BEKASI, Poskotanews.co.id –
Ditengah kondisi Pemerintahan Kabupaten Bekasi yang menjadi sorotan setelah operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Bekasi Ade Kuswara dan ayahnya HM Kunang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis (18/12/2025), nama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu menjadi yang memimpin konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK
Sabtu (20/12/2025) Kapolres Bekasi saat ini dipimpin oleh KBP Sumarni SIK SH MH yang informasinya merupakan istri dari Brigjenpol Asep Guntur Rahayu.
Nama KBP Sumarni tidak asing lagi karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakapolres Metro Bekasi sebelum mendapat tugas sebagai Kapolres Subang dan terakhir Kapolresta Cirebon.
Nama KBP Sumarni masuk dalam Rotasi dan Mutasi Telegram Kapolri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 yang diterbitkan tanggal 15 Desember 2025 dan ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Anwar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa mutasi ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi serta penguatan kinerja Polri.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).
Nama Kombes Sumarni bukan sosok asing di institusi Polri. Saat menjabat Kapolres Subang, ia sempat menjadi sorotan publik ketika menangani kasus pembunuhan ibu dan anak yang menyita perhatian publik. Di tengah tekanan besar, ia dikenal dekat dengan masyarakat dengan menerapkan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah.
Mutasi besar-besaran Polri di penghujung 2025 membawa angin segar bagi Polres Metro Bekasi. Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Metro Bekasi, menggantikan Kombes Pol Musfofa yang mendapat promosi jabatan sebagai Pelaksana Sementara Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Metro Jaya.
Penempatan Kombes Sumarni figur perwira perempuan berpengalaman di wilayah penyangga Ibu Kota yang memiliki kompleksitas keamanan tinggi. Rekam jejaknya di lapangan menjadi salah satu pertimbangan utama pimpinan Polri.
Dengan pengalaman panjang dan latar belakang kepemimpinan yang kuat, kehadiran Kombes Pol Sumarni diharapkan mampu memperkuat kinerja Polres Metro Bekasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Sebelum penempatan KBP Sumarni ada beberapa Kasus yang perlu mendapat perhatian al : Kasus Intoleran di Kec Serang Baru, Banyaknya Laporan Korupsi yang tidak berujung serta meningkatnya angka kriminal di Wilayah Polrestro Bekasi serta menyukseskan Pengamanan Natal dan Tahun Baru .
Patupa Pakpahan















