Empat Anjing Pelacak Polri Sisir Sungai Cari Tiga Korban Banjir Nagekeo

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id – Empat anjing pelacak (K9) milik Polri dikerahkan untuk mencari tiga warga yang hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/09/2025).

“Tim K9 mencari korban banjir bandang yang hilang,” kata Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suariawan, Kamis.

Empat anjing pelacak tersebut masing-masing bernama Felicia, Karel, Born, dan Mosa. Dua di antaranya berasal dari Markas Besar (Mabes) Polri, sedangkan dua lainnya milik Polda NTT. Tim Mabes Polri terdiri atas enam personel, sementara tim K9 Polda NTT diperkuat lima personel.

Anjing-anjing itu terlihat mengendus sejumlah titik di sepanjang alur sungai tempat korban diduga hanyut. Di sekitar lokasi pencarian dipasang garis polisi. Dari kejauhan, warga tampak memadati tepian sungai untuk menyaksikan aksi anjing pelacak tersebut.

Baca Juga :  Kunjungi SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Presiden Prabowo Meninjau Langsung Program MBG Untuk Anak Bangsa

Sebelumnya, empat warga Desa Sawu dilaporkan hanyut akibat banjir bandang pada 8 September 2025. Satu korban, Achiles Agustinus Busa Jago (14 bulan), ditemukan tewas pada 10 September 2025 di bawah tumpukan kayu sekitar dua kilometer dari rumahnya.

Tiga korban lainnya yang masih dalam pencarian ialah Mariano Tom Busa Jago (29), Sebastiana So’o (42), dan Desiderius Geraldi (14 bulan).

Banjir bandang di Kecamatan Mauponggo juga menyebabkan enam korban jiwa lainnya, lima orang di antaranya berasal dari Desa Sawu dan satu orang dari Desa Lokalaba. Satu korban dari Desa Sawu dilaporkan meninggal dunia di RSUD Aeremo pada Rabu (17/09/2025) sore.

Baca Juga :  BRI Kanca Tangerang Merdeka Berkolaborasi dengan Agen BRILink “Toko Alif Berkah”

Selain itu, dua warga mengalami luka berat dan dirujuk dari Puskesmas Mauponggo ke RSUD Aeremo Mbay. Dengan demikian, hingga 17 September 2025 tercatat total 11 korban akibat banjir bandang Nagekeo, termasuk korban luka-luka.

(Humas)

Berita Terkait

Polres Kepulauan Seribu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siapkan 201 Personel Amankan Idul Fitri
Raih Penghargaan, Ombudsman Sebut Pelayanan Kapolres Metro Jakut Sangat Baik
Jaga Kondusifitas Ramadan, Polsek Bekasi Selatan Gelar Apel KRYD
Jaga Kenyamanan Ramadhan Polsek Bekasi Selatan Hadir di Tengah Keramaian Pasar Tumpah
Test Urine Mendadak, Propam Polrestro Jakut Ratusan Personel Termasuk PJU Bersih dari Narkoba
Polres Taput Kembali Aktif Melakukan Program “Polantas Menyapa” Demi Peningkatan Pelayanan
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Pastikan Keamanan Warga, Kapolres Tinjau Sungai Cisadane di Kali Pasir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Kepulauan Seribu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siapkan 201 Personel Amankan Idul Fitri

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:46 WIB

Raih Penghargaan, Ombudsman Sebut Pelayanan Kapolres Metro Jakut Sangat Baik

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:47 WIB

Jaga Kondusifitas Ramadan, Polsek Bekasi Selatan Gelar Apel KRYD

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:36 WIB

Jaga Kenyamanan Ramadhan Polsek Bekasi Selatan Hadir di Tengah Keramaian Pasar Tumpah

Senin, 23 Februari 2026 - 13:59 WIB

Test Urine Mendadak, Propam Polrestro Jakut Ratusan Personel Termasuk PJU Bersih dari Narkoba

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:12 WIB

Polres Taput Kembali Aktif Melakukan Program “Polantas Menyapa” Demi Peningkatan Pelayanan

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:43 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:07 WIB

Pastikan Keamanan Warga, Kapolres Tinjau Sungai Cisadane di Kali Pasir

Berita Terbaru

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB