MUARA SUMUT, Poskotanews.co.id – Adanya laporan warga Desa Lontung terkait proyek dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2023. Terkait Pembangunan Rabat beton jalan lingkungan dan drainase Sosor Onan sebesar Rp.119.571.300, seharusnya rehabilitasi jalan lingkungan bukan pembangunan.

Ketua komunitas masyarakat adat Desa Lontung, Galumbang Rajagukguk (60) menerangkan terkait pembangunan rabat beton jalan lingkungan bukan pembangunan dari dasar, itu hanya tambal sulam.
“Pengerjaan pembangunan di Dusun II, Desa Huta Lontung Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara menjadi perbincangan buat kami masyarakat. Dikarenakan itu bukan pembangunan hanya tambal sulam yang artinya sudah ada bangunan awal yang berdiri di lokasi pembangunan” papar Ketua Adat dengan nada kesal. Senin 28/04/2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 3 titik di dusun II dari hasil musrembang desa, satu titik selesai di tambal sulam, satu titik lagi belum selesai dan titik ke tiga asal jadi di dusun II jalan perladangan hauma Silundu pembukaan jalan tidak sesuai speksi.
Proyek pembangunan rabat beton Jalan Usaha Tani (JUT) jalan perladangan hauma Silundu anggaran tahun 2023 sumber dananya dari dana desa (DD) sekitar Rp 220.000,000,-.

“Seharusnya pembangunan tersebut dikerjakan dari bawah bukan nya dari tengah, panjang bangunan rabat beton diperkirakan 300 meter dan lebar 3 meter, tetapi di tengah malah merucut tidak adalagi lebarnya 3 meter. Kami mintak Inspektorat Kabupaten Tapanuli Utara untuk periksa Kepala Desa Lontung Rommel Rajagukguk ” tegas Galumbang.
Masyarakat yang lain atas nama Warlin Rajagukguk (63) berharap Inspektorat Tapanuli Utara turun. Dia menyebut, sejak Rommel Rajagukguk menjabat sebagai Kepala Desa Lontung banyak kegiatan yang mubazir dan kurang tepat sasaran.
Praktisi hukum Ridwan Siringoringo SH. MH, juga angkat bicara supaya APIP harus turun dan mengawasi sebagaimana telah dijelaskan berdasarkan PP. Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan Dan Pengawasan Pemerintahan Daerah pada Pasal 19 bupati/walikota wajib melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap desa.

Sementara, Kepala Desa Huta Lontung Rommel Rajagukguk saat didatangi untuk di mintai keterangannya oleh wartawan Poskotanews.co.id ke kantor kepala desa, tidak berada di tempat, dan beberapa kali di telepon berdering tidak menjawab dan di chating melalui whatsapp nya tidak di balas walaupun centang dua.















