Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.idMaraknya tempat penampungan sampah liar membuat sejumlah titik di Jakarta Utara dikepung tumpukan sampah menggunung dan berbau tak sedap. Pemandangan kumuh itu terpantau hingga Sabtu (19/4/2026).

Di Taman Hutan Kota Penjaringan, lahan milik Pemda diduga dibiarkan “Tak Bertuan” dan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Diduga ada oknum yang sengaja mengarahkan pembuangan sampah ke lokasi tersebut.

Kondisi serupa terjadi di Cilincing, tepatnya di Jalan Reformasi seberang Kali Rawamalang, Nagrak. Lahan kosong di kawasan itu dimanfaatkan oknum untuk menampung sampah. Akibatnya, warga sekitar terpapar bau sampah hingga ke permukiman.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Tri Waluyo, menanggapi hal itu usai menyerahkan ambulans ke Masjid Al-Mubarok, Muara Angke, Jumat (17/4/2026). Ia menegaskan Pemprov DKI harus bertindak tegas.

“Kalau dibiarkan, Jakarta akan tertimbun sampah. Tempat penampungan sampah liar sudah terlalu banyak dan tidak ditertibkan,” kata Tri kepada awak media.

Baca Juga :  Fakta Baru Soal Fasum 82,5 M, Bencongan Memanas Diduga OPD Mandul Lahan 14 Hektar Diperebutkan

Tri meminta Pemda Jakarta Utara tidak takut menindak para oknum. Menurutnya, pemerintah memiliki dasar hukum untuk menjerat pelaku pembuang sampah sembarangan. Ia merujuk Perda DKI Jakarta No. 8 Tahun 2007, Perda No. 3 Tahun 2013, dan Perda No. 4 Tahun 2019 yang mengatur sanksi kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp5 juta.

Jangan takut, harus berani bawa ke ranah hukum. Kalau dibiarkan bisa menimbulkan penyakit, bau busuk, dan merusak pemandangan Kota Jakarta,” tegasnya.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku pengelola tempat sampah liar itu merupakan “orang kuat”. Menurutnya, para oknum bisa meraup pendapatan hingga jutaan rupiah per hari dari sampah pabrik dan rumah makan.

Baca Juga :  Ratusan Beras SPHP di Jual Pemerintah Kota Tangerang Lebih Murah Dari Harga Pasar

Mereka seperti raja kecil, bisa melawan petugas. Buktinya sampai sekarang tetap beroperasi di lahan milik orang lain, padahal warga kebauan dan pemandangannya rusak. Walikota harus tegas kalau tak ingin Jakarta jadi kota sampah,” ujar warga tersebut.

Cip

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD
Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi
Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:20 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah

Selasa, 21 April 2026 - 12:11 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD

Senin, 20 April 2026 - 20:58 WIB

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:19 WIB

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB