APH Diharapkan Tindak Pelanggaran PPDB Yang Dilporkan LSM

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Poskotanews.co.id– Pembangunan karakter anak bangsa sebagian besar diperoleh dari bangku sekolah. Sekolah adalah sebagai Dunia Pendidikan tempat menimba ilmu dan pembentukan dasar karakter anak bangsa ke depan akan seperti apa.

Artinya, lingkungan sekolah sangat berperan membentuk karakter anak-anak didik. Jika guru dan Kepala Sekolah sebagai pendidik berprilaku baik dan miliki karakter pendidik yang baik pula, niscaya anak-anak didiknya berperilaku baik.

Namun kesemua harapan itu kan sia-sia bilamana anak didik dididik oleh guru dan Kepala Sekolah berprilaku curang serta koruptif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegundahan bermula dengan banyaknya cerita pelanggaran serta berita tentang dugaan kejahatan seperti kecurangan-kecurangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri Kota Bekasi .

Bahkan kabar beredar, mengalir jutaan rupiah dari orang tua CPDB demi anaknya bisa masuk ke sekolah negeri pilihan.

Semisal maraknya kasus kecurangan PPDB di SMAN 1 Bekasi dan SMAN 18 Bekasi. PPDB tahun 2023, banyak keluhan dan aduan warga tentang kecurangan PPDB yang terjadi. Akan tetapi Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan membiarkan alias tidak bertindak apa-apa.

Kecurangan PPDB banyak terjadi pada jalur Zonasi. Tahun lalu saja terindikasi kuat terjadi kecurangan jalur Zonasi di SMAN 1 Bekasi, yang mana sangat tidak logika ada 300 an Calon PPDB dengan radius jarak kurang lebih 500 Meter an.
Pihak panitia dengan anteng beralasan berdasarkan Kartu Keluarga (KK) dan Domisili yang mereka terima memang demikian.

Baca Juga :  Kasatpol PP Kecamatan Koja dan Camat Mengadakan Mitigasi Gangguan Ketertiban Umum Melalui Model Partisipatif di Tugu Utara

Dan tahun 2024 ini terulang kembali dugaan kecurangan tersebut. Ironinya, ada kunjungan panitia PPDB terhadap CPDB yang dicurigai miliki alamat Fiktif. Namun anehnya, kunjungan itu terkesan tebang pilih. Padahal berdasarkan informasi sumber, banyak CPDB memiliki data alamat Fiktif juga.

Demikian yang terjadi tahun lalu di SMAN 18 Bekasi Kota. Bahkan oknum civitas SMAN 18 minta dan atau lakukan pungutan sejumlah uang kepada orang tua CPDB dengan bukti transfer jelas kepada oknum itu.

Permasalahan ini sudah pernah dilaporkan para orang tua CPDB yang merasa dirugikan dengan hendak buka laporan Polisi (LP) ke Polres Metro Bekasi Kota.
Entah bagaimana, laporan terkesan ditolak dengan alasan sangat tidak masuk akal.

Karena kami transfer dari ATM Tambun, maka kami diminta buka LP di Polsek Tambun,” ujar salah satu calon orang tua murid SMAN 18 yang anaknya tidak juga diterima di sekolah itu .

Terkait hal ini Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Dani Hamdani belum memberikan respon . Dikabarkan belasan orang tua CPDB dipungut uang jutaan rupiah dengan bukti transfer dan ada juga yang memberikan secara tunai.

Baca Juga :  Pembangunan Kesehatan Nasional, Bupati Humbahas Buka Forum Konsultasi Publik Tahun 2025

Pada waktu lalu tKasat Reskrimnya, AKBP DR. M. Firdaus mengundang awak media untuk beri penjelasan tentang pungutan yang dilakukan oknum operator dan satpam SMAN 18 Bekasi ketika itu. Kesemua data dan informasi sudah diberikan. Kan tetapi proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dikonfirmasi Kepala SMAN 18, Medina Siti Almunawaroh sebut telah memberhentikan kedua oknum yang lakukan pungutan tersebut.

Bukan hanya kecurangan PPDB. Di kedua SMA Negeri ini sudah terlalu banyak persoalan dan acap kali masuk berita.

