LSM Kompak Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Triliunan Jaringan Fredi Tan di BUMD DKI

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabriel Goa Ketua KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Poskotanews.co.id/Dok Ist)

Gabriel Goa Ketua KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Poskotanews.co.id/Dok Ist)

JAKARTA, Poskotanews.co.id – Lembaga masyarakat antikorupsi, Kompak Indonesia, melayangkan gugatan moral kepada negara agar segera hadir dan bertindak tegas dalam dugaan praktik korupsi besar-besaran yang melibatkan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI Jakarta.

Ketiga perusahaan yang dimaksud adalah PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PD Pasar Jaya, dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Dugaan korupsi diduga kuat terjadi melalui kerja sama mencurigakan dengan tujuh perusahaan swasta yang dimiliki oleh sosok bernama Fredie Tan (FT), sejak 2002 hingga kini.

Baca Juga :  Pengedar Narkotika Diamankan Ditresnarkoba Polda Banten

Modus yang digunakan beragam: mulai dari penggelapan aset, kerja sama tanpa lelang, hingga penjualan aset di bawah harga pasar dan penghindaran pajak. Tak hanya itu, Kompak Indonesia juga menyebut keterlibatan oknum pejabat tinggi perusahaan BUMD dan Kejaksaan Agung, termasuk seorang mantan Dirut yang kini menjadi menteri di era Presiden Jokowi, berinisial BKS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerugian negara diperkirakan mencapai belasan triliun rupiah, mencakup aset-aset strategis di kawasan Pluit, Kamal Muara, Pulomas hingga Ancol. Beberapa aset yang disebut antara lain Hotel Permata Indah, Rumah Susun Blok MN, pasar HWI/Lindeteves, dan bangunan eks diskotek Lucky Star.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama Polri dan Media, Ketua PWI Kabupaten Tangerang: Terus Tingkatkan Sinergitas Media

“Kasus ini pernah menyeret Freddie Tan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 2014, namun dihentikan tanpa alasan yang jelas. Dugaan kuat ada keterlibatan pejabat kejaksaan yang juga duduk sebagai komisaris di perusahaan milik FT,” tulis Kompak Indonesia dalam siaran pers tertanggal 16 April 2025.

Sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi, Kompak Indonesia mendesak Gubernur DKI Jakarta segera mengevaluasi semua kerja sama BUMD dengan pihak swasta. Selain itu, Kompak juga meminta KPK turun tangan untuk mengusut kasus ini secara tuntas tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Penertiban Bangunan di Bantaran Kali Alar Jiban Berjalan Kondusif

Laporan resmi telah dikirimkan ke Gubernur DKI Jakarta dan KPK sejak Maret 2025. Kompak berharap kasus ini tidak kembali ditutup dan para pelaku benar-benar dihukum serta dipaksa mengembalikan kerugian negara demi keadilan bagi rakyat.

(Sumber Kompak)

Berita Terkait

Respons Perubahan Global, Firdaus Intruksikan Anggota SMSI Jadi Pemandu Informasi yang Sehat
Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota
Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial
HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan Hingga Pantai Anyer–Carita
HPN Tanpa Wali Kota, Apakah Pemkot Tangerang Mulai Berjarak dari PWI..?
Rayakan HPN 2026, PWI Kota Tangerang dan Perumda TB Potong Tumpeng Bersama
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat ‘Retret’ Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:35 WIB

Respons Perubahan Global, Firdaus Intruksikan Anggota SMSI Jadi Pemandu Informasi yang Sehat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:41 WIB

Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:59 WIB

Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan Hingga Pantai Anyer–Carita

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18 WIB

HPN Tanpa Wali Kota, Apakah Pemkot Tangerang Mulai Berjarak dari PWI..?

Senin, 9 Februari 2026 - 12:49 WIB

Rayakan HPN 2026, PWI Kota Tangerang dan Perumda TB Potong Tumpeng Bersama

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:48 WIB

Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat ‘Retret’ Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara

Berita Terbaru