JAKARTA, Poskotanews.co.id – Sejarah DAMRI dimulai dari Cikar, yaitu angkutan gerobak yang ditarik oleh 2 (dua) ekor sapi. Cikar beroperasi ketika DAMRI masih bernama Jawa Unyu Zidousha sebagai angkutan barang dan Zidousha Sokyoku sebagai angkutan penumpang.
Setelah Indonesia merdeka dari penjajahan Jepang di tahun 1945, Jawa Unyu Zidousha berubah menjadi Djawatan Pengangkoetan, sedangkan Zidousha Sokyoku berubah menjadi Djawatan Angkoetan Darat di bawah manajemen Departemen Perhubungan Republik Indonesia.
Pada 1946, Kemenhub mengeluarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAM/46 yang menggabungkan Djawatan Pengangkutan dan Djawatan Angkutan Darat menjadi satu yang kemudian dikenal dengan nama DAMRI. Damri singkatan dari Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mulai dari sini DAMRI mulai menggunakan angkutan bermotor sebagai armadanya. Satu tahun setelahnya, kedua entitas tersebut digabung menjadi yang hingga kini dikenal sebagai DAMRI.
Lalu apa Kepanjangan dari DAMRI ?
DARI singkatan dari Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia” atau saat ini disebut dengan Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia.
Sc: Damri.co.id















