Yakub F. Ismail: Selamat Berjuang Bung Simon ‘Semoga Berhasil Menjadi Gubernur NTT’

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id – Mengabdi untuk kemajuan dan kesejahteraan daerah yang menjadi tanah kelahiran nampaknya menjadi hal penting dan prioritas bagi Brigjen (pur) Simon Petrus Kamlasi.

Setelah sekian lama malang melintang di berbagai jabatan sebelumnya, tak menyurutkan langkahnya untuk mendedikasikan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) secara penuh melaui Pemilihan Gubernur 2024.

Di samping itu, keputusan Simon Kamlasi maju sebagai calon Gubernur NTT ini terbilang cukup serius, lantaran dirinya mengambil keputusan mundur dari dunia militer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Demi memajukan daerah, bung Simon mantap untuk berkontestasi setelah sebelumnya mengundurkan diri dari kedinasan TNI dengan pangkat terakhir Jenderal Bintang Satu,” ujar Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Minggu (22/09/2024) di Jakarta.

Yakub menyebut dirinya sudah lama mengenal sosok putra asli NTT, kelahiran Taubneno, Kota Soe, Timor Tengah Selatan ini.

Baca Juga :  Apresiasi PBNU ke Polri atas Mudik 2025: Alhamdulillah Lancar

“Sejak masih berdinas di Kodam Jaya, Kodam Udayana, Korem 161/Wira Sakti Kupang Korem NTT yang selanjutnya mendapat promosi jabatan sebagai Perwira Staf Alhli Tingkat II Kasad Bidang Lingkungan Hidup,” ungkapnya.

Yakub pun menilai bahwa sahabatnya itu merupakan orang yang gigih dan bersunguh-sunguh dalam berkerja.

“Selain memiliki jejaring yang luas, hal unik dari bung Simon adalah di manapun ia ditempatkan sebelumnya dalam tugas selalu ada masyarakat NTT di sekitarnya,” ujar Yakub.

Yakub pun tidak menampik bahwa meski memiliki karier cemerlang dengan menyandang pangkat Bintang Satu di usia yang belum genap 50 tahun, Simon rela memilih pensiun dini pastinya untuk dapat membangun tanah kelahiran dan masyarakat yang dicintainnya.

Baca Juga :  Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Apresiasi Kerja Polri yang Bikin Mudik pada 2025 Lebih Lancar

“Ini bukti bahwa beliau sangat konsen terhadap kemajuan dan perbaikan hidup masyarakat di daerahnya. Seperti kita ketahui bahwa NTT merupakan salah satu provinsi yang cukup tertinggal di Indonesia. Kesenjangan sosial ekonomi, angka kemiskinan yang tinggi serta kurangnya fasilitas umum yang layak menjadi masalah utama yang mengindikasikan kalau daerah ini masih dalam kondisi ketertinggalan baik pembangunan maupun kesejahteraan masyarakatnya,” ungkapnya.

Yakub percaya, jika sahabatnya itu terpilih sebagai kepala daerah NTT, bukan tidak mungkin daerah yang masih tergolong tertinggal dari sisi pembangunan ini akan segera terjawab.

Baca Juga :  RAFIUDIN : Memimpin dengan Dedikasi dalam Pendidikan dan Masyarakat

“Ini dikarenakan komitmen dan dedikasi yang tulus dari Bung Simon selaku putra asil daerah setempat yang memahami betul kondisi geografis, demografis hingga masalah ekonomi dan pelayanan sosial lainnya,” katanya.

Ia pun tak lupa mendoakan agar teman baiknya itu mendapat dukungan besar masyarakat setempat untuk meraih kemenangan pada kontestasi Pilkada 2024 mendatang. Apalagi, Simon yang kini berpasangan dengan Adrianus Garu itu mendapat dukungan dari tiga partai besar yakni partai NasDem, PKB, PKS.

“Selamat berjuang sahabat, semoga menang dan bisa menjadi Gubernur yang amanah dengan membawa kemajuan besar untuk masayarakat di NTT,” pungkasnya.

(Redaksi)

Berita Terkait

BEM PTNU: Mudik Aman dan Lancar Tunjukkan Komitmen Pelayanan Polri
Apresiasi PBNU ke Polri atas Mudik 2025: Alhamdulillah Lancar
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Apresiasi Kerja Polri yang Bikin Mudik pada 2025 Lebih Lancar
Owner Helena Kelly,Joy dan Klay Ekspresi Kreativitas untuk Anak Usia Dini di Kota Tangerang
Masyarakat Banten Pinta Gubernur Terpilih Jangan Pilih Pejabat Jadi kontraktor
Ketua Apindo Banten Ucapkan Selamat kepada Andra Soni-Dimyati
Dari Bajak Laut Menjadi Laksamana: Kisah Barbarossa, Sang Penguasa Laut Mediterania Abad ke-16
Revolusi Belajar Al-Qur’an di Indonesia: Warisan K.H As’ad Humam dan Metode Iqro
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 April 2025 - 18:19 WIB

BEM PTNU: Mudik Aman dan Lancar Tunjukkan Komitmen Pelayanan Polri

Kamis, 10 April 2025 - 16:53 WIB

Apresiasi PBNU ke Polri atas Mudik 2025: Alhamdulillah Lancar

Kamis, 10 April 2025 - 15:04 WIB

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Apresiasi Kerja Polri yang Bikin Mudik pada 2025 Lebih Lancar

Senin, 10 Maret 2025 - 20:12 WIB

Owner Helena Kelly,Joy dan Klay Ekspresi Kreativitas untuk Anak Usia Dini di Kota Tangerang

Rabu, 18 Desember 2024 - 14:07 WIB

Masyarakat Banten Pinta Gubernur Terpilih Jangan Pilih Pejabat Jadi kontraktor

Kamis, 28 November 2024 - 20:06 WIB

Ketua Apindo Banten Ucapkan Selamat kepada Andra Soni-Dimyati

Rabu, 25 September 2024 - 14:54 WIB

Yakub F. Ismail: Selamat Berjuang Bung Simon ‘Semoga Berhasil Menjadi Gubernur NTT’

Sabtu, 16 Maret 2024 - 10:09 WIB

Dari Bajak Laut Menjadi Laksamana: Kisah Barbarossa, Sang Penguasa Laut Mediterania Abad ke-16

Berita Terbaru