TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral gelar pelatihan digitalisasi pemasaran bagi 25 pemuda dari 5 Kecamatan Tapanuli Utara di Aula Mini Angel Outbond Aek Situmandi, Kelurahan Partali Toruan Tarutung.
Pantauan media, pelatihan digitalisasi kali ini didominasi perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) binaan Dekranasda Tapanuli Utara.
Yakni dari Kecamatan Siborongborong, Sipoholon, Tarutung, Siatas Barita dan Muara yang bergerak dari ragam usaha sekelas home industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka (peserta) terlihat serius mengikuti materi yang disajikan praktisi digital marketing Debariz Even Organizer bernama Al’nazri Prayoga dari SkySea Techmedia.

Ridwan Sinaga, koordinator lapangan Debariz Even Organizer mengatakan, dalam tiga hari pelatihan peserta disuguhi 3 materi bimbingan teknis digitilisasi pemasaran sentra industri kecil menengah di Tapanuli Utara.
” Hari pertama peserta menerima materi pengenalan wirausaha, SIINas dan dasar-dasar digital marketing. Lalu hari ini strategi konten dan pengelolaan media dan esok dihari penutupan dengan materi optimalisasi, iklan dan tindak lanjut,” papar Ridwan pada Jumat (01/08/2025).
Ridwan optimis usai pelatihan, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk mengelola aplikasi Canva dan Capcut untuk menjual dan mempromosikan produk IKM Centra dari media sosial .
“Produk IKM centra sangat bagus di promosikan di era digital ini.
Selain mendapatkan hasil dari penjualan langsung juga mendapat hasil dari penjualan di media sosial,” katanya.
Ridwan pun mengajak pelaku UMKM mau berinovasi dengan kecanggihan digitilisasi lewat android atau pun iPhone khususnya dalam memasarkan produknya mendunia.
“Bukan hanya konsep penjualan yang monoton sebelum nya sudah berubah menjadi yang lebih baik. Dimana penjual sudah bisa mengaplikasikan memproses penjualannya lebih menarik dgn mengunakan aplikasi Canva dan Capcut,” terang Ridwan.
Drs Gibson Siregar, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Tapanuli Utara mengapresiasi upaya Pemprovsu menghadirkan praktisi digital marketing profesional bisa hadir melatih pemuda pelaku usaha daerah itu.
“Ini jelas atas upaya dan kontribusi atau pun kolaborasi Dekranasda Tapanuli Utara dengan Pemprovsu,” kata Gibson.
Gibson menitip harapan kepada peserta, hendaknya usai pelatihan ini, peserta akan menjadi duta-duta marketing produk UMKM Tapanuli Utara lebih mendunia.
“Yang saya amati usai pelatihan tahun lalu, dampaknya terhadap transaksi puluhan juta penjualan ulos harungguan produk UMKM tenun kita. Jadi mari kita dukung dan beri motivasi kepada pemuda. Dan mari kita belanja terhadap barang-barang yang dipasarkan UMKM kita,” pungkas Gibson.
Pardomuan Hutabarat dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tapanuli Utara mengatakan sebagian dari 25 peserta akan di kurasi atau disaring menjadi tenaga pemasaran produk UMKM Tapanuli Utara.
“Mereka 5 peserta yang terbaik akan ditempatkan di Dekranasda. Mereka menjadi tenaga profesional yang akan memasarkan produk produk binaan kita,” kata Pardomuan Hutabarat.