Mirisnya, hingga kini tidak ada perubahan dan atau efek jera.

Sudah pernah dilaporkan ke Kejaksaan juga. Salah satu Ketua LSM menyesalkan sikap diamnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi Kota.

Kami akhirnya melayangkan surat laporan ke Kejati Jawa Barat tentang dugaan penyelewengan anggaran dana BOS di beberapa SMA Negeri Bekasi. Termasuk SMAN 1 Bekasi,” kata Ketua Umum LSM Vosy RI, Hendu Purba SH MH, rabu (14/08/2024).

Masih kata Hendu, beberapa Minggu kemudian, kami diarahkan kembali ke kejari Bekasi Kota.

Baca Juga :  Kolaborasi Jakarta-Banten untuk Warga, Mulai dari MRT Hingga Penanganan Banjir

Temuin pak Hariono, Kasi Pidsus Kejari Bekasi. Pak Hariono malah menyuruh kami temuin Dedi, Ketua MKKS SMA. Dan sampai sekarang tidak ada lagi kelanjutan,” pungkas Hendu.

Sementara itu ketika dikonfirmasi media Kasipenkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya SH MH. Kepada Sricahyawijaya, awak media membeberkan dan mengirim bukti tanda terima Kejati Jabar hal surat laporan pengaduan LSM Vosy RI.

Nanti saya cek dan tanyakan dulu sama tim yang menangani. Saling berkabar saja kita bang,” ujar Kasipenkum Kejati Jabar di ujung telepon seluler.

Demikian juga LSM Nasional Coruption Watch (NCW), telah mempersiapkan Laporan Pengaduan dugaan Kecurangan PPDB dan Pungli yang terjadi di SMAN 1 dan SMAN 18 Bekasi Kota ke Polda Metro Jaya.

Sudah kami tandatangani. Hari Senin ini rencana kami antar langsung ke Polda Metro Jaya,” jawab Herman melalui Chat WhatsApp, Sabtu, (24/8/2024) siang.

Beberapa pekan sebelumnya, awak media juga sudah mengirim sejumlah berita dan beberapa bukti sebagai Laporan Informasi kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto terkait adanya dugaan Kejahatan PPDB dan lambannya penanganan APH Bekasi dalam hal ini Polres Metro Bekasi Kota terhadap laporan masyarakat.

Patupa Pakpahan

Berita Terkait

Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa
Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!
‎Pimpin Senam Bersama ASN, Bupati Taput Tekankan disiplin ASN dan Optimalisasi Aset
Jelang Musim Kemarau, Optimalkan Potensi Curah Hujan, BMKG akan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Klarifikasi Resmi, Tudingan Media Intelijen Jenderal Soal DD Balowondrate 2025 Tidak Benar dan Menyesatkan
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Nonitoring Langsung Harga Pupuk Bersubsidi‎
‎Gandeng Kementerian Kehutanan, Pemkab Taput Petakan Potensi Konservasi Lanskap Harangan Tapanuli
‎Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:37 WIB

Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa

Jumat, 10 April 2026 - 13:10 WIB

Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!

Jumat, 10 April 2026 - 13:02 WIB

‎Pimpin Senam Bersama ASN, Bupati Taput Tekankan disiplin ASN dan Optimalisasi Aset

Jumat, 10 April 2026 - 12:58 WIB

Jelang Musim Kemarau, Optimalkan Potensi Curah Hujan, BMKG akan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Kamis, 9 April 2026 - 12:25 WIB

Klarifikasi Resmi, Tudingan Media Intelijen Jenderal Soal DD Balowondrate 2025 Tidak Benar dan Menyesatkan

Rabu, 8 April 2026 - 18:47 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Nonitoring Langsung Harga Pupuk Bersubsidi‎

Rabu, 8 April 2026 - 18:43 WIB

‎Gandeng Kementerian Kehutanan, Pemkab Taput Petakan Potensi Konservasi Lanskap Harangan Tapanuli

Rabu, 8 April 2026 - 18:35 WIB

‎Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka

Berita Terbaru

Tangerang

WFH Perdana, Sekda Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:18 WIB