PADANG, Poskotanews.co.id – Gunung berapi di Agam dan Tanah Datar, Sumetera Barat kembali meletus dengan menyemburkan lava pijar, Jumat (23/8/2024) malam pukul 22.27 WIB. Dampak letusan tersebut, rumah warga dihujani abu vulkanik dan kerikil.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada pukul 22:27 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi 49 detik,” tulis petugas Pengamat Gunung Api, Bukittinggi, Jumat (23/08/2024).
Gunung Marapi yang sudah turun status dari siaga ke waspada, masih tetap aktif menyemburkan abu vulkanik.
“Pada malam ini, Gunung Marapi meletus dengan dahsyat, memuntahkan pijar api yang menyala terang di langit malam. Suara gemuruh yang memekakkan telinga mengiringi letusan tersebut, berlangsung cukup lama,” ucapnya.
Kata Firdaus, warga yang mendengar letusan tersebut, berhamburan keluar rumah, mencari sumber dari suara menggelegar itu.
“Hanya berselang dua menit setelahnya, terdengar bunyi seperti hujan deras di atas atap-atap rumah. Ternyata, itu adalah abu vulkanik yang turun dengan deras, butiran-butirannya sebesar pasir,” katanya.
Kondisi itu, kata Firdaus, menambah kecemasan warga. Meski suasana terasa mencekam, masyarakat tetap waspada, bergerak hati-hati untuk menghindari bahaya lebih lanjut.
“Mereka saling mengingatkan satu sama lain untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan yang lebih buruk,” katanya.
(Redaksi)















