BEKASI, Poskotanews.co.id – Memasuki tahun ajaran baru 2026–2027, Kepala Sekolah Pelaksana Tugas (PLT) SMP Negeri 12 Tambun Selatan, Tohir, S.Pd., meluncurkan terobosan baru dalam sistem kehadiran sekaligus penataan lingkungan sekolah agar lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi warga sekolah.
Ditemui di sela kegiatan pelayanan kehadiran siswa shift kedua, Kamis (23/7/2026), ia menjelaskan sistem ini menggunakan kartu nama siswa yang dilengkapi kode batang atau barcode, dipindai menggunakan gawai milik guru dan staf sekolah, lalu data tersimpan secara teratur dan dapat langsung diakses oleh orang tua melalui grup komunikasi yang telah disiapkan.
“Kita terapkan barcode ini untuk memastikan kehadiran siswa tercatat dengan cepat, tepat, dan dapat diketahui orang tua secara langsung. Segala rekaman masuk, terlambat, maupun ketidakhadiran tertata dalam sistem data yang rapi,” ujar Tohir kepada awak media. Ia menambahkan rencana ini sudah disosialisasikan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beberapa waktu lalu, sehingga siswa maupun orang tua sudah memiliki gambaran dan kesiapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tohir mengisahkan dirinya baru menjabat PLT di SMPN 12 Tambun Selatan selama sebulan, setelah sebelumnya bertugas tiga bulan di SMPN 10 Tambun Selatan. Meski demikian, ia tetap mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di SMPN 10 serta tetap optimis menjalankan pengabdian dengan sebaik-baiknya di kedua lingkungan pendidikan tersebut.

Diketahui, SMPN 12 Tambun Selatan berlokasi di kawasan Perumahan Kompas, Desa Mekarsari, dan menjadi salah satu sekolah negeri yang banyak diminati masyarakat sekitar.
Tanggapan beragam datang dari unsur sekolah. Seorang perwakilan guru menyambut baik perubahan ini karena memangkas waktu pencatatan dan meminimalkan kesalahan input data. Sementara itu, sebagian orang tua yang dihubungi berharap sistem berjalan stabil, tidak terganggu sinyal, serta tetap memperhatikan kenyamanan siswa tanpa membebani biaya tambahan.
Pihak sekolah berjanji akan terus mengevaluasi pelaksanaan, menerima masukan, dan menjaga keterbukaan informasi agar inovasi ini benar-benar bermanfaat bagi pembinaan kedisiplinan dan kerja sama antara sekolah serta orang tua.
Patupa Pakpahan















