JAKARTA, Poskotanews.co.id– Sebanyak 31 peserta perwakilan dari kelurahan se-Jakarta Utara ambil bagian dalam Lomba Festival Bedug Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026 yang digelar di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota administrasi Jakarta Utara. Selasa (24/2/2026), kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat jakarta dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Sekretaris Kota Walikota administrasi Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi, mengatakan festival tersebut merupakan wujud pelestarian budaya, sekaligus untuk sarana mempererat kebersamaan warga. “Ini bagian dari tradisi masyarakat jakarta, khususnya umat Islam, dalam menyambut bulan Ramadhan. Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal,” tuturnya.
Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya yang berkelanjutan dan mampu melahirkan perwakilan terbaik dari Jakarta Utara ke tingkat provinsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dya Perwita Kusuma, dalam sambutannya. menjelaskan setiap tim peserta lomba terdiri dari tujuh hingga sembilan peserta. Dalam penampilannya, peserta membawakan syair takbir yang diiringi bedug dan dapat dipadukan dengan alat musik tambahan seperti rebana maupun alat musik Betawi lainnya.
Penilaian lomba mencakup permainan bedug, teknik vokal, makhrajul huruf (ketepatan pelafalan huruf hijaiyah), fasohah (kefasihan pelafalan), kreativitas komposisi musik, serta penampilan keseluruhan. Dewan juri berasal dari unsur Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, akademisi, dan pegiat seni.
Para pemenang akan mendapatkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan. Juara I memperoleh Rp12,5 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp8,5 juta. Sementara Juara Harapan I hingga III masing-masing menerima Rp7,5 juta, Rp6,5 juta, dan Rp5 juta.
Tim terbaik dari Tugu Utara akan maju, untuk mewakili Jakarta Utara ke tingkat provinsi yang dijadwalkan akan berlangsung pada 7 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Salah satu peserta, Hans Adi Putro (23) dari Kelurahan Lagoa, mengaku optimis menghadapi lomba tahun ini. Bersama delapan rekannya, ia telah menjalani tujuh kali latihan sejak awal Februari dan menyiapkan konsep penampilan dengan kostum seragam yang berbeda dari tim lain.
Juri festival Beduk tahun 2026.1.Eki Sukarno,2.Koharudin,3 Armen.dari hasil lomba di umumkan juri.untuk.Juara Satu Tim Aladin no.urut.16.Kelurahan Tugu Utara kecamatan Koja. Juara Dua BB.Lagoa.Juara Tiga Albadawi. Kelurahan Pademangan Barat kecamatan Pademangan. Sementara.Juara Harapan Satu Aljin kelurahan Kali baru, Harapan Dua.Semper Timur dan Harapan Tiga.Kelurahan Papanggo
Banyak peserta kecewa dengan Panitia yang tidak Proposional. Dari pantauan di lokasi banyak bangku kosong karena penonton sepi dan peserta mengeluh ada yang tidak mendapatkan konsumsi makanan, padahal Anggaran yang di gunakan dalam giat lomba bedug mencapai Ratusan Juta.
Sebaiknya kasudin kebudayaan diminta untuk mengevaluasi kembali setiap kegiatan momen lomba bedug yang diadakan setahun sekali,menjelang puasa.
Cip















