Menghadapi Ironi di Hari Pendidikan: Guru di Banten Menantikan Pembayaran Honor

Kamis, 2 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hardiknas.(radarbanten)

Upacara peringatan Hardiknas.(radarbanten)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Banten | Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei, Indonesia merenungkan pentingnya pendidikan dalam membentuk dasar pembangunan bangsa dan menghargai perjuangan para pendidik yang telah berkontribusi dalam proses pembelajaran. Namun, di tengah perayaan, terdapat ironi yang mengemuka dari Provinsi Banten. Guru-guru SMA dan SMK di wilayah tersebut masih menunggu pembayaran Gapok KJM bulan April 2024 yang hingga saat ini belum juga cair.

Baca Juga :  Jelang Hakordia, Polri perkuat komitmen Pegawai Pajak Agar Tidak Korupsi

Permasalahan ini bukanlah hal baru, melainkan dilema yang setiap tahunnya terulang, menyebabkan kegelisahan di kalangan para pendidik. Keterlambatan pembayaran honor bagi guru non-ASN SMA dan SMK di Banten telah menjadi rahasia umum yang belum menemukan solusi permanen. Meskipun keadaan ini seringkali memaksa guru untuk diam, ketidakpuasan dan kebutuhan akan perubahan nyata masih bergaung kuat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang apresiasi dan dukungan terhadap para guru yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. Di hari yang seharusnya dipenuhi dengan penghargaan terhadap pendidikan dan para pengabdi, realita yang dialami oleh guru-guru di Banten menjadi pengingat bahwa masih banyak tantangan yang harus diatasi dalam sistem pendidikan kita.

Sebagai tanggapan terhadap situasi ini, para stakeholder pendidikan termasuk pemerintah daerah dan pusat, serta lembaga terkait perlu mencari solusi konkret untuk mengatasi masalah keterlambatan pembayaran honor guru. Upaya ini tidak hanya akan membawa keadilan bagi para guru, tapi juga meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia secara umum. Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi momentum refleksi dan aksi nyata dalam mendukung dan memperjuangkan hak-hak para pendidik, sebagai penghargaan terhadap peran vital mereka dalam pembangunan bangsa.(wld)

Berita Terkait

Di Kota Tangerang, Buka pendaftaran Pra SPMB SD dan SMP Tahun Ajaran 2026
Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emass
Kedepankan Pendekatan Persuasif, Pemkot Tangerang Amankan Aset Eks SDN Rawa Bokor
Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa
LPK SO Mori Gelar Sosialisasi di Beberapa SMK/SMA Negeri dan Swasta di Wilayah IX Taput – Humbahas
Pemkot Tangerang Lakukan Penyesuaian Jam Belajar Sekolah Selama Ramadan
Buka Pelatihan Kepala Sekolah, Maryono: Kepala Sekolah Harus Jadi Teladan di Lingkungan Sekolah
Lewat Lomba Catur, Sachrudin Dorong Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
Berita ini 644 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WIB

Di Kota Tangerang, Buka pendaftaran Pra SPMB SD dan SMP Tahun Ajaran 2026

Selasa, 28 April 2026 - 14:14 WIB

Buka Porseni PAUD, Sachrudin: Jadikan Ruang Tumbuh Generasi Emass

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WIB

Kedepankan Pendekatan Persuasif, Pemkot Tangerang Amankan Aset Eks SDN Rawa Bokor

Senin, 20 April 2026 - 18:07 WIB

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

LPK SO Mori Gelar Sosialisasi di Beberapa SMK/SMA Negeri dan Swasta di Wilayah IX Taput – Humbahas

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:06 WIB

Pemkot Tangerang Lakukan Penyesuaian Jam Belajar Sekolah Selama Ramadan

Senin, 16 Februari 2026 - 20:00 WIB

Buka Pelatihan Kepala Sekolah, Maryono: Kepala Sekolah Harus Jadi Teladan di Lingkungan Sekolah

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:09 WIB

Lewat Lomba Catur, Sachrudin Dorong Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

Berita Terbaru