Ratusan Prades di Lebak Berutang Akibat Tertundanya Honor 3 Bulan

Rabu, 20 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi Perangkat Desa.(ist)

Illustrasi Perangkat Desa.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Lebak | Ratusan perangkat desa (Prades) di Kabupaten Lebak, Banten, menghadapi kesulitan finansial karena belum menerima honor selama tiga bulan terakhir. Kondisi ini memaksa mereka untuk berutang guna memenuhi kebutuhan hidup serta operasional pemerintahan desa.

Kepala Desa Cirendeu di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, Herdiana, menyatakan bahwa sejak Januari hingga pertengahan Maret 2024, belum ada kejelasan mengenai pencairan Alokasi Dana Desa (ADD). Akibatnya, dana operasional dan honorarium bagi Prades belum dapat dibayarkan. “Kami terpaksa berhutang untuk membiayai operasional desa serta kebutuhan hidup,” ucap Herdiana dalam wawancara dengan awak media, pada Selasa (19/3/2024).

Baca Juga :  Luar Biasa, RSUD Kabupaten Bekasi Memiliki Fasilitas Cathlab Canggih

Menanggapi situasi tersebut, Herdiana telah berusaha mempertanyakan status pencairan ADD kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi kapan dana tersebut bisa dicairkan. Herdiana menekankan pentingnya dana operasional dan honor untuk Prades karena ini sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dari pihak DPMD Kabupaten Lebak, Kepala DPMD Oktavianto Arief Ahmad menjelaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) untuk pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) biasanya diadakan pada Januari atau Februari. Namun, karena ada pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) serta larangan berkumpul menjelang pencoblosan, Musdes baru dapat dilaksanakan pada akhir Februari 2024.

Arief menyebutkan tahapan selanjutnya untuk pencairan ADD membutuhkan desa untuk menginput APBDes mereka ke dalam Sistem Keuangan Desa (Siskudes). Hingga saat ini, dari data yang direkapitulasi oleh DPMD Lebak, ada lebih dari 260 desa yang telah menyelesaikan proses input data ke Siskudes, sementara sisanya masih dalam proses.

Baca Juga :  BUMD Nias Barat Salurkan 175 Ekor Bibit Babi Unggul ke 6 BUMDes, Dorong Ekonomi Desa

Situasi terhenti pencairan ADD ini tidak hanya memberikan dampak finansial bagi para Prades, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat yang menjadi salah satu tanggung jawab utama perangkat desa. Keterlambatan ini menjadi perhatian yang mendesak bagi pemerintah setempat untuk menemukan solusi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.(wld)

Berita Terkait

‎Pemkab Taput Tekankan Pembinaan Karakter dan 5 Pesan Emas pada Jambore Nasional HKBP‎
Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”
Pemerintah Desa Bakung Gelar Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun 2027
Bupati Taput Tinjau Pengembangan dan Penataan Kawasan Kota
‎Bupati Taput Dorong Peserta Pelatihan Furnitur BLK Silangkitang Jadi Wirausaha Mandiri‎
SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat
Pemdes Pagedangan Ilir Gelar Rapat Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Kelompok Nelayan Desa
‎Pemkab Taput Dukung Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Masyarakat Ingat “TIR”‎
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:01 WIB

‎Pemkab Taput Tekankan Pembinaan Karakter dan 5 Pesan Emas pada Jambore Nasional HKBP‎

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:57 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:14 WIB

Bupati Taput Tinjau Pengembangan dan Penataan Kawasan Kota

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:11 WIB

‎Bupati Taput Dorong Peserta Pelatihan Furnitur BLK Silangkitang Jadi Wirausaha Mandiri‎

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pemdes Pagedangan Ilir Gelar Rapat Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Kelompok Nelayan Desa

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:41 WIB

‎Pemkab Taput Dukung Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Masyarakat Ingat “TIR”‎

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:52 WIB

Pertemuan Dengan Menteri Singapura, Gubernur Pramono Siapkan Lompatan Baru Jakarta

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:05 WIB