Karyawan RSUD Kabupaten Bekasi Menjadi Pengepul Obat Sisa, Ini Penjelasan Direktur

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Poskotanews.co.id- Perihal penemuan obat- obatan yang diduga dari RSUD Kabupaten Bekasi, yang dikritisi tegas oleh Ketua LMPPSDMI yang dikutip dari salah satu media online yang menyebutkan adanya jaringan terselubung yang berpotensi merugikan anggaran negara milyaran rupiah, mendapat perhatian serius dari Direktur RSUD Kabupaten Bekasi Dr.Arif MARS.

Dari informasi yang diterima wartawan Poskotanews.co.id pada rabu , 23/10/2024 menyatakan bahwa saat ini masih dalam penyelidikan manajemen internal RSUD Kabupaten namun yang bersangkutan sudah di keluarkan dari RSUD.

Dalam pengumpulan keterangan sementara bahwa oknum perawat AM mengumpulkan obat obat sisa dari pasien yang tidak diketahui oleh manajemen dan di kumpulkan di kontrakan yang tidak diketahui pihak RSUD Kabupaten Bekasi” terangnya.

Kami saat ini sedang mendalami persoalan ini dan bila memang ada tindakan yang menjurus kriminal kami akan berkoordinasi dengan badan hukum RSUD” tegas Arif.

Dari berita disalah satu media online diketahui Lembaga Monitoring Pembangunan Pengembangan Sumber daya Manusia Indonesia (LMPPSDMI) menyayangkan sikap management pihak RSUD Kabupaten Bekasi terkesan melindungi oknum pegawai diduga melakukan penggelapan obat obatan yang berpotensi merugikan anggaran negara.

Ketua Umum LMPPSDMI J.Leonard Butarbutar mengatakan ada dugaan jaringan terselubung di RSUD Kabupaten Bekasi untuk melakukan penggelapan obat obatan sehingga menimbulkan kerugian besar, baik langkahnya obat obatan yang sering dikeluhkan pasien di RSUD.

“Terbongkarnya Sindikat Penggelapan Obat obatan di RSUD dilakukan Salah Satu Oknum Perawat Inisial AM Dengan Cara Mengepul Obat obatan di salah satu Kontrakan,Kami Udah Mengamankan Barang Buktinya,” ungkap Leo.

Obat obatan jenis Tramadol yang tergolong obat psikotropika sering di salah gunakan di kalangan masyarakat juga di duga di perjualbelikan bebas oleh oknum AM kepada pelanggannya melalui orang pribadi, sangat kita sayangkan pengawasan RSUD terhadap AM yang di duga digelapkan,” sahut Leo.

Undangan dari humas RSUD Kabupaten Bekasi, selasa 22/10/2024 terkait penjelasan atas temuan tentang obat keluar dari area RSUD yang dilakukan oleh oknum tenaga perawat, melakukan penggelapan obat diduga adanya kerjasama dengan pegawai yang membidangi obat obatan.

Ketua umum lembaga LMPPSDMI leo berpendapat pihaknya akan melayangkan surat ke Pj Bupati untuk menindak lanjuti proses hukum untuk melimpakan ke penyidik kepolisian agar tuntas siapa siapa yang ikut terlibat. Dan terutama direktur RSUD dr.arief di jadikan saksi untuk menjelaskan.

Baca Juga :  Pengurus IRMAS Dan Ketua DKM Kembali Berikan Santunan Kerohiman Kematian  Yang Ke 8 Kali

Dan kasus ini pihak management RSUD harus bisa menindaklanjuti dan melaporkan oknum AM ke kepolisian terkait kerugian yang di akibatkan serta memecat oknum tersebut, supaya tidak tergiring opini dimasyarakat bahwa oknum ini sengaja di lindungi karena diduga ada keterlibatan yang lain,” pungkas Leo.

Menyikapi hal ini, humas RSUD Kabupaten Bekasi Naman mengatakan, terkait hal Ini pihak management sudah membahas dan oknum pegawai sedang diselidiki oleh atasan nya, tanpa menjelaskan lebih rinci kesimpulan penyidikannya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sumut

Patupa Pakpahan

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga
Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli
Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:32 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:49 WIB

Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:44 WIB

KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:27 WIB

Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:29 WIB

‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Pemkab Taput Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

Berita Terbaru