Program Gampang Sembako Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Tangerang Capai 5,20 Persen di 2025

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Program Gampang Sembako yang digagas Pemerintah Kota Tangerang terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru, laju pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang meningkat dari 5,04 persen pada 2024 menjadi 5,20 persen pada 2025, seiring dengan penurunan tingkat kemiskinan dari 5,43 persen menjadi 5,19 persen.

Asisten Daerah (Asda) 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan Program Gampang Pangan Murah yang digelar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

”Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi nasional,” tutur Ruta, Kamis (22/01/2026).

Selain menyediakan akses pangan murah, Pemerintah Kota Tangerang juga mendorong penguatan ketahanan pangan melalui gerakan urban farming yang melibatkan 76 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 39 Kelompok Pemberdayaan Ikan.

Baca Juga :  Maryono Ajak Teladani Rasul dalam Merawat Kerukunan

”Sepanjang 2025, program urban farming tersebut berhasil menghasilkan berbagai komoditas pangan, antara lain 100.920 polybag tanaman cabai, tomat, dan terong, 352.717 ekor ikan nila dan lele, 11.147 polybag tanaman obat keluarga (TOGA), serta 45 ekor hewan ternak kambing dan domba,” ungkap Ruta.

Di sektor pertanian, Kota Tangerang memiliki 11 Kelompok Tani (Poktan) yang terdiri dari 7 Poktan tanaman pangan dan 4 Poktan hortikultura. Tujuh Poktan tanaman pangan tercatat mengelola 98 hektare lahan sawah padi dan selama tahun 2025 mampu memproduksi 846 ton beras.

Baca Juga :  Pemantauan Langsung oleh Pj Bupati Tangerang untuk Atasi Banjir di Perumahan Binong

”Sementara itu, Poktan hortikultura menghasilkan 4,7 ton cabai besar dan 4,9 ton bawang merah. Kedepan, program ini akan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia
Waspada Cuaca Berubah, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Jaga Kesehatan
Pelatihan Desain Grafis dan Digital Printing Kota Tangerang Dibuka
Harlah Pancasila 2026, Sachrudin Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang Ajak Komunitas Hidupkan Ruang Publik dengan Aksi Positif
Edukasi Kebencanaan di 10 SMPN, Dinsos Kota Tangerang dan TAGANA Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar
Kota Tangerang Siapkan Pusat Daur Ulang Modern untuk Perkuat Pengelolaan Sampah
Kolaborasi Tangani Banjir, Sachrudin-Andra Soni Tinjau Normalisasi Situ Bulakan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:03 WIB

Waspada Cuaca Berubah, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Jaga Kesehatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Pelatihan Desain Grafis dan Digital Printing Kota Tangerang Dibuka

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Harlah Pancasila 2026, Sachrudin Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:40 WIB

Wali Kota Tangerang Ajak Komunitas Hidupkan Ruang Publik dengan Aksi Positif

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:07 WIB

Edukasi Kebencanaan di 10 SMPN, Dinsos Kota Tangerang dan TAGANA Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar

Senin, 25 Mei 2026 - 08:25 WIB

Kota Tangerang Siapkan Pusat Daur Ulang Modern untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kolaborasi Tangani Banjir, Sachrudin-Andra Soni Tinjau Normalisasi Situ Bulakan

Berita Terbaru

Bisnis

LPK SO Mori Centre Hadiri Rakor Pembentukan LTSA Sumut 

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:50 WIB