Warga Protes, Keluhkan Bau RDF ke Gubernur

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id-
Salah seorang ibu yang merupakan warga sekitar yang merasakan dampak bau dari RDF mengeluhkan hal tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,ketik dalan sesi jumpa pers peresmian Taman Kelinci Roci, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara pada Jumat (30/1/2026).

Tidak terduka di lokasi, perempuan tersebut seketika berbicara ke Pramono saat ia sedang menjawab pertanyaan wartawan terkait masalah di RDF.

Kemarin baunya masih sangat terasa, Pak. Saya setiap hari lewat situ, Pak,” keluhnya ke sang Gubernur.

Pramono mengatakan bahwa ia mengetahui ada keluhan warga tersebut.

“Ya, saya tahu itu,” jawab Pram.

Warga tersebut kemudian mengeluhkan sakit akibat bau dan biaya pengobatan yang mereka tanggung sendiri.

Pram merespon dengan mengatakan Pemprov DKI bisa bertanggung jawab mengenai masalah biaya pengobatan.

Warga tersebut merespon balik pernyataan Pramono dengan tuntutan meminta RDF untuk ditutup.

Baca Juga :  PWI Kota Tangerang Siap Mengawal Jalannya SPMB 2026

Tapi kami tidak mau sakit seperti ini, Pak !,pokonya Kami minta RDF itu ditutup, Pak,” tutur warga tersebut.

Warga itu melanjutkan berbicara mengenai keluhannya dengan nada menangis.

Saya tidak mau sakit terus seperti ini, Pak. Tolong, Pak, sungguh. Saya mual, pusing setiap hari mencium bau itu,” ucapnya sembari mengusap air mata.

Pramono mengatakan pembangunan RDF memakan biaya yang cukup tinggi sehingga problemnya akan lebih rumit jika
ditutup.

Jadi RDF ini terus terang kan dibangun bukan di era saya. Biayanya cukup tinggi. Kalau kemudian saya tutup, ini problemnya lebih rumit lagi, enggak mungkin,” ungkap Pram.

Interaksi berakhir saat Pramono mengatakan mengingat sudah pernah dua kali bertemu warga yang mengeluhkan RDF tersebut dan sesi jumpa pers dilanjutkan.

Baca Juga :  Dukung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI dan Wakil, Serta 13 Program Akselerasi

Ya ingat waktu itu kan kita ketemu, dua kali bahkan ketemu. Jadi semua persoalan masyarakat kan saya dengarkan,” respon Pramono.

Cip

Berita Terkait

‎Bupati JTP Hutabarat: Filosofi Pendidikan Batak Adalah Peluang Emas Membangun Taput‎
‎Bupati Tapanuli Utara Pimpin Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung‎
‎Dukungan Langsung Bupati JTP: Traktor dan Irigasi Disetujui Untuk Kelompok Tani Tulason Tani Sukses‎
Sinergi Pemkab Tapanuli Utara bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan‎
‎Pemkab Tapanuli Utara Lepas Keberangkatan 7 Calon Haji, Harapkan Kembali Tetap Sehat‎
Wakil Bupati Hadiri Pendistribusian KKS di Tarutung
Komitmen Hunian Layak, Bupati JTP Hutabarat Tinjau Huntap dan Huntara di Kecamatan Adian Koting
‎Bupati Taput Dorong BUMDes Sisordak Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis‎
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:17 WIB

‎Bupati JTP Hutabarat: Filosofi Pendidikan Batak Adalah Peluang Emas Membangun Taput‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14 WIB

‎Bupati Tapanuli Utara Pimpin Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:09 WIB

‎Dukungan Langsung Bupati JTP: Traktor dan Irigasi Disetujui Untuk Kelompok Tani Tulason Tani Sukses‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:04 WIB

Sinergi Pemkab Tapanuli Utara bersama DPR-RI Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:40 WIB

Wakil Bupati Hadiri Pendistribusian KKS di Tarutung

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:33 WIB

Komitmen Hunian Layak, Bupati JTP Hutabarat Tinjau Huntap dan Huntara di Kecamatan Adian Koting

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:29 WIB

‎Bupati Taput Dorong BUMDes Sisordak Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:26 WIB

Audiensi DPC SPRI Taput dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah

Berita Terbaru