IMO-Indonesia Apresiasi Sikap Tegas Andra Soni Lawan Premanisme di Banten

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id – Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi keberanian sekaligus sikap tegas Gubernur Banten, Andra Soni yang memimpin langsung Deklarasi Bersama Penolakan aksi premanisme di wilayah Provinsi Banten.

“Bagi saya ini bukan hanya soal keberanian seorang Gubernur, lebih dari itu, ini merupakan wujud komitmen dan kesungguhan seorang kepala daerah untuk mendukung kemajuan pembangunan di wilayah Banten,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail di Jakarta, Jumat (23/05/2025).

Yakub menilai, kasus premanisme belakangan sangat marak terjadi, tidak hanya di Provinsi Banten, tapi juga hampir di semua wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bisa disaksikan melalui sederet kasus aksi premanisme yang dilakukan oknum-oknum yang kebal terhadap hukum,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya turut gembira dengan adanya ketegasan seorang gubernur yang turun langsung memberantas masalah ini.

Baca Juga :  Gelar Rapat Persiapan Konferensi Kerja, R. Herwanto: Anggota PWI Kota Tangerang Harus Netral

“Sekali lagi, sikap kesatria yang ditunjukkan oleh pak Soni di Banten ini layak didukung oleh seluruh pihak demi mewujudkan Indonesia damai, aman dan sejahtera,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Andra Soni memimpin langsung Deklarasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten yang diikuti seluruh jajaran elemen masyarakat, Organisasi Masyarakat (Ormas), dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Provinsi Banten.

Deklarasi bersama dilaksanakan dalam rangkaian Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Banten di Aula Serbaguna Markas Komando (Mako) Polda Banten di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Banjarsari, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (22/05/2025).

FGD mengangkat Tema tentang Pemberantasan Premanisme untuk mewujudkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

Dalam deklarasi bersama itu, Forkopimda Provinsi Banten beserta seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk menolak aksi premanisme dalam bentuk apapun yang mengganggu stabilitas Kamtibmas di wilayah Provinsi Banten.

Baca Juga :  12.649 Butir Obat Keras Golongan G dan 17 Penjual Diamankan Polres Metro Bekasi Kota

Deklarasi juga menegaskan tidak akan berkompromi terhadap aksi premanisme yang berlindung di balik atribut kelompok tertentu dan tidak akan memberi ruang sedikitpun bagi pelaku premanisme yang membuat resah dan takut masyarakat.

Selain itu, deklarasi juga menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Polda Banten untuk melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku premanisme, serta bersatu memberantas tuntas premanisme untuk mewujudkan wilayah Provinsi Banten “Zero” dari segala bentuk aksi premanisme.

Di kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan bahwa diskusi yang diinisiasi Polda Banten itu merupakan sebuah kesadaran kolektif dari seluruh warga Banten.

Mulai dari masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pengusaha hingga penyelenggara pemerintahan. “Kami punya komitmen yang sama. Komitmen yang kuat bahwa premanisme tidak boleh ada di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Dirinya juga menekankan bahwa premanisme menghambat investasi dan kemajuan Provinsi Banten. Forkopimda Banten memiliki keinginan agar 12,4 juta warga Banten terlindungi, aman dalam berusaha, dan meningkat kesejahteraannya, hal tersebut akan terwujud bila investasi bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Rapat Panitia Digelar, JTR Siap Laksanakan Raker Ke-VII

Sesuai amanat Presiden “Target pertumbuhan ekonomi secara Nasional 8% di tahun 2029. Salah satu daya dorongnya adalah terlaksananya investasi nasional hingga 13 ribu triliun lebih,” ujar Andra Soni.

Masih dikatakan Gubernur, deklarasi menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah premanisme yang dapat mengganggu keamanan dan investasi di Provinsi Banten. “Dengan adanya komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan Provinsi Banten dapat terbebas dari aksi premanisme dan menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan,” ujar Andra Soni.

Berita Terkait

Diduga Adanya ORMAS Mempunyai Kesamaan Nama dan Logo, DPP BPPKB Banten Akan Bawa Ke Ranah Hukum
Respons Perubahan Global, Firdaus Intruksikan Anggota SMSI Jadi Pemandu Informasi yang Sehat
Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota
Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial
HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan Hingga Pantai Anyer–Carita
HPN Tanpa Wali Kota, Apakah Pemkot Tangerang Mulai Berjarak dari PWI..?
Rayakan HPN 2026, PWI Kota Tangerang dan Perumda TB Potong Tumpeng Bersama
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:21 WIB

Diduga Adanya ORMAS Mempunyai Kesamaan Nama dan Logo, DPP BPPKB Banten Akan Bawa Ke Ranah Hukum

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:35 WIB

Respons Perubahan Global, Firdaus Intruksikan Anggota SMSI Jadi Pemandu Informasi yang Sehat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:41 WIB

Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:59 WIB

Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan Hingga Pantai Anyer–Carita

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18 WIB

HPN Tanpa Wali Kota, Apakah Pemkot Tangerang Mulai Berjarak dari PWI..?

Senin, 9 Februari 2026 - 12:49 WIB

Rayakan HPN 2026, PWI Kota Tangerang dan Perumda TB Potong Tumpeng Bersama

Berita Terbaru