Proyek Penanganan Longsoran di Jalan Nasional Pahae Sipirok Menimbulkan Kekuatiran Tentang Kualitas dan Potensi Kerugian Negara

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAHAE JULU SUMUT, Poskotanews.co.idProyek penanganan longsor yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjadi sorotan masyarakat.

Proyek tersebut di kerjakan selama 180 hari dimulai dari 04 Juli 2025 sampai 30 Desember 2025 dengan besaran pagu Rp 4,747,631,000. Dikerjakan oleh CV. MANDALA JAYA ABADI.

Pembangunan masih proses pengerjaan sudah di keluhkan masyarakat. Pasalnya, muncul dugaan penggunaan material yang tidak sesuai standar dalam beberapa item pekerjaan, khususnya pembangunan penanganan longsor yang berada di jalan lintas Pahae – Sipirok, Kabupaten Tapanuli Utara.

Warga Pahae Julu mengungkapkan bahwa proyek penanganan longsor di wilayah mereka diduga tidak menggunakan batu boulder berstandar seperti yang biasa digunakan pada proyek umum nya.

Sebaliknya, pelaksana proyek diduga hanya memanfaatkan batu lokal yang tersedia melimpah di sekitar lokasi proyek.

Masih proses pekerjaan, tapi proyek tersebut pakai material batu lokal di sini yang di ambil dari sungai, bisa menimbulkan kekuatiran tentang kualitas dan potensi merugikan negara” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Rabu, (17/09/2025).

Menurutnya, berdasarkan pengamatan warga, pekerjaan tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda penggunaan batu boulder.

Baca Juga :  Parah, Pemasangan Proyek Turap di Desa Cibugel Diduga Asal-asalan dan Tidak Layaknya Tempat Tidur Pekerja

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar karena proyek sekelas ini seharusnya menggunakan material dengan standar tertentu, seperti batu Boulder yang dikenal memiliki kualitas lebih baik.

Setahu kami, biasanya pekerjaan seperti ini pakai batu yang berkualitas. Tapi di sini tidak kelihatan ada suplai dari sana. Kemungkinan harga jauh  lebih mahal, karena tangkahan batu tersebut miliki ijin dan membayar pajak, jadi pakai batu lokal yang mudah diakses dan warga sini beruntung dapat rejeki karena mereka tidak punya ijin dan tinggal ambil dari sungai aja,” imbuhnya.

Ia menegaskan, jika memang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek disyaratkan penggunaan batu berkualitas namun tidak dilaksanakan, maka hal itu merupakan pelanggaran serius.

Baca Juga :  Babinsa Bantu Warga dalam Kegiatan Penimbunan Jalan di Desa

Ini fatal. Kalau RAB menyaratkan batu berkualitas tapi tidak dipenuhi, berarti ada penyimpangan. Kami tidak pernah melihat ada pengangkutan batu selain  batu warga yang tertumpuk di pinggir jalan,” tegas warga.

Terpisah, kontraktor proyek yang disebut bermarga Saragi belum memberikan jawaban waktu di hubungi melalui telepon selulernya sampai berita ini di kirim ke meja redaksi.

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga
Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli
Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:32 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 173391 Sihopong Disorot, Warga Desak Pihak Berwenang Periksa Pelaksanaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:49 WIB

Pagar Waduk Milik Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Dijarah Maling

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:27 WIB

Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Menyerahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Bupati Taput Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:29 WIB

‎Bupati Taput Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Pemkab Taput Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat

Berita Terbaru