Pengamat Politik: Abdul Razak-Sri Suwanto Tampil Cemerlang di Debat Pilgub Kalteng

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA, Poskotanews.co.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 4, Abdul Razak – Sri Suwanto menyampaikan rencana kerja 100 hari pertama jika mereka terpilih memimpin Kalteng. Hal tersebut disampaikan dalam debat perdana Pilgub Kalteng yang berlangsung di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya pada Senin (14/10/2024) malam.

Paslon dengan akronim ASRI ini menyoroti permasalahan di Kalteng yang terjadi karena luas wilayahnya.

“Banyak masalah yang dihadapi, terutama berkaitan dengan infrastruktur. Khususnya jalan kabupaten dan trase, masih banyak yang harus kita lakukan untuk mengejar pemerataan pembangunan infrastruktur,” kata Abdul Razak yang juga Bupati Kotawaringin Barat periode 2000-2005.

Selain infrastruktur, Razak menargetkan pemerataan tenaga kesehatan, termasuk suster, dokter, bidan, hingga tenaga pendidik.

“Selanjutnya adalah pembukaan lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran. Keberadaan investor perkebunan dan lainnya harus memberikan kesempatan berupa lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya,” tutur Abdul Razak.

Pengajar mata kuliah komunikasi politik di Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi mengakui debat perdana antar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng adalah gambaran dari dialektika kandidat yang berpengalaman dengan yang kurang berpengalaman, sehingga terlihat dari kedalaman pernyataan dan pertanyaan yang muncul selama debat.

Baca Juga :  TPS3R Pasar Cantik Dibenahi, Pilar: Tak Ada Lagi Sampah Menumpuk hingga KSM Diganti

“Justru ekspektasi saya keliru karena semula saya memperkirakan Paslon Agustustia Sabran – Edi Pratowo serta Nadalsyah Koyem dengan Supian Hadi yang unggul ternyata tidak. Justru yang moncer dan menarik adalah pasangan Abdul Razak – Sri Suwanto yang menjawab dengan lugas, tegas dan “mak jleb”,” ungkap Ari Junaedi.

Menurut Pengajar Sekolah Partai PDI Perjuangan, pasangan Willy Yosef dengan Habib Said Ismail justru “blunder” karena mengejek faktor usia salah satu kandidat.

Baca Juga :  Ingin Bersama PDIP, Helmy Halim Resmi Daftar ke Moncong Putih

“Padahal norma debat yang harus dipegang teguh para peserta debat adalah menjunjung tinggi sportivitas dan tidak mengeluarkan pernyataan yang menyerang pribadi dan personal kandidat yang lain,” tegas pengajar program Pascasarjana di berbagai kampus negeri dan swasta di tanah air tersebut.

(Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Langgar UU, Pengurus Gerindra Lolos Seleksi Direksi BUMD Nias Barat
Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Imanuel Ziliwu Bersikap Arogan Tanggapi Aksi FARPKeN
Fraksi NasDem DPRD Kota Gunungsitoli Menolak Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024
Rawati Gulo Serap Aspirasi Masyarakat Dalam Reses Masa Sidang II DPRD Kabupaten Nias Barat Tahun 2025
Pandangan Dewan Pakar ASPRINDO Prof. Didin Damanhuri: Trump Tarif Guncang Fondasi Neoliberalisme
Dasco Jadi Tokoh Kunci di Balik Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati
Menjadi Konflik Sosial Pertanahan Menteri ATR/BPN Sidak Sengketa Lahan Di Setia Mekar
Riak LPG 3Kg dan Tafsir ‘Politik Kebijakan’
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Agustus 2025 - 16:33 WIB

Diduga Langgar UU, Pengurus Gerindra Lolos Seleksi Direksi BUMD Nias Barat

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:23 WIB

Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Imanuel Ziliwu Bersikap Arogan Tanggapi Aksi FARPKeN

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:48 WIB

Fraksi NasDem DPRD Kota Gunungsitoli Menolak Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Sabtu, 5 Juli 2025 - 12:58 WIB

Rawati Gulo Serap Aspirasi Masyarakat Dalam Reses Masa Sidang II DPRD Kabupaten Nias Barat Tahun 2025

Selasa, 8 April 2025 - 10:18 WIB

Pandangan Dewan Pakar ASPRINDO Prof. Didin Damanhuri: Trump Tarif Guncang Fondasi Neoliberalisme

Selasa, 8 April 2025 - 10:08 WIB

Dasco Jadi Tokoh Kunci di Balik Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati

Senin, 10 Februari 2025 - 09:43 WIB

Menjadi Konflik Sosial Pertanahan Menteri ATR/BPN Sidak Sengketa Lahan Di Setia Mekar

Kamis, 6 Februari 2025 - 10:36 WIB

Riak LPG 3Kg dan Tafsir ‘Politik Kebijakan’

Berita Terbaru

Tangerang

Sekda: KIS Harus Aktif Bangun Budaya Digital Sehat di Sekolah

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:54 WIB