Terry Genta Siregar : Bantuan Alsintan Petani Diawasi Ketat

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Sekretaris Komisi B DPRD Tapanuli Utara (Taput) Terry Genta Siregar meminta Dinas Pertanian memperketat pengawasan dan inventarisasi bantuan alsintan yang diserahkan kepada petani melalui kelompok tani agar tidak disalah gunakan.

Selain untuk antisipasi hal hal negatif pengawasan dipandang perlu untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan bermanfaat sesuai fungsi.

Ada banyak keluhan petani tentang bantuan alsintan kerap disalah gunakan oknum pengurus kelompok saja,” kata Genta kepada sejumlah wartawan di Tarutung, kamis (13/03/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga menyebut kalau hari ini, pihaknya mendapat informasi, di Desa Pagar Batu, Kecamatan Sipoholon telah terjadi ketidak akuran pengurus dan anggota Poktan Mandiri. Dimana Ketua poktan menyewakan alsintan bantuan Pemkab Taput ke Kabupaten lain tanpa sepengetahuan anggotanya. Ini tidak boleh dibiarkan.

Baca Juga :  ‎Bupati Tapanuli Utara Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Tarutung dan Sipoholon

Untuk itu dia berharap, pihak Dinas Pertanian setempat memperketat pengawasan alsintan bantuan tersebut. Dan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang tata kelola pupuk bersubsidi, yang mengatur distribusi hanya bagi petani terdaftar dalam e-RDKK.

Pengelolaan alsintan juga harus sesuai Permentan Nomor 1 Tahun 2023, agar pemanfaatannya optimal dan tidak disalahgunakan” tandasnya.

Sebelumnya, diberitakan bantuan alat pertanian (Alsintan) untuk kelompok tani (Poktan) Mandiri, di Desa Pagar Batu, disebut sebut telah dijual secara sepihak oleh ketua kelompok tersebut.

Atas peristiwa itu, sejumlah anggota kelompok tani tersebut merasa keberatan.

Tiga tahun lalu kelompok tani kami mendapat bantuan alsintan berupa mesin perontok jagung dari Dinas Pertanian. Tetapi kini alsintan itu tidak kami ketahui lagi. Dang kami menduga sudah diperjual belikan ketua,” ujar sejumlah anggota kelompok tani Mandiri kepada wartawan, kamis (13/03/2025).

Selain alsintan katanya bantuan pupuk untuk kelompok itu juga kerap dan sarat dikuasi oleh ketua.

Baca Juga :  Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa

Ketua Poktan Mandiri Ruspen Siringoringo yang dihubungi secara terpisah membatah telah menjual alsintan tersebut melainkan disewakan

Tidak benar saya jual, tetapi kusewakan,” kata Ruspen berkelit.

Alsintan itu lanjutnya disewakan ke abangnya di Porsea Kabupaten Toba.

Enam bulan lalu saya bepergian ke Malang. Terus Abang saya di Porsea membutuhkan alsintan itu untuk dipakai. Jadi tidak benar saya jual. Besok pun saya bisa tunjukkan alsintan itu,” ujarnya.

Disinggung soal bantuan pupuk tidak sampai kepada anggota, Ruspen berkilah dan menyebut kalau mereka yang keberatan itu sudah tidak merupakan anggota kelompok lagi.

Mereka itu tidak anggota lagi. Sebab sudah ada anggota baru,” kilah Ruspen seraya menyebut kalau selama ini anggota yang keberatan itu tidak pernah membayar kewajiban.

Sementara, koordinator penyuluhan pertanian Sipoholon, Toba Pangaribuan mengatakan, bahwa bantuan alat mesin pertanian tidak bisa dipinjamkan diluar daerah apalagi Kabupaten tetangga dan itu menjadi masalah pada anggota kelompok.

Baca Juga :  Tri Waluyo: DKI Harus Siapkan Bak Sampah Terpilah Jika Keluarkan Ingub Pemilahan Sampah

Apalagi kelompok tani Mandiri sudah diganti anggotanya. Kelompok tani akan melakukan pertemuan anggota kelompok tani, yang akan di hadiri PPL dan koordinator BPP Sipoholon” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian SY Pasaribu melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana R Nababan menyebut kalau alsintan bantuan tidak bisa dipinjam tangankan diluar Kabupaten.

Dia juga menyebut kalau alsintan yang diserahkan ke kelompok tani diperuntukkan untuk kepentingan kelompok tani tersebut.

Itu adalah hibah untuk kelompok, keperluannya untuk kelompok”,terangnya.

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga
Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli
Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:32 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:49 WIB

Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:27 WIB

Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:29 WIB

‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Pemkab Taput Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

Berita Terbaru