Memperjuangkan Demokrasi: Aktivis Yogyakarta Gelar Demonstrasi Besar-Besaran Tuntut Hak Angket DPR

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANGNEWS.CO.ID, Yogyakarta | Dalam memperingati peristiwa heroik Serangan Umum 1 Maret 1949, sekelompok aktivis pro demokrasi di Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Titik Nol Kilometer, berdekatan dengan Monumen Vredeberg Serangan Umum 1 Maret. Demonstrasi yang berlangsung selama enam jam ini menjadi simbol perjuangan rakyat, di mana warga lokal dan anggota dari Paguyuban Penggerak Demokrasi-Masyarakat Jogja Istimewa (PPD-MJI) serta Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GPKR) bersatu untuk mendukung pelaksanaan hak angket oleh DPR RI terkait dugaan kecurangan dalam pemilu terakhir.

Aksi ini dipicu oleh kekhawatiran yang berkembang terkait adanya ketidakadilan dalam proses pemilu yang berlangsung. Melalui perwakilan mereka, Bayu Malam dari PPD-MJI mengecam kondisi demokrasi yang saat ini terganggu dan mengklaim hak-hak rakyat menjadi alat bagi penguasa. Demonstran berjanji untuk tidak berhenti berunjuk rasa sampai ada tindakan nyata dari pihak legislatif dan yudikatif dalam menanggapi situasi krisis ini.

Baca Juga :  Promo Diskon Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat Diperpanjang Hingga 23 Desember 2024

Bayu Malam juga memaparkan adanya indikasi kecurangan oleh pihak tertentu, termasuk campur tangan presiden dalam pemilu dan distribusi sembako yang diduga sebagai upaya manipulasi suara. PPD-MJI menuntut agar DPR RI mengaktifkan hak angket, yang dapat menghadirkan kebenaran jika ada kerja sama antara partai pendukung calon nomor satu dan tiga.

Sementara itu, perwakilan GPKR, Rhodik, menyatakan bahwa mereka telah membuat petisi yang menggambarkan serangkaian tuntutan kepada pemerintah. Petisi tersebut mencakup penolakan atas hasil Pemilu 14 Februari 2024, pemecatan dan pemberian sanksi hukum kepada komisioner KPU dan Bawaslu, dan seruan kepada DPR-RI agar memanfaatkan hak angket. Terakhir, petisi tersebut juga menyeru Presiden Joko Widodo agar tetap berpegang teguh pada jalur konstitusi dan nilai-nilai reformasi.

Baca Juga :  Kapolres Taput Jadi Irup Apel Gelar Ops Zebra Toba 2024

Tiga tuntutan utama yang terangkum dalam petisi adalah:

  1. Pengusutan penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak-pihak berwenang,
  2. Penerapan hak angket untuk menyelidiki politisi yang diduga menyalahgunakan program bantuan sosial,
  3. Dan pengaktifan hak angket untuk menyelidiki apa saja pelanggaran yang terjadi dalam pemilu, termasuk dugaan kecurangan.

Kedua kelompok dan para pendukungnya menegaskan bahwa akan terus melakukan tekanan hingga tuntutan mereka dipenuhi, mengingatkan kembali pada semangat dari Serangan Umum 1 Maret untuk mendukung kedaulatan dan keadilan bagi rakyat.(red)

Sumber Berita : tempo.co

Berita Terkait

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi
Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa
Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:58 WIB

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Jumat, 10 April 2026 - 16:37 WIB

Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa

Jumat, 10 April 2026 - 13:10 WIB

Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!

Jumat, 10 April 2026 - 13:02 WIB

‎Pimpin Senam Bersama ASN, Bupati Taput Tekankan disiplin ASN dan Optimalisasi Aset

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB