NIAS BARAT, Poskotanews.co.id– Tiang listrik yang berdiri di Desa Tumori, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, dilaporkan mengalami keretakan parah sejak tahun lalu. Petugas dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Nias Barat telah meninjau lokasi dan mengusulkan pergantian tiang ke kantor PLN. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tindak lanjut atau respon dari pihak PLN.

Tiang listrik tersebut berdiri persis di dekat rumah warga. Kondisinya yang kian memburuk menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat, terlebih saat musim hujan atau angin kencang. Warga khawatir tiang bisa roboh kapan saja dan memicu korban jiwa maupun kerusakan rumah.
“Sampai sekarang belum diganti. Kalau tidak ditindaklanjuti, lebih baik tarik saja jaringan listrik dari desa ini. Dari pada tunggu ada yang celaka, mending hidup tanpa listrik tapi aman,” ucap salah satu warga dengan nada kecewa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Permohonan pergantian tiang yang diajukan sejak tahun lalu dinilai tidak mendapat perhatian serius dari pihak PLN. Masyarakat mempertanyakan alasan keterlambatan tersebut dan menilai adanya kelalaian yang bisa berdampak fatal.
“Apakah harus tunggu ada korban dulu baru diganti?” ujar warga lainnya. Jumat 25/07/2025.
Mengingat posisi tiang yang rawan dan membahayakan, warga mendesak pimpinan pusat PLN melalui layanan 123 agar segera turun tangan dan menangani persoalan ini sebelum terlambat.
Hingga saat ini, pihak PLN Nias Barat belum memberikan keterangan resmi atas lambatnya penanganan laporan warga Desa Tumori. Warga berharap adanya langkah cepat dan nyata demi keselamatan bersama.
MG















