PARMONANGAN SUMUT, Poskotanews.co.id– Warga keluhkan akses jalan rusak parah penghubung dua desa yaitu Desa Hutajulu dan Desa Hutajulu Parbalik, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.
“Kondisi jalan sudah sangat parah, roda dua pun sangat sulit melaluinya apalagi roda empat, karena batu terkelupas dan banyak kubangan” ujar Torjang Silaban warga Desa Hutajulu.

Menurut mereka, akibat kerusakan fatal badan jalan sepanjang 4 kilometer berdampak buruk lancarnya aksebilitas dan ancaman keselamatan pengendara jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami terkendala akibat kerusakan fatal jalan. Kami selalu terancam celaka ketika mengejar waktu pulang pergi dari Parmonangan menuju sekolah tempat kami mengajar,” terang Rini Lasroha Silitonga guru di SD Negeri 173468 Hutajulu pada, jumat, 14 Maret 2025.

Sama halnya disampaikan Renita Hutauruk, yang juga bekerja sebagai guru, mengeluh tentang kondisi jalan dan berharap pada Bupati Taput yang baru memperhatikan akses jalan utama tersebut yang setiap harinya dilalui warga.
Ketua BPD Hutajulu Jimmi Silaban berharap anggaran dinas PUTR diprioritaskan untuk perbaikan jalan rusak di desa itu.
Bahkan Ia dan warga turut ungkapkan rasa kecewa atas janji kepala daerah sebelumnya yang tidak terealisasi.

“Sudah berulangkali diusul dalam Musrenbang. Bahkan mantan bupati Nikson Nababan pernah berjanji akan berikan solusi dua tahun silam,” kata Jimmi.
Terpisah, Kepala Desa Hutajulu,Godang Hasudungan Manalu, membenarkan usulan mereka kepada pemerintah telah berulangkali dibicarakan.
Kata Hasudungan , usulan lewat Musrenbang secara berulangkali telah dilayangkan bahkan telah menyurati Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini.

“Presiden Prabowo kita surati, berharap akan terealisasi lewat pemerintahan baru (JTP dan Gubsu Bobby Nasution). Demi kelancaran akses penghubung dua desa yakni Hutajulu dan Hutajulu Parbalik,” terang Hasudungan Manalu.















