Terkait Mutu Proyek Pengendali Dasar Sungai Sigeaon, PPK Cuek

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Munculnya masalah dugaan penyimpangan proyek pengendali dasar Sungai Sigeaon yang berlokasi di Kecamatan Tarutung sepertinya dicuekin pihak balai wilayah sungai selaku pihak pengelola.

Demikian juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan tersebut Antony Siahaan terkesan tidak perduli soal kualitas proyek tersebut yang kondisinya jauh dari standart mutu sebagaimana temuan Civitas LSM Anti Korupsi baru baru ini.

Antony yang dihubungi sejumlah wartawan melalui seluler nya malah tidak merespon semua pertanyaan, sehingga kondisi proyek yang didanai APBN 2024 Rp 18 Miliar itu masih tetap tidak ada perbaikan.

Sebelumnya diberitakan proyek pembangunan prasarana pengendali dasar Sungai Sigeaon berbiaya Rp 18 Miliar dari APBN 2024 Desember lalu sudah selesai dikerjakan namun mutu blok beton yang dipasang pada sisi kiri dan kanan sungai banyak yang pecah diduga pengerjaannya tidak melalui prosedur yang benar.

Tadi kami sudah cek ke lapangan, dimana kami melihat dan curiga proses pabrikasi blok beton yang digunakan seperti tidak memakai bathcing plant. Sehingga banyak yang sudah pecah,” ujar Civitas LSM Anti Korupsi Taput Patar L Gaol

Untuk itu pihaknya berharap sekaligus mendesak pihak penegak hukum melakukan pemanggilan terhadap pengelola maupun rekanan yang mengerjakan proyek itu.

Baca Juga :  Disporapar Gelar Rapat Evaluasi Dan Sosialisasi Terhadap Pelaku Usaha Pariwisata

Tujuannya kata dia bukan semata mata untuk mencari kelemahan namun lebih kepada menjaga kwalitas atau mutu beton yang dipasang sudah sesuai standar mutu yang berlaku.

Baca Juga :  Capaian Pembangunan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia

Karena dari pantauan kami di lapangan, sangat banyak penyimpangan. Salah satunya campuran material bangunannya diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Serta diduga telah terjadi konspirasi atara dinas pengelola dengan rekanan, dan minimnya pengawasan dari pihak intansi terkait” tandasnya.

Terpisah, R Simajuntak Humas PT Alam Lintas Indonesia menyebut pekerjaan sudah maksimal.

Disinggung soal blok beton yang pecah dan tidak menggunakan tulang besi, R Simajuntak tidak komentar.

Berita Terkait

‎Bupati JTP Hutabarat: Filosofi Pendidikan Batak Adalah Peluang Emas Membangun Taput‎
‎Bupati Tapanuli Utara Pimpin Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung‎
‎Dukungan Langsung Bupati JTP: Traktor dan Irigasi Disetujui Untuk Kelompok Tani Tulason Tani Sukses‎
Sinergi Pemkab Tapanuli Utara bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan‎
‎Pemkab Tapanuli Utara Lepas Keberangkatan 7 Calon Haji, Harapkan Kembali Tetap Sehat‎
Wakil Bupati Hadiri Pendistribusian KKS di Tarutung
Komitmen Hunian Layak, Bupati JTP Hutabarat Tinjau Huntap dan Huntara di Kecamatan Adian Koting
‎Bupati Taput Dorong BUMDes Sisordak Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis‎
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:17 WIB

‎Bupati JTP Hutabarat: Filosofi Pendidikan Batak Adalah Peluang Emas Membangun Taput‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14 WIB

‎Bupati Tapanuli Utara Pimpin Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:09 WIB

‎Dukungan Langsung Bupati JTP: Traktor dan Irigasi Disetujui Untuk Kelompok Tani Tulason Tani Sukses‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:04 WIB

Sinergi Pemkab Tapanuli Utara bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:40 WIB

Wakil Bupati Hadiri Pendistribusian KKS di Tarutung

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:33 WIB

Komitmen Hunian Layak, Bupati JTP Hutabarat Tinjau Huntap dan Huntara di Kecamatan Adian Koting

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:29 WIB

‎Bupati Taput Dorong BUMDes Sisordak Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:26 WIB

Audiensi DPC SPRI Taput dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah

Berita Terbaru