Ribuan Kapal Nelayan Muara Angke Susah Sandar Membuat Bongkar Hasil Laut Terlambat

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id- Ribuan kapal di Dermaga Kali Asin, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara,kondisi ini menyebabkan proses bongkar muat berjalan lambat dan menyulitkan aktivitas para nelayan.

Kondisi ini menyebabkan proses bongkar muat hasil tangkepan ikan terlambat karena kapal-kapal harus menunggu berhari-hari hanya untuk bersandar di dermaga.

Berdasarkan survei lapangan pengamatan Poskotanews.co.id di lokasi pada Rabu (28/1/2026), ratusan kapal terlihat terparkir rapat di dermaga. Kapal-kapal tersebut berdempetan tanpa jarak yang memadai, bahkan sebagian di antaranya saling bersentuhan satu sama lainnya,akibat keterbatasan ruang untuk bersandar kapal.

Saat berada di lokasi, melihat sejumlah kapal berupaya memindahkan posisi untuk memberi ruang bagi kapal lain. Proses tersebut kerap diwarnai teriakan para nelayan karena kapal mereka saling berbenturan satu sama lain, akibat jarak yang sangat sempit.

James Wiling, salah seorang pemilik kapal di Dermaga Kali Asin, mengatakan kepadatan ini membuat proses bongkar muat kapal miliknya bisa memakan waktu hingga dua hari.

Kapal kami mau masuk aja, ya Allah !,susah amat itu dua hari dua malam, Pak. Padahal jangka kaki kami itu lima menit atau 10 menit enggak nyampe (ke ujung dermaga),” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu.(28-1-2026)

James menyebutkan, kondisi kepadatan kapal mulai semakin parah sejak November 2025. Hingga kini, ia memperkirakan jumlah kapal yang terparkir di Dermaga Kali Asin telah mencapai lebih dari 1.000 unit.

Baca Juga :  Countdown Tahun Baru Lebih Meriah di AEON MALL Sentul City

Ia juga mengungkapkan belum melihat adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah untuk membantu mengurai kepadatan kapal di kawasan tersebut.

Saya bilang ini mudah sebenarnya permasalahan ini bisa selesai asal Pemprov turun tangan selesai. Tapi kalau Pemprov enggak turun tangan langsung, kami itu sebagai masyarakat doang yang punya kapal. Bagaimana cara mengatasinya?” tuturnya.

Menurut James, persoalan yang dihadapi para nelayan sebenarnya bukan hal yang rumit jika mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  SMSI Kota Tangerang dan Komunitas Wartawan Mengecam Keras Insiden Pemukulan Jurnalis di Semarang

Kalau dibilang semrawut bukannya tempatnya tidak memadai.tapi Kurang perhatian dari pengaturan, kalau diperhatikan saya yakin kok pasti bisa.Masa sekecil kayak gini enggak bisa beresin,” tambahnya.

Cip

Berita Terkait

Perkuat Layanan Transportasi, Maryono Teken Kerjasama Bidang SDM dengan Kemenhub
Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Walikota Tangerang: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat
SPPG Jakut Kelapa Gading Pegangsaan Dua 2 Raih Predikat Dapur Terbaik dari Badan Gizi Nasional
Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan
Hadiri RUPS BJB, Sekda Harap Terus Berikan Kontribusi bagi Pembangunan Kota Tangerang
Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci
Bupati Taput Dukung Penuh LPK SO Mori Silangit Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang
Pemkab Taput Percepat Pematangan Kawasan Pertanian Terpadu 50 Hektare di Desa Silait-lait
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:52 WIB

Perkuat Layanan Transportasi, Maryono Teken Kerjasama Bidang SDM dengan Kemenhub

Kamis, 30 April 2026 - 16:56 WIB

Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Walikota Tangerang: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 13:00 WIB

SPPG Jakut Kelapa Gading Pegangsaan Dua 2 Raih Predikat Dapur Terbaik dari Badan Gizi Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 14:55 WIB

Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan

Rabu, 29 April 2026 - 04:38 WIB

Hadiri RUPS BJB, Sekda Harap Terus Berikan Kontribusi bagi Pembangunan Kota Tangerang

Selasa, 28 April 2026 - 17:37 WIB

Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci

Selasa, 28 April 2026 - 17:04 WIB

Bupati Taput Dukung Penuh LPK SO Mori Silangit Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang

Selasa, 28 April 2026 - 10:22 WIB

Pemkab Taput Percepat Pematangan Kawasan Pertanian Terpadu 50 Hektare di Desa Silait-lait

Berita Terbaru