Satu Kontainer Pupuk Subsidi Sudah Sampai di Lini 3 Kabupaten Tapanuli Utara Sisanya Continue

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara yang sebelumnya mulai grusar atas langkahnya Pupuk Subsidi yang menyebabkan terhambatnya musim tanam trimester 1 Tahun 2026, kini mulai di salurkan.

Saat ini PT.Pupuk Indonesia dalam proses melakukan percepatan pengiriman ke seluruh Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang langsung dikirim untuk NPK, dari Lhokseumawe Pupuk Iskandar Muda Aceh, Urea dari Bontang Pupuk Kalimantan Timur, dan untuk Organik dari Gresik PT Petrokimia Gresik.

Mulai awal bulan april di Gudang Lini 3 sudah mulai setiap hari droping Pupuk secara continue yang selanjutnya bisa disalurkan oleh PUD dan juga PPTS ke Petani dengan harapan mampu secara maksimal mengejar target ketersediaan Pupuk Subsidi Bulan Maret – April yaitu 1500 Ton NPK dan 1000 Ton Urea serta ketertinggalan Musim Tanam yang sedang dalam momentumnya.

Kami memohon maaf sebelumnya atas keterlambatan pengisian Gudang Lini 3 Kabupaten Tapanuli Utara yang menghambat berjalannya musim tanam. Kedepannya akan kami maksimalkan kembali pengisian ketersediaan Pupuk Subsidi” papar Adam dari PT. Pupuk Indonesia. Kamis (02/04/2026).

Hal yang sama disampaikan Plt Dinas Pertanian Taput Viktor Siagian bahwa hari ini kamis 2 april 2026, Pupuk sudah tiba Urea 1 Kontainer.

Per hari ini sudah masuk Urea 38 Ton, selanjutnya menyusul continue kedatangan truknya” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, petani mengeluhkan kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Kondisi tersebut terjadi karena dampak bencana banjir di Aceh, penyaluran pupuk menjadi terhambat.

Plt Dinas Pertanian Taput Viktor Siagian mengaku disorot masyarakat karena kelangkaan pupuk. Namun dia menegaskan distribusi pupuk bukan kewenangannya.

Saya selalu disorot terkait kelangkaan Pupuk Bersubsidi seperti NPK, Urea. Tetapi kami tegaskan bahwa itu karena bencana dan perusahaan rusak karena banjir” kata Viktor Siagian di dampingi Kabid Revansius Nababan kepada Poskotanews.co.id di ruang kerjanya, rabu (11/03/2026) yang lalu.

Menurutnya, informasi pupuk datang dari Kalimantan melalui pelabuhan Belawan setelah pabrik pupuk yang di Aceh rusak di terjang musibah bencana banjir kemarin. Dia juga berharap tidak ada kendala penyaluran ke Taput.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Kumala di Kantor DPRD Lebak Banten

Viktor juga mengakui bahwa Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat sudah menyurati PT Pupuk Indonesia sampai 3 kali. Dan sudah dilaporkan ke komisi B DPRD Kabupaten Tapanuli Utara.

Tidak ada wewenang kami, hanya bisa menyurati, dan sudah buat jadwal kunjungan ke PT Pupuk Indonesia. Semoga masyarakat sabar bulan ini tuntas dan distributor kita nanti ada 4 untuk melayani 15 kecamatan” ucapnya.

Lain halnya disampaikan Adam dari PT. Pupuk Indonesia, bahwa stok pupuk subsidi Provinsi Sumatera Utara sedang dalam kondisi percepatan pengisian gudang lini 3.

Baca Juga :  Gebrak Karawaci! PT BSM dan SMSI Kabupaten Tangerang Bersatu Bangun Ekosistem Bisnis Masa Depan

Untuk kendala pemenuhan di Sumatera Utara sendiri dikarenakan semua produksi pupuk subsidi saat ini dari Pupuk Iskandar Muda Aceh dan beberapa waktu lalu baru saja tertimpa bencana banjir yang mempengaruhi produksi pupuk subsidi.

Jadi untuk saat ini Sumatera Utara tetap kami upayakan pemenuhan stoknya melalui Banstok Pupuk Subsidi dari Petrokimia Gresik dan Pupuk Kalimantan Timur hingga Produksi Pupuk Iskandar Muda berjalan normal” terangnya.

Dia juga mengatakan untuk Kabupaten Tapanuli Utara, setiap harinya tetap ada droping di Gudang Lini 3 Siborongborong baik Urea maupun NPK.

Lebih lanjut diterangkan, untuk target pengisian Gudang Lini 3, Kabupaten Tapanuli Utara di bulan Februari – Maret dikarenakan berada di periode musim tanam sudah di targetkan pengisian 1500 NPK dan 1000 ton Urea.

Berita Terkait

Warga Nambo Tegal Apresiasi Kontribusi PT Dwi Beton Dalam Pembangunan dan Kegiatan Sosial
Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!
Pemerintah Desa Balewondrate Serahkan Kapal Pengangkut Untuk Perkuat Ekonomi Warga Pesisir
Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede
‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi
70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎
‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:23 WIB

Warga Nambo Tegal Apresiasi Kontribusi PT Dwi Beton Dalam Pembangunan dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:30 WIB

Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48 WIB

‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:48 WIB

70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 09:56 WIB

Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI

Senin, 8 Juni 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru