Jembatan Oyo Runtuh, Aktivitas Warga Nias Barat Terganggu

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS BARAT, Poskotanews.co.id — Sudah lima bulan sejak jembatan di atas Sungai Oyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Nias Barat, runtuh. Akses utama yang terganggu membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan ekonomi warga terhambat.

Meski Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan baru, Pemerintah Kabupaten Nias Barat belum mengambil langkah konkret untuk solusi sementara.

Baca Juga :  Dua Gerobak PKL di Pademangan Timur Ditertibkan, Langgar Trotoar dan Badan Jalan

Sejumlah warga berinisiatif membuat perahu kayu untuk membantu penyeberangan pejalan kaki dan kendaraan roda dua dengan imbalan seikhlasnya. Jalur khusus untuk roda empat juga tersedia namun berisiko dan tidak layak dijadikan solusi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari-hari kami penuh kekhawatiran, apalagi kalau hujan deras. Air sungai naik dan kami tidak bisa menyebrang. Anak-anak kami pun kesulitan ke sekolah,” ujar Faogöman Hia, warga Desa Tuwuna.

Hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Oyo meluap. Diperkirakan curah hujan masih akan tinggi hingga Agustus, dan kondisi ini bisa semakin memperparah situasi.

Baca Juga :  PWI Provinsi Banten Ajak KPU Tingkatkan Sinergi Demi Pemilu Berkualitas

Tokoh masyarakat setempat, Ama Firman Zebua, berharap pemerintah tidak tinggal diam. “Bupati dan wakil bupati sudah menjabat lima bulan. Sudah saatnya turun langsung melihat kondisi warga dan mengupayakan jembatan darurat atau perbaikan jalur alternatif.”

Masyarakat menanti langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat agar persoalan ini segera diatasi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban ketidakpedulian dan lambatnya respons kebijakan.

Baca Juga :  Kapolri dan Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi

MG

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga
Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli
Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:32 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:49 WIB

Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:27 WIB

Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:29 WIB

‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Pemkab Taput Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

Berita Terbaru