TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Petani mengeluhkan kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Kondisi tersebut terjadi karena dampak bencana banjir di Aceh, penyaluran pupuk menjadi terhambat.
Plt Dinas Pertanian Taput Viktor Siagian mengaku disorot masyarakat karena kelangkaan pupuk. Namun dia menegaskan distribusi pupuk bukan kewenangannya.
“Saya selalu disorot terkait kelangkaan Pupuk Bersubsidi seperti NPK, Urea. Tetapi kami tegaskan bahwa itu karena bencana dan perusahaan rusak karena banjir” kata Viktor Siagian di dampingi Kabid Revansius Nababan kepada Poskotanews.co.id di ruang kerjanya, rabu (11/03/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, informasi pupuk datang dari Kalimantan melalui pelabuhan Belawan setelah pabrik pupuk yang di Aceh rusak di terjang musibah bencana banjir kemarin. Dia juga berharap tidak ada kendala penyaluran ke Taput.
Viktor juga mengakui bahwa Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat sudah menyurati PT Pupuk Indonesia sampai 3 kali. Dan sudah dilaporkan ke komisi B DPRD Kabupaten Tapanuli Utara.
“Tidak ada wewenang kami, hanya bisa menyurati, dan sudah buat jadwal kunjungan ke PT Pupuk Indonesia. Semoga masyarakat sabar bulan ini tuntas dan distributor kita nanti ada 4 untuk melayani 15 kecamatan” ucapnya.
Lain halnya disampaikan Adam dari PT. Pupuk Indonesia, bahwa stok pupuk subsidi Provinsi Sumatera Utara sedang dalam kondisi percepatan pengisian gudang lini 3.
Untuk kendala pemenuhan di Sumatera Utara sendiri dikarenakan semua produksi pupuk subsidi saat ini dari Pupuk Iskandar Muda Aceh dan beberapa waktu lalu baru saja tertimpa bencana banjir yang mempengaruhi produksi pupuk subsidi.
“Jadi untuk saat ini Sumatera Utara tetap kami upayakan pemenuhan stoknya melalui Banstok Pupuk Subsidi dari Petrokimia Gresik dan Pupuk Kalimantan Timur hingga Produksi Pupuk Iskandar Muda berjalan normal” terangnya.
Dia juga mengatakan untuk Kabupaten Tapanuli Utara, setiap harinya tetap ada droping di Gudang Lini 3 Siborongborong baik Urea maupun NPK.
Lebih lanjut diterangkan, untuk target pengisian Gudang Lini 3, Kabupaten Tapanuli Utara di bulan Februari – Maret dikarenakan berada di periode musim tanam sudah di targetkan pengisian 1500 NPK dan 1000 ton Urea.















