Misteri Pembunuhan Penjaga Warung di Tangerang Terungkap, Saudara Sepupu Jadi Pelaku

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP kejadian mayar terbungkus sarung.(ist)

TKP kejadian mayar terbungkus sarung.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Pamulang | Misteri pembunuhan pria yang jasadnya ditemukan terbungkus sarung di belakang Rumah Sakit Buah Hati, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, akhirnya terkuak. Korban adalah seorang penjaga warung Madura, dikenali berinisial H, yang ditemukan pada Sabtu, 11 Mei 2024.

Menurut Sekretaris RW 06 Kelurahan Benda Baru, Ponco, yang diwawancarai TangerangNews, kira-kira sekitar 50 petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian pada malam penemuan mayat untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Dalam proses penyelidikan, diketahui bahwa pelaku pembunuhan adalah F, yang tak lain adalah saudara sepupu dari korban. Keduanya dikenal sebagai penjaga warung di Jalan Lempar Cakram, RT02/06, Benda Baru.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Kebijakan PPPK Paruh Waktu

Motif di balik tindak pidana ini belum sepenuhnya jelas, namun dugaan sementara mengarah pada masalah pengaturan waktu bertugas menjaga warung. Ponco mengatakan, untuk informasi lebih jelas terkait motif, pihak kepolisian yang akan memberikan penjelasan resmi.

Kejadian ini mengejutkan warga sekitar karena pelaku dan korban sama-sama dikenal sebagai individu yang baik. Pelaku, yang sehari-harinya dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan, dan korban, meski jarang bertemu dengan warga karena pembagian waktu bertugas di warung, sama-sama memiliki reputasi positif di mata mereka.

Saat ditemukan, pelaku dalam kondisi emosional, terlihat menangis ketika dihadirkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh polisi untuk rekonstruksi. Saksi dari lingkungan sekitar menyebutkan bahwa, sebelum kejadian pembunuhan, hilangnya golok milik pedagang es kelapa di dekat warung Madura menjadi awal mula tindak kejahatan ini. Golok tersebut, seperti diungkap dalam investigasi, diambil pelaku tanpa izin untuk digunakan dalam pembunuhan.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Tirtayasa Gelar Rapat Pembinaan Percepatan Penyusunan APBDes Tahun 2025

Insiden tragis ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi komunitas setempat, mengingat dua individu terlibat adalah bagian dari keluarga yang sama. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap detail seputar kasus ini.(wld)

Berita Terkait

Tersangka Kasus Merek Helm Jalani Wajib Lapor 7 Bulan, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Proses Penyidikan
Catut Nama Ketua PWI Kota Tangerang untuk Minta Uang ke Wali Kota, Oknum Mengaku Wartawan Diamankan
KORMI Kota Tangerang Resmi Dilantik, DPRD Berharap Jadi Pemersatu Masyarakat
Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota
Polres Metro Jakarta Utara Bongkar Home Industry Happy Water 4 Tersangka Ditangkap
Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN
Pedagang Gudeg Lapor Ke Polisi, Enas Minta Kronologi sebenarnya dibuka
Tujuh Bulan Wajib Lapor, Tersangka Pengecer Helm Keluhkan Kasus Mandek di Krimsus Polda Metro
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:43 WIB

Tersangka Kasus Merek Helm Jalani Wajib Lapor 7 Bulan, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Proses Penyidikan

Senin, 18 Mei 2026 - 23:54 WIB

Catut Nama Ketua PWI Kota Tangerang untuk Minta Uang ke Wali Kota, Oknum Mengaku Wartawan Diamankan

Senin, 18 Mei 2026 - 20:23 WIB

KORMI Kota Tangerang Resmi Dilantik, DPRD Berharap Jadi Pemersatu Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:40 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Bongkar Home Industry Happy Water 4 Tersangka Ditangkap

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:35 WIB

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:12 WIB

Pedagang Gudeg Lapor Ke Polisi, Enas Minta Kronologi sebenarnya dibuka

Senin, 11 Mei 2026 - 21:13 WIB

Tujuh Bulan Wajib Lapor, Tersangka Pengecer Helm Keluhkan Kasus Mandek di Krimsus Polda Metro

Berita Terbaru

TNI/Polri

Polres Metro Jakut Ringkus Pelaku Curas Motor

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:05 WIB