‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- ‎Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, pada Kamis (24/4/2026). Kehadiran Bupati bertujuan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan bantuan bagi warga terdampak segera terpenuhi.

‎Bencana hidrometeorologi ini terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi pada Rabu (23/4/2026), yang mengakibatkan kerusakan pada sektor pemukiman dan pertanian di tiga desa, yakni Desa Aek Nabara, Desa Simangumban Julu, dan Desa Dolok Sanggul.

‎Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Camat Simangumban, Rini Sinaga, tercatat 196 rumah warga terdampak. Rinciannya meliputi 4 unit rumah hanyut terbawa arus, 18 unit rumah rusak berat, sementara sisanya mengalami rusak ringan hingga sedang. Banjir juga berdampak pada fasilitas umum, 1 unit jembatan terbawa arus sungai dan 1 unit Mushola rusak berat. Selain infrastruktur, sektor pertanian juga terdampak signifikan dengan gagal panen lahan padi seluas kurang lebih 20 hektar yang rata-rata telah memasuki usia 70-80 hari setelah tanam (hst).

‎Dalam arahannya di lokasi bencana, Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk bekerja kolaboratif dengan semangat gotong royong.

‎”Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara hadir di tengah masyarakat. Saya memerintahkan seluruh dinas terkait dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja cepat dalam menanggulangi dampak bencana ini. Fokus utama kita adalah pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal sesegera mungkin,” tegas Bupati.

‎Sebagai bentuk penanganan awal, Bupati menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai kepada warga terdampak guna membantu proses pembersihan rumah. Bantuan awal tersebut diberikan sebesar Rp500.000 untuk kategori rumah rusak berat dan Rp300.000 untuk kategori rusak sedang maupun ringan. Bantuan lanjutan direncanakan akan menyusul setelah proses pendataan selesai.

‎Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar juga menjadi prioritas. Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum untuk mendukung kegiatan gotong royong warga. Terkait kebutuhan air bersih, PDAM Mual Natio telah dikerahkan untuk menyuplai air bagi warga, sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan perbaikan pada fasilitas infrastruktur air bersih yang rusak. Kolaborasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan pihak Adhi Construction juga dilakukan untuk mempercepat penanganan jalan yang rusak dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

‎Bupati juga menekankan pentingnya validasi data yang akurat agar koordinasi bantuan dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat dapat berjalan efektif.

‎”Segera lakukan validasi data secara akurat. Data yang valid menjadi kunci agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera kita akses dan salurkan. Mari kita berdoa agar tidak ada lagi bencana susulan dan semua proses pemulihan berjalan lancar,” tutupnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan dari berbagai instansi masih terus bersiaga di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor dan pemulihan area terdampak banjir.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kaltim Bersama Nelayan Bersatu Jaga Kebersihan Lingkungan

Berita Terkait

‎Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung‎
Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial
‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos
‎Wujudkan Taput Berkelanjutan, Pemkab Dukung Pematangan Perencanaan WA Simardangiang
‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal
Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎
‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:49 WIB

‎Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung‎

Jumat, 24 April 2026 - 11:45 WIB

‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎

Jumat, 24 April 2026 - 10:45 WIB

Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 22:04 WIB

‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos

Rabu, 22 April 2026 - 21:58 WIB

‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 21:54 WIB

Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:51 WIB

‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Berita Terbaru

Daerah

Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:45 WIB