SIBORONGBORONG SUMUT, Poskotanews.co.id– Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Sumatera Utara berkunjung dalam rangka melaksanakan koordinasi dan konsultasi di LPK Mori Centre Silangit yang beralamat di Jl. Balige Silangit, Desa Pariksabungan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara.

Turut hadir dari BP2MI Sumut, Mianhot Juandi Pandiangan, David Sirait, Dewi Purba dan mitra relawan perpanjangan tangan BP2MI di daerah, KAWAN PMI Pekerja Migran Indonesia.
Juandi Pandiangan paparkan siwa- siswi LPK Mori Centre harus terdaftar dan memiliki nomor kepesertaan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga hal- hal yang tidak di inginkan ketika sudah bekerja di Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi LPK Mori Centre karena bukan hanya melakukan pelatihan kerja, dan belajar bahasa baik budaya Jepang tetapi bisa menempatkan kandidatnya (Siswa-siswinya) untuk bekerja di Jepang” papar Juandi Pandiangan, senin (14/10/2024).
Begitu juga Rijen Sinurat, mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari BP2MI dari Provinsi Sumatera Utara dan KAWAN PMI Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia pada LPK Mori Centre.

“Berharap pada BP2MI untuk mendukung biaya dana Talangan pada siswa-siswi yang akan mau bekerja ke Jepang melalui BANK BNI dengan dukungan BP2MI seperti mengeluarkan surat rekomendasi ke pihak bank terkait” terang Rijen seraya perkenalkan diri owner di LPK Mori Centre Silangit.
Lanjut Rijen Sinurat menerangkan, bahwa LPK dengan perusahaan adakan MoU dan memberi kepercayaan kuota 100 orang per tahun dari LPK Mori Centre Silangit untuk bekerja ke Jepang.















