Dari Taman Ramah Anak Hingga Sekolah Inklusif, Pilar Optimis Tangsel Kembali Raih Predikat Kota Layak Anak

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dengan target meraih predikat KLA Utama tahun 2025.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat verifikasi lapangan evaluasi Kota Layak Anak (KLA) dari Kemen PPPA yang berlangsung di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Jumat (23/05/2025).

“Kami meyakini bahwa pada tahun 2023 dan 2024 kemarin merupakan tahun di mana Kota Tangsel mampu memberikan tempat yang nyaman dan aman bagi semua anak-anak, termasuk anak disabilitas. Semoga tahun 2025 ini target KLA Utama bisa kita peroleh,” ucap Pilar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkot Tangsel telah mengeluarkan berbagai regulasi untuk mendukung KLA, di antaranya Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, hingga keputusan Wali Kota mengenai pembentukan gugus tugas KLA.

Baca Juga :  Lewat Safari Pembangunan HUT ke-33, Pemkot Beri Kado Spesial Pekerja Sosial Kemasyarakatan

Dalam laporan tersebut, Pilar memaparkan berbagai pencapaian dari lima klaster utama penilaian KLA, mulai dari hak sipil hingga perlindungan khusus.

  1. Hak Sipil dan Kebebasan

Pemkot Tangsel mencatat 98,66 persen anak telah terdata dalam sistem kependudukan, yang artinya administrasi kependudukan (adminduk) anak-anak Tangsel sudah hampir mencapai 100 persen.

Layanan adminduk anak tersedia di berbagai pusat perbelanjaan, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan kampus. Forum anak dilibatkan aktif dalam sosialisasi dan perencanaan pembangunan.

  1. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif

Pemkot Tangsel mengembangkan taman ramah anak, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Bunda PAUD, serta fasilitas ramah anak di taman kota dan alun-alun.

Baca Juga :  Forum Aspirasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (FABERMAS), Buka Posko Pengaduan

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) juga mendapat ruang berekspresi hingga mengantarkan Tangsel meraih rekor MURI dan dunia dalam bidang seni.

  1. Kesehatan dan Kesejahteraan

Sebanyak 35 puskesmas sudah ramah anak dan memiliki petugas tersertifikasi Konvensi Hak Anak. Tangsel juga mencatat cakupan JKN mencapai 98,6 persen (Universal Health Coverage), serta membangun sebanyak 395 rumah layak huni dan 1.800 lebih septic tank.

  1. Pendidikan dan Waktu Luang

Pemkot Tangsel memberikan bantuan pendidikan kepada ribuan siswa SD, SMP, serta beasiswa tahfidz dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Semua sekolah telah menjadi sekolah ramah anak, dilengkapi Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Masjid Raya Bintaro Jaya juga telah ditetapkan sebagai Masjid Ramah Anak.

  1. Perlindungan Khusus Anak
Baca Juga :  Peningkatan Jalan, Pemkot Tangsel Lakukan Perbaikan di Jalan Masuk Cendana Residence

Tangsel telah memiliki berbagai kebijakan dan layanan perlindungan, termasuk hotline 24 jam, shelter Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA), transportasi ramah anak, program preventif seperti edukasi bahaya tawuran dan liberasi digital sehat. Penanganan berhadapan 15 kelompok anak rentan juga telah dilakukan secara lintas sektor.

Pilar optimis bahwa dengan kerja keras semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media di Tangsel bisa berkolaborasi bersama menaikkan peringkat dan meraih KLA Utama tahun ini.

“Kita tidak bisa bicara pembangunan tanpa menempatkan anak sebagai pusat perhatian. Ini soal bagaimana kita menjamin mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih,” ujar Pilar.

(Kominfo)

Berita Terkait

Sachrudin Instruksikan Jajarannya Gercep Respons Keluhan Warga
Pemkot Tangerang Perketat Efisiensi Energi, Dorong Budaya Hemat di Lingkungan ASN
Meski WFH, Sekda Tegaskan Peningkatkan Kapasitas dan Produktivitas Pegawai
‎Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut‎
108 ASN Purna Tugas, Sekda Tegaskan: Pengabdian Tak Berhenti di Masa Pensiun
Dukung Kebijakan Pusat dan Efisiensi Energi, Pemkot Tangerang Terapkan WFH 
Apel-Halalbihalal, Sachrudin: Terus Hadirkan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Halal Bihalal Camat Kronjo Bersama Jajaran Forkopimcam Pererat Silaturahmi dan Sinergitas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:12 WIB

Sachrudin Instruksikan Jajarannya Gercep Respons Keluhan Warga

Selasa, 14 April 2026 - 18:11 WIB

Pemkot Tangerang Perketat Efisiensi Energi, Dorong Budaya Hemat di Lingkungan ASN

Senin, 13 April 2026 - 12:48 WIB

Meski WFH, Sekda Tegaskan Peningkatkan Kapasitas dan Produktivitas Pegawai

Rabu, 8 April 2026 - 18:39 WIB

‎Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut‎

Selasa, 7 April 2026 - 11:43 WIB

108 ASN Purna Tugas, Sekda Tegaskan: Pengabdian Tak Berhenti di Masa Pensiun

Senin, 6 April 2026 - 18:13 WIB

Dukung Kebijakan Pusat dan Efisiensi Energi, Pemkot Tangerang Terapkan WFH 

Senin, 30 Maret 2026 - 14:15 WIB

Apel-Halalbihalal, Sachrudin: Terus Hadirkan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:06 WIB

Halal Bihalal Camat Kronjo Bersama Jajaran Forkopimcam Pererat Silaturahmi dan Sinergitas

Berita Terbaru