Laporan PRI di Meja Jaksa, Akankah Kasus RS Anwar Makkatutu Menguap Bersama Asap Kembang Api..?

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, Poskotanews.co.id– Memasuki hari pertama 1 Januari tahun 2026, kondisi penegakan hukum di Kabupaten Bantaeng mendapat sorotan tajam.

Direktur Public Research Institute (PRI), Muhammad Abduh Azizul Gaffar, mendesak Kejaksaan untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi yang terjadi di RS Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng.

Dalam keterangannya hari ini, Abduh menegaskan bahwa momentum pergantian tahun tidak boleh menjadi alasan bagi aparat penegak hukum untuk mengendurkan intensitas penyidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, publik Bantaeng saat ini tengah menanti kejelasan atas pengelolaan anggaran di rumah sakit kebanggaan daerah tersebut yang diduga kuat mengandung praktik rasuah.

Baca Juga :  Nilai Kerugian 26,4 Miliar, Hasil Temuan BPK Mulai dari Mark Up dan SHGB Kedaluwarsa di Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa

Hari ini, 1 Januari 2026, rakyat Bantaeng masih menjerit karena kualitas layanan kesehatan yang belum optimal, sementara dugaan kebocoran anggaran negara di RS Anwar Makkatutu terus menguap tanpa penyelesaian konkret”

Kami memperingatkan Kejaksaan agar jangan larut dalam ‘mimpi’ atau euforia tahun baru sehingga melupakan kewajiban utama menuntaskan kasus ini,” ujar Muhammad Abduh Azizul Gaffar dalam rilis resminya.

Dalam rilisnya Public Research Institute (PRI) Secara kelembagaan siap menghadiri pemerikasaan sebagai pelapor dikejaksaan tinggi maupun kejari bantaeng.

Baca Juga :  Operasi Polsek Weleri Sasar Miras dan Premanisme, Dua Pelaku Diamankan

PRI menilai proses penyelidikan berjalan lambat dan terkesan tertutup, sehingga menimbulkan mosi tidak percaya dari masyarakat.

Mengingat Korupsi di sektor kesehatan adalah kejahatan kemanusiaan yang langsung memukul rakyat kecil di Bantaeng yang bergantung pada layanan RS tersebut.

Kami tidak ingin kasus ini hanya menjadi tumpukan berkas di meja jaksa. Jika dalam waktu dekat tidak ada progres signifikan seperti penetapan tersangka atau penggeledahan lanjutan, kami akan membawa laporan ini ke tingkat yang lebih tinggi, ” tegas Abduh.

PRI mengajak seluruh elemen masyarakat Bantaeng untuk bersama-sama mengawal kasus ini agar dana kesehatan yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat tidak habis dilahap oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Wakil Bupati Hadiri Pendistribusian KKS di Tarutung

Tahun 2026 harus menjadi tahun bersih-bersih bagi Bantaeng. Kejaksaan harus membuktikan bahwa mereka bekerja untuk rakyat, bukan untuk melindungi kepentingan segelintir elit,” tutupnya.

Deni Hadi.S

Berita Terkait

Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!
Pemerintah Desa Balewondrate Serahkan Kapal Pengangkut Untuk Perkuat Ekonomi Warga Pesisir
Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede
‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi
70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎
‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI
Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:30 WIB

Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:01 WIB

Pemerintah Desa Balewondrate Serahkan Kapal Pengangkut Untuk Perkuat Ekonomi Warga Pesisir

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48 WIB

‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:48 WIB

70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 09:56 WIB

Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI

Senin, 8 Juni 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru