Bersama Disperindag Melakukan Pengecekan Jaminan Produk Halal

“Sembilan bulan lalu angka kemiskinan di Sampang berada di angka 21,76 persen, saat ini mengalami penurunan menjadi 20,83 persen, ini merupakan angka penurunan paling besar se-Madura,” ucapnya bangga.

Selain dari sektor tembakau, Alumni Universitas Hiroshima Jepang tersebut juga menyebut komoditas yang bisa dikembangkan di wilayah Sampang adalah perikanan dan rumput laut.

Saat ini pihaknya tengah menggandeng investor untuk melakukan pilot project budidaya rumput laut di beberapa wilayah tambak bandeng masyarakat Sampang.

Tujuannya, para pemilik tambak kedepan akan memiliki penghasilan dari dua komoditas sebab bandeng dan rumput laut yang juga dikembangkan oleh Pemkab Sampang dalam satu kolam sama dengan sistem yang dipraktekkan di Tumpang Sari.

Selain itu, Rudi juha menyinggung data kebutuhan nasional garam sebesar 500.000 ton sementara produksi garam Sampang mencapai 300.000 ton sehingga hal tersebut menyebabkan harga garam konsumsi turun.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke

Pihaknya saat ini tengah berupaya menjaga harga tetap stabil dengan mengubah hasil produksi garam konsumsi menjadi garam industri.

“Kita memiliki inovasi dengan BRIN untuk meningkatkan kualitas garam industri, dengan kadar NaCl di atas 97% dan kadar magnesium serta kalsium di bawah 600 ppm sehingga ha

Menurutnya, garam Sampang saat ini memenuhi standar NaCl namun kadar magnesium dan kalsium masih tinggi, sehingga harganya tetap murah sehingga ia berusaha menambah nilai tambah itu dengan teknologi.

Dari beberapa program peningkatan perekonomian tersebut, ia berharap dapat menakan keinginan para pemuda pergi merantau.

“APBD Sampang seyogyanya tidak hanya digunakan untuk bansos saja melainkan digunakan juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat mandiri dan berkelanjutan sehingga terwujud pengembangan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya.

(Redaksi)

Berita Terkait

Bupati Taput Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara
SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat
Perkuat Budaya PRLH, Wali Kota Tangerang Launching Lomba Antar Sekolah Adiwiyata
Perkuat Kompetensi ASN, Sachrudin Dorong Pelayanan Publik Makin Berkualitas
Hadir di Konsolidasi Protokol, Maryono: ASN Harus Berkarakter dan Berkomunikasi Baik
Sekda: Semangat Harkitnas Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
Pemkab Taput Harapkan Dukungan Sosialisasi Regulasi Dalam Mengelola Lahan MHA
Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:19 WIB

Bupati Taput Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:25 WIB

Perkuat Budaya PRLH, Wali Kota Tangerang Launching Lomba Antar Sekolah Adiwiyata

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:23 WIB

Perkuat Kompetensi ASN, Sachrudin Dorong Pelayanan Publik Makin Berkualitas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:55 WIB

Hadir di Konsolidasi Protokol, Maryono: ASN Harus Berkarakter dan Berkomunikasi Baik

Senin, 18 Mei 2026 - 17:23 WIB

Sekda: Semangat Harkitnas Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:45 WIB

Pemkab Taput Harapkan Dukungan Sosialisasi Regulasi Dalam Mengelola Lahan MHA

Senin, 11 Mei 2026 - 17:48 WIB

Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat

Berita Terbaru