Warga Bersama Mahasiswa Tuntut PT. LBI Bertanggung Jawab atas Kerusakan Lingkungan

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, Poskotanews.co.id- Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Serang Timur bersama warga desa di depan kawasan industri PT Lautan Baja Indonesia (LBI), Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, pada, senin (19/05/2025), berakhir ricuh.

Masa yang terdiri dari mahasiswa dan warga menuntut pertanggungjawaban perusahaan atas dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pembangunan dan produksi industri. Selain itu, mereka juga menuntut ganti rugi terhadap kerusakan sejumlah rumah warga yang mengalami retak-retak, sawah yang terendam air hingga gagal panen, serta pencemaran udara.

Sudah berkali-kali kami suarakan, tapi tidak pernah ada tindak lanjut yang serius. Rumah warga retak, padi gagal panen, udara tercemar. Mana tanggung jawab perusahaan?” teriak salah satu orator aksi.

Kericuhan sempat pecah ketika demonstran membakar ban dan berusaha masuk ke area perusahaan, namun dihalau oleh aparat keamanan. Adu dorong tak terhindarkan, meski tidak sampai menimbulkan korban.

Koordinator aksi, Diki Wahyudi, menegaskan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk puncak kekecewaan warga dan mahasiswa atas sikap staf perusahaan. “Kami minta PT LBI segera duduk bersama warga dan menyelesaikan masalah ini. Jika dalam satu minggu tidak ada tindak lanjut, kami akan bawa persoalan ini ke tingkat provinsi bahkan pusat,” tegasnya.

Diki juga menyatakan, pihaknya akan terus mengawal aktivitas perusahaan-perusahaan lain di wilayah Serang Timur yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga :  GRIB Dewan Pimpinan Cabang Taput Gelar Gotong-Royong, Peduli Kebersihan

Menanggapi aksi tersebut, HRD PT Lautan Baja Indonesia, Agus mengakui bahwa perusahaan telah mulai merealisasikan beberapa bentuk perbaikan terhadap masyarakat. Namun, ia juga mengakui masih ada kendala teknis dalam pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga :  JTP Dens Optimis Menang Didukung Koalisi Partai Dan Masyarakat Taput

Beberapa program perbaikan memang sudah direalisasikan, tapi belum maksimal. Salah satunya pembangunan sarana irigasi yang masih terkendala. Terkait empat poin tuntutan dari aliansi mahasiswa, kami akan coba akomodasi menuju solusi jangka panjang. Hari ini kami juga sudah bertemu dengan perwakilan warga dan menyepakati akan dilakukan survei lapangan untuk percepatan realisasi,” ujarnya.

Aksi ini menjadi peringatan bagi perusahaan agar lebih proaktif dalam menyelesaikan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan, serta menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar.

Heri Irawan

Berita Terkait

Jadi Salah Satu Tokoh Kartini Masa Kini, Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni Sapa Perempuan Ojol
Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah
Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD
Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:29 WIB

Jadi Salah Satu Tokoh Kartini Masa Kini, Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni Sapa Perempuan Ojol

Selasa, 21 April 2026 - 12:20 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah

Selasa, 21 April 2026 - 12:11 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD

Sabtu, 18 April 2026 - 13:19 WIB

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Berita Terbaru

Tangerang

Sekda: KIS Harus Aktif Bangun Budaya Digital Sehat di Sekolah

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:54 WIB