Dugaan Pungli, Kepala SD Negeri 175766 Bebani Orang Tua Siswa

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Walau sudah ada aturan yang melarang untuk dilakukan pungutan, namun masih ada saja oknum kepsek (kepala sekolah) yang menyalahgunakan peluang adanya bantuan dari salah satu gereja berupa sepatu pada siswa SD Negeri 175766 Bonanionan, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Parmonangan.

Beberapa orang tua siswa keberatan adanya pungutan untuk siswa tersebut sebesar Rp 15 ribu per orang.

Saya keberatan atas pungutan uang tersebut, bukan masalah besar kecilnya tapi kenapa tidak ada pemberitahuan pada kami, baik dari komite sekolah. Tiba-tiba anak kami minta uang Rp 15 ribu tidak tahu entah kemana peruntukan nya” ucap orang tua siswa yang enggan disebut namanya.

Hal senada juga dikatakan inisial N, bahwa itu pungli, padahal itu bantuan dari gereja untuk anak sekolah jangan jadi pemanfaatan.

Yang jelas ini jadi beban, kami sebagai orang tua tidak terima, ini perlu di usut, padahal informasi dari sekolah lain yang dapat bantuan tidak ada kutipan atau pungutan kenapa di sekolah ini ada pungutan” terangnya dengan nada kesal. Selasa 30/09/2025.

Sementara, Ketua komite sekolah Manatap Manalu dihubungi melalui ponsel nya tidak mengetahui tentang adanya bantuan seperti apa dan pungutan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang

Saya Ketua komite tidak mengetahui adanya bantuan atau pungutan. Seharusnya dari perwakilan orang tua saya harus tau dan di musyawarah kan. Sudah terlalu sepele kepala sekolah, ini harus dilaporkan dan di usut karena dia semena-mena, bila perlu harus di evaluasi” tukasnya.

Terpisah, Plt Kepala sekolah SD Negeri 175766 M. Manalu membenarkan adanya pungutan untuk siswa. Dan jumlah siswa di sekolah nya sebanyak 89 orang.

Baca Juga :  Waspada, Segerombolan Orang Mengaku Plt. PWI Banten "Meminta - Minta" Dengan Kedok Konferensi

Benar adanya pungutan, tapi itu hanya biaya transpot” ujarnya singkat.

Orang tua siswa berharap kepada aparat penegak hukum baik pemerintah supaya ditindak tegas dan tidak preseden buruk bagi dunia pendidikan di Tapanuli Utara.

Berita Terkait

LPK Mori Silangit Hadiri Perayaan HUT ke-27 SMA PGRI 20 Siborongborong Kini Jadi Prioritas Siswa di Taput
‎Hardiknas di Siborongborong: Bupati Taput Tegaskan Pendidikan Karakter Prioritas Utama Hadapi Era AI‎
Upacara Hardiknas, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Semua Anak!
Di Kota Tangerang, Buka pendaftaran Pra SPMB SD dan SMP Tahun Ajaran 2026
Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emass
Kedepankan Pendekatan Persuasif, Pemkot Tangerang Amankan Aset Eks SDN Rawa Bokor
Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa
LPK SO Mori Gelar Sosialisasi di Beberapa SMK/SMA Negeri dan Swasta di Wilayah IX Taput – Humbahas
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:50 WIB

LPK Mori Silangit Hadiri Perayaan HUT ke-27 SMA PGRI 20 Siborongborong Kini Jadi Prioritas Siswa di Taput

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:00 WIB

‎Hardiknas di Siborongborong: Bupati Taput Tegaskan Pendidikan Karakter Prioritas Utama Hadapi Era AI‎

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:30 WIB

Upacara Hardiknas, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Semua Anak!

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WIB

Di Kota Tangerang, Buka pendaftaran Pra SPMB SD dan SMP Tahun Ajaran 2026

Selasa, 28 April 2026 - 14:14 WIB

Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emass

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WIB

Kedepankan Pendekatan Persuasif, Pemkot Tangerang Amankan Aset Eks SDN Rawa Bokor

Senin, 20 April 2026 - 18:07 WIB

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

LPK SO Mori Gelar Sosialisasi di Beberapa SMK/SMA Negeri dan Swasta di Wilayah IX Taput – Humbahas

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri

Rabu, 3 Jun 2026 - 02:33 WIB