Papan Proyek di Copot, Diduga Pengawas Dan Pemborong Sudah Kongkalikong

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangerangnews: Tampak jelas pekerja tidak menggunakan APD

Foto tangerangnews: Tampak jelas pekerja tidak menggunakan APD

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Pemasangan u-ditch Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang diduga pemborong sudah kongkalikong dengan pengawas kecamatan dan papan proyek dibawa pulang oleh pemborong. Sabtu 27/04/2024.

Proyek tersebut dikerjakan asal-asalan yang penting terpasang di karenakan minimnya pengawasan dari pihak Kecamatan Panongan.

Saat Awak Media dilokasi dan mengkofirmasi kepada para pekerja, serta tidak dilengkapi oleh Alat Pelindung Diri (APD) ia mengatakan bahwa papan proyek sudah di copot.

“Jaja, baru tadi dari sini, papan proyek di copot bang, di pasang sih waktu pertama di gali kalau sekarang mah dibawa soalnya sudah mau selesai pekerjaannya,” ucapnya.

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja di Indonesia memiliki tujuan utama untuk melindungi pekerja dan meningkatkan kondisi keselamatan di tempat kerja. Salah satu aspek kunci dari undang-undang ini adalah kewajiban perusahaan untuk menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja.

Baca Juga :  Hilangnya Kendaraan Dinas di Kabupaten Tangerang Capai Rp44 Miliar, BPK Ungkap 708 Unit Tak Terlacak

Jaja, pelaksana proyek saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ia menjelaskan bahwa dirinya sudah bertanya sama big boss Jejen kata dia biarkan saja soalnya kerjaan sudah beres.

“Tar ya bang saya tanya dulu sama big boss Jejen, sudah biarin aja kerjaan sudah selesai ini, seperti itu katanya,” jelas Jaja.

Baca Juga :  Ini Klarifikasi PT Wiradja Surya Kencana Terkait Betonisasi di Kecamatan Kelapa Dua

Lanjut Jaja, silahkan saja tanya sama pengawas Kecamatan Panongan terkait proyek ini.

“Ya udah Abang ketemu dulu sama bang Fahmi, bagaimana tanggapannya,” ujarnya.

Fahmi, pengawas Kecamatan Panongan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ia tidak menanggapinya.

Hingga berita ini diterbitkan Camat Panongan belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Saepudin

Berita Terkait

Bupati Taput Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar
SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat
Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar
Di Tengah Tantangan Ekonomi, Pemkot Tangerang Bayarkan Jaminan Sosial bagi 22.865 Pekerja Rentan
Wujudkan Pelayanan Prima, Maryono Dorong ASN Jadi Komunikator yang Efektif
MoU BUMD dan Kejari, Sachrudin: Upaya Peningkatan Tata Kelola dan Pelayanan  
Perkuat Budaya PRLH, Wali Kota Tangerang Launching Lomba Antar Sekolah Adiwiyata
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:19 WIB

Bupati Taput Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:42 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:58 WIB

Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Pemkot Tangerang Bayarkan Jaminan Sosial bagi 22.865 Pekerja Rentan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:23 WIB

Wujudkan Pelayanan Prima, Maryono Dorong ASN Jadi Komunikator yang Efektif

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

MoU BUMD dan Kejari, Sachrudin: Upaya Peningkatan Tata Kelola dan Pelayanan  

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:25 WIB

Perkuat Budaya PRLH, Wali Kota Tangerang Launching Lomba Antar Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Daerah

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:18 WIB