TANGERANG, Poskotanews.co.id – Kondisi Danau Cipondoh, salah satu ikon kebanggaan Kota Tangerang, kini memprihatinkan. Luasnya yang dulu mencapai sekitar 126 hektare, kini dilaporkan menyusut menjadi hanya 98 hektare. Penyusutan drastis ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan anggota dewan.
Tasril Jamal, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, mengungkapkan rasa mirisnya melihat kondisi danau bersejarah ini. Ia menduga penyusutan tersebut merupakan akibat dari praktik reklamasi dan penguasaan lahan yang tak terkendali, menggerus aset penting bagi masyarakat.

“Kita miris melihat danau Cipondoh yang merupakan ikon Kecamatan Cipondoh kondisinya semakin tergerus,” kata Tasril kepada Awak Media usai Rapat Paripurna DPRD HUT ke-33 Kota Tangerang, Sabtu (28/02).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi situasi genting ini, Tasril mendesak agar Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang segera mengambil langkah konkret. Ia menekankan pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan sekaligus menyelamatkan Danau Cipondoh.
“Karena ini aset strategis dan ruang terbuka hijau masyarakat. Segera selamatkan danau Cipondoh,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, menunjukkan urgensi penyelamatan aset vital tersebut.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa sertifikat situ/danau Cipondoh kini telah kembali ke tangan Provinsi Banten.
“Ya artinya penguasaanya sudah kembali ke Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni seusai Rapat Paripurna DPRD.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pengecekan terkait luas situ/danau Cipondoh yang sebelumnya diterbitkan berdasarkan Hak Guna Bangunan (HGB) oleh Pemprov Jawa Barat. Gubernur berharap agar Danau Cipondoh tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat.
“Saya bersama pak Wali Kota Tangerang juga dengan Ketua DPRD, rencana Kita akan keliling di situ itu untuk melihat potensi-potensi apa saja yang bisa kita lakukan,” ujarnya, menandakan adanya rencana kolaborasi untuk menggali potensi danau tersebut.(adv)















