Kota Tangerang Kirim 40 Personel Ikuti Diklat Damkar Nasional, Maryono: Perkuat Daerah Tangguh Bencana

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Sebagai bagian dari komitmen membangun daerah tangguh bencana, Kota Tangerang mengirimkan 40 personel terbaiknya dalam Diklat Dasar/Teknis Pemadam Kebakaran Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 4–9 Agustus 2025 di Kemang, Kabupaten Bogor.

Diklat yang diikuti oleh 102 peserta dari 21 kota/kabupaten ini menjadi sarana penguatan kapasitas personel Damkar secara menyeluruh, baik dari segi teknis, fisik, hingga karakter. Para peserta akan dibekali oleh tenaga pelatih profesional, termasuk dari unsur Brimob, yang akan memberikan pelatihan lapangan berskala tinggi.

Baca Juga :  Dukung Program Transisi Energi Terbarukan UBP Banten 3 Lontar Terima Kunjungan Dongfang Electric Corporation

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, yang hadir langsung dalam pembukaan, menuturkan bahwa investasi terbesar dalam pelayanan darurat bukan hanya alat atau infrastruktur, tetapi manusia yang siap dan terlatih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemadam kebakaran hari ini tak hanya bertugas memadamkan api. Mereka adalah tim evakuasi, penyelamat, sekaligus penenang dalam kondisi darurat. Maka kapasitas dan ketangguhan mereka harus terus ditingkatkan,” ujar Maryono dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan, sertifikasi profesi Damkar bukan hanya formalitas, melainkan bagian penting dalam mewujudkan standar pelayanan publik yang profesional dan kredibel. Dirinya juga menyampaikan rasa bangganya terhadap peserta dari Kota Tangerang yang terpilih mengikuti diklat nasional ini.

Baca Juga :  Minimnya Sosialisasi, KPU Toba Gelar FGD Tampung Masukan Evaluasi Pilkada 2024

“Rekan-rekan semua bukan hanya membawa nama instansi, tapi juga mencerminkan wajah pelayanan Kota Tangerang. Saya yakin dengan pelatihan ini, kalian akan   menjadi ujung tombak pelayanan kebencanaan yang lebih cepat, tanggap, dan humanis,” pungkasnya, seraya menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan tidak hanya memperkuat keterampilan individu, tetapi juga mempererat kerja sama antar daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih kolaboratif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

(Kepala Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan)

Berita Terkait

‎Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung‎
‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎
Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial
‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos
‎Wujudkan Taput Berkelanjutan, Pemkab Dukung Pematangan Perencanaan WA Simardangiang
‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal
Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎
‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:45 WIB

‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎

Jumat, 24 April 2026 - 10:45 WIB

Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 22:04 WIB

‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WIB

‎Wujudkan Taput Berkelanjutan, Pemkab Dukung Pematangan Perencanaan WA Simardangiang

Rabu, 22 April 2026 - 21:58 WIB

‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 21:54 WIB

Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:51 WIB

‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Berita Terbaru