Marganti Majo, Guru Tatea Bulan Kompak Serukan Tolak Dinasti

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id- Ribuan keturunan Guru Tatea Bulan Boru, Bere se – Tapanuli Utara kompak menolak praktek politik dinasti pada Pilkada 27 November mendatang.

Selain menolak politik dinasti, keturunan Guru Tatea Bulan yang terdiri dari marga Pasaribu, Limbong, Sagala Raja, Lau Raja kemudian sepakat untuk mendukung dan siap menangkan pasangan calon Bupati nomor urut 2 JTP DENS.

Seruan tolak dinasti politik dan marganti majo itu disampaikan melalui acara pemberian Upa-upa dan ulos ke Paslon JTP DENS, Rabu (20/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita harus hanguskan dinasti politik dari Taput pada tanggal 27 November 2024 nanti, dengan memilih pasangan calon Bupati nomor urut 2 JTP DENS. Kita ingin perubahan. Marganti majo (Berganti dulu-red),” kata Robin Sianturi mewakili Boru Guru Tatea Bulan.

Senada dengan Boru Guru Tatea Bulan Taput, Raja Induk Sitompul menyebut kalau pihaknya siap mendukung apa yang diperintahkan pihak keturunan Guru Tatea Bulan selaku hula hula terlebih dalam memilih pemimpin yang tepat.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapanuli Utara Tinjau Pelaksanaan Seleksi Kelas Unggulan SMP Negeri 3 Tarutung

Kami disini bukan untuk menyampaikan orasi politik, namun sebagai Boru, kami siap mengerjakan perintah hula hula kami terlebih dalam memilih pemimpin yang tepat sosok JTP DENS,” ujarnya.

Dia menyebut, seruan tolak dinasti dan marganti majo itu kelak akan menjadi terobosan baru dalam pesta demokrasi di Taput dengan kehadiran sosok paslon sederhana JTP DENS yang masing masing bergelar doctor.

Kehadiran sosok JTP DENS ini adalah awal Taput 10 – 20 tahun kedepan akan memilih orang pintar dan cendikiawan, bukan karena uang,” ujarnya.

Menurut mereka, selama ini belum ada ada calon kepala daerah yang maju dibiayai dan didoakan masyarakat selain JTP DENS.

Sepengetahuan kami, tidak ada calon kepala daerah seperti Paslon JTP DENS yang dibiayai dan didoakan segenap masyarakat,” ujar Berto Pasaribu mewakili tokoh adat Guru Tatea Bulan.

Pada kesempatan itu, Ketua umum Benny Pasaribu yang juga selaku tokoh Nasional dalam sambutannya memotivasi seluruh keturunan Guru Tatea Bulan bulat mendukungndan memilih JTP DENS jadi Bupati Taput.

Baca Juga :  Camat Tirtayasa Hadiri Acara Syukuran Pengangkatan PPPK Berjalan Dengan Lancar

Janji ini merupakan doa kita kelak dikabulkan Tuhan. Kalau sudah bulat tekad Guru Tatea bulan mudah mudahan amang JTP DENS akan jadi Bupati dan rakyat akan makmur.,” ujarnya.

Dia juga menitipkan berbagai program peningkatan perekonomian pendidikan sebagai catatan untuk dikerjakan Paslon JTP DENS ketika sudah terpilih.

Sementara itu JTP mengaku bangga dan terharu atas doa dan upa-upa yang diberikan Pomparan Guru Tatea Bulan.

Katanya acara itu merupakan sebuah acara besar dari berbagai acara yang digelar secara sukarela oleh masyarakat Taput untuknya.

Baca Juga :  Jungjung Sportivitas, Wakil Bupati Taput Buka Kompetisi Sepakbola Piala Soeratin

Memang pilkada kali ini sangat berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Sekarang sudah ada stigma perubahan. Tiap kali kami melakukan kegiatan kampanye stigma perobahan itu makin nyata, bahkan banyak anak anak belum tentu mengetahui arti dan maknanya. Namun sudah dibilang Marganti majo,” ujarnya.

Dang alani Togu Togu Ro, TTR (Bukan karena uang) maka rakyat datang bergabung dan pilih kita JTP DENS. Dan ini akan menjadi tanggung jawab moral kami,”tambanya.

Dia juga menyebut kalau tanggung jawab moral itu kelak akan dijaga.

Melalui pertemuan ini. Ini akan menjadi tanggung jawab moral kami. Dan saya bersama bapak Deni akan siap ‘menggadikan’ diri untuk itu,”ucapnya disambut yel yel.

Pada kesempatan itu, JTP tak lupa motivasi pendukung supaya lebih waspada terhadap kemungkinan serangan fajar mengingat hari H pencoblosan tinggal 7 hari lagi.

Berita Terkait

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah
Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD
Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:20 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah

Selasa, 21 April 2026 - 12:11 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD

Senin, 20 April 2026 - 20:58 WIB

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:19 WIB

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB