Ratusan Unggas Mati Mendadak, Ini Yang Dilakukan DPKP Pandeglang

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG, Poskotanews.co.id – Ratusan unggas (ayam) di wilayah Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang dilaporkan mati mendadak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menindaklanjuti laporan tersebut dengan menguji sampel unggas yang mati serta melakukan edukasi kepada warga masyarakat setempat.

Kepala DPKP Pandeglang Dr. Nasir, SP., MBA., MP mengatakan Tim Kesehatan Hewan Kabaupaten Pandeglang hingga saat ini masih terus melakukan investigasi terhadap sejumlah kasus kematian hewan ternak yang dilaporkan terjadi di Kecamatan Cigeulis.

“Kami mengimbau warga yang memiliki hewan ternak unggas atau ayam sakit maupun mati mendadak untuk tidak panik, namun tetap waspada,” kata Nasir, di Pandeglang Selasa (21/01/2025)

Ia menegaskan, kasus kejadian ayam milik warga yang mati mendadak di sejumlah ternak milik warga belum dapat dipastikan penyakit flu burung.

“Untuk kepastian apa penyebab kematian ayam kami masih menunggu hasil pemeriksaan uji sampel yang sudah dikirim ke laboratorium Provinsi Banten,” ungkapnya.

Nasir mengimbau kepada warga yang memiliki peliharaan unggas atau ayam di rumah agar tidak panik jika menemukan kasus ayam mati mendadak dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kesehatan hewan, petugas penyuluh lapangan (PPL) atau dapat menghubungi Puskeswan terdekat.

Kepala UPT Puskeswan Pandeglang Ade Setiawan menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan banyak kematian ayam milik warga di sejumlah desa di Kecamatan Cigeulis.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Awasi Ketat Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa

Ia mengatakan sampai hari ini Tim Puskeswan yang kami turunkan di lapangan masih terus melakukan investigasi untuk menentukan penyebab banyaknya kematian ayam secara mendadak di Pandeglang Selatan tersebut.

“Untuk laporan kasus atau konsultasi masalah kesehatan hewan warga bisa memanfaatkan call center Puskeswan Pembantu Cibaliung di nomor 0878-7444-1565 (WhatsApp),” ungkap Ade.

Dokter Hewan Penanggungjawab Puskeswan Pembantu Cibaliung drh. Binarta menjelaskan, yang bisa dilakukan pemilik hewan untuk pencegahan penyakit pada unggas atau ayam diantaranya dengan pemberian vaksin kepada hewan yang sehat serta dengan memberikan asupan multi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan atau ayam.

Ia menyarankan bila warga memiliki ayam yang terlihat sakit dengan gejala lesu, lemas, diare, serta terjadi penurunan napsu makan, harap ayam sakit diisolasi atau dikandangkan agar tidak menular ke ayam yang sehat.

Baca Juga :  ‎Bupati Taput Dorong Penetapan Kawasan Wisata Muara dan Penguatan Ekonomi Lokal‎

“Untuk kandang ayam diharapkan untuk desinfeksi (dibersihkan) menggunakan cairan desinfektan ataupun menggunakan sabun cuci baju atau deterjen,” terang Binarta usai melakukan investigasi laporan kematian ayam di Desa Tarumanegara, Selasa (21/01/2025).

Adapun untuk bangkai ayam yang mati agar tidak dibuang ke sembarang tempat, melainkan harus dibakar dan dikubur ditempat yang jauh dari pemukiman.

Dia juga mengimbau untuk meminimalisir kontak dengan ayam peliharaan yang terlihat sakit. “Atau setelah kontak dengan ayam yang sakit untuk segera mencuci tangan menggunakan air mengalir memakai sabun,” ujarnya.

(Iman)

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga
Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli
Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:32 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:49 WIB

Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:44 WIB

KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:27 WIB

Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:29 WIB

‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Pemkab Taput Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

Berita Terbaru