Misteri Kematian Tragis Devikarmawan di Toren Air: Hidup Saat Tenggelam, Tak Ada Luka Kekerasan!

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP Kejadian Mayat dalam Toren.(ist)

TKP Kejadian Mayat dalam Toren.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian Devikarmawan, dikenal juga sebagai Depoy, yang berusia 26 tahun. Jasadnya ditemukan dalam keadaan membusuk di dalam sebuah toren air di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kepala Rumah Sakit Polri (Karumkit) Brigjen Hariyanto dalam keterangannya pada Rabu (29/5/2024) mengatakan bahwa kondisi Devikarmawan masih hidup ketika ia tenggelam di dalam air. “Saat terendam atau tenggelam di air, kondisinya masih hidup,” ungkap Brigjen Hariyanto.

Baca Juga :  Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berdampak

Lebih lanjut, Brigjen Hariyanto menjelaskan bahwa dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ada luka di tubuh, baik yang disebabkan oleh benda tumpul maupun benda tajam. Kondisi tubuh menunjukkan pembusukan lanjut,” jelasnya.

Saat ini, proses pemeriksaan lebih lanjut masih berlangsung dan sampel telah dikirim ke laboratorium forensik untuk analisis lebih mendalam. “Masih diperiksa sampel ke lab forensik. Info lebih lanjut akan disampaikan kepada penyidik guna mendukung proses penyidikan,” tambah Hariyanto.

Baca Juga :  Ketum PEKAT IB: Perkuat Berkontribusi Dalam Membangun Bangsa

Jenazah Devikarmawan telah dimakamkan, namun misteri di balik kematian tragisnya masih menyisakan tanda tanya besar. Polisi berharap hasil pemeriksaan forensik dapat memberikan petunjuk lebih jauh mengenai penyebab pasti kematian dan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus ini.(wld)

Berita Terkait

Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berdampak
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan
Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete
Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar
Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi
Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48 WIB

Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berdampak

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:12 WIB

Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:02 WIB

Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:05 WIB

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:42 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:58 WIB

Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar

Berita Terbaru